Kamis, 24 Januari 2013
muhamad kena santet
Salah satu bukti kenabian selain membawakan Wahyu dari Tuhan, adalah kemenangan atas kuasa setan, Nabi wajib mengalahkan setan, karna Kuasa Tuhan yang menyertai dia Jauh Lebih Berkuasa daripada kuasa apapun yang ada didalam dunia ini
Sebelumnya Tuhan didalam Perjanjian lama menyatakan kalau Kuasa setan tidak berkuasa atas Yakub,
Bilangan 23:23
sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub, ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel. Pada waktunya akan dikatakan kepada Yakub, begitu juga kepada Israel, keajaiban yang diperbuat Allah:
konteks ayat ini diberikan pada saat Balak meminta Bileam untuk mengutuki Israel, namun Bileam berbalik memberkati Israel [Bilangan 23: 11] dan mengutuki bangsa-bangsa lain yang hendak menciderai Israel [Bilangan 24:10-25].
KESAKSIAN NABI YANG BERKEMENANGAN ATAS KUASA SETAN
Tongkat Musa memakan tongkat ahli-ahli sihir Mesir
Keluaran 7: 10-12
" Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu mereka berbuat seperti yang diperintahkan TUHAN; Harun melemparkan tongkatnya di depan Firaun dan para pegawainya, maka tongkat itu menjadi ular. Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka. Masing-masing mereka melemparkan tongkatnya, dan tongkat-tongkat itu menjadi ular; tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka."
Daud Mengusir Roh Jahat yang merasuki Saul,
I Samuel 16:23
”Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya.”
Elia mengalahkan nabi-nabi Baal,
1 Raja-raja 8
Ia mendirikan batu-batu itu menjadi mezbah demi nama TUHAN dan membuat suatu parit sekeliling mezbah itu yang dapat memuat dua sukat benih.
Ia menyusun kayu api, memotong lembu itu dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api itu. Sesudah itu ia berkata: "Penuhilah empat buyung dengan air, dan tuangkan ke atas korban bakaran dan ke atas kayu api itu!" Kemudian katanya: "Buatlah begitu untuk kedua kalinya!" Dan mereka berbuat begitu untuk kedua kalinya. Kemudian katanya: "Buatlah begitu untuk ketiga kalinya!" Dan mereka berbuat begitu untuk ketiga kalinya, sehingga air mengalir sekeliling mezbah itu; bahkan parit itupun penuh dengan air. Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini. Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali." Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya. Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: "TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!" Kata Elia kepada mereka: "Tangkaplah nabi-nabi Baal itu, seorangpun dari mereka tidak boleh luput." Setelah ditangkap, Elia membawa mereka ke sungai Kison dan menyembelih mereka di sana.
Hikmat Daniel mengalahkan Hikmat orang-orang Babilonia
Daniel 5:12
"karena pada orang itu terdapat roh yang luar biasa dan pengetahuan dan akal budi, sehingga dapat menerangkan mimpi, menyingkapkan hal-hal yang tersembunyi dan menguraikan kekusutan, yakni pada Daniel yang dinamai Beltsazar oleh raja. Baiklah sekarang Daniel dipanggil dan ia akan memberitahukan maknanya!"
Yesus berkuasa atas segala setan dan mengusir banyak sekali setan
Matius 8:31
"Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu."
Markus 1:39
"Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan."
Bahkah Yesus memberikan kuasa kepada Murid-Nya untuk dapat mengusir setan
Markus 3: 13-15
Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
Markus 6:13
dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.
Salah satu tanda orang percaya akan disertai dengan kuasa untuk mengusir setan
Markus 16:17
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
Rasul Paulus sebagai orang percaya sanggup mengusir setan didalam nama Yesus Kristus
Kisah Para Rasul 16
"Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar. Ia mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil berseru, katanya: "Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan." Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. Tetapi ketika Paulus tidak tahan lagi akan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh itu: "Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari perempuan ini." Seketika itu juga keluarlah roh itu."
Demikianlah kesaksian Alkitab mengenai kehidupan yang penuh dengan kemenangan atas segala kuasa setan bila mereka berpaut kepada Tuhan, dan kepada AnakNya, Juruselamat kita Yesus Kristus.
MUHAMAD
Kini bagaimana dengan kesaksian Muhamad sendiri saat ia harus menghadapi kuasa-kuasa kegelapan. sebagai Nabi terbesar [menurut klaim Islam] tentu saja hal ini akan sangat mudah ditangani Muhamad, Alloh swt tentu saja akan senantiasa menjaga Rasul kesayangannya untuk tidak diperdaya oleh Setan yang suka menyesatkan manusia.
Malah dirinya yang dirasuki setan dan gampang terkena jampi-jampi
Sirat Rasul Allah, oleh ibn Ishaq, cetakan tahun 2001, hal. 165 sampai 166
Ketika Muhammad sangat kecewa dengan kegagalan misinya merekrut banyak pengikut di Mekah, dia mencoba berdamai dengan kaum Quraish Pagan. Dia memuji ketiga anak perempuan Allah dan ingin mendapat anugrah dari mereka. Akan tetapi Muhammad dengan cepat menyadari kesalahannya dan jujur mengatakan bahwa dia kadangkala mendapat inspirasi dari Setan.
Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 53, Number 400
Diriwayatkan Aisha:
Pernah sang nabi tersihir hingga dia mulai merasa telah melakukan hal2 yang sebenarnya tidak dia lakukan.
Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 54, Number 490
Diriwayatkan Aisha:
Sihir bekerja pada diri sang nabi hingga dia berkhayal telah melakukan hal yang sebenarnya tidak dia lakukan. Satu hari dia menyebut (Allah) utk waktu lama lalu berkata, “Kurasa Allah telah mengilhamiku bagaimana caranya menyembuhkan diriku sendiri. Dua orang datang padaku (dalam mimpi) dan duduk, satu dikepalaku dan satu lagi dikakiku. Satu dari mereka bertanya pada yang lain, “Apa penyakit orang ini?” yang lain menjawab, “Dia telah tersihir” Yang pertama bertanya, “Siapa yang menyihir?” Yang lain menjawab, “Lubaid bin Al-A’sam.” Yang pertama bertanya, “Bahan2 apa yang dia pakai?” Yang lain menjawab, “Sebuah sisir, rambut pada sisir itu, dan kulit luar dari tepung sari pohon kurma jantan.” Yang pertama bertanya, “dimana?” Yang lain menjawab, “Di sumur Dharwan.”” Jadi, nabi keluar kearah sumur dan kembali lalu berkata pada aku sekembalinya, “Kurmanya (dari pohon kurma dekat sumur) mirip kepala iblis.” Aku bertanya, “Apa kau cabut benda2 yang dipakai sihir itu?” Katanya, “Tidak, karena aku telah disembuhkan Allah dan aku takut tindakan ini akan menyebabkan tersebarnya kejahatan diantara orang2.” Belakangan sumur itu ditimbun tanah.
_____________
Kiranya kebenaran yang memerdekakan anda...
[NUBUAT YESAYA 29:9-16] Nabi yang Tidak Bisa Membaca
Kitab Yesaya adalah Kitab Nabi Besar Israel, merupakan bagian dari Tanakh Yahudi yang Kemudian di Sahihkan kembali oleh hadirnya DeadSeaScroll yang menjamin orisinalitasnya yang benar2 berasal dari Zaman Pra-Islam. Berikut adalah Nubuat tentang kedatangan Muhammad dan Islam menurut "Yesaya 29:9 -16":
1. ZAMAN KENABIAN SUDAH DITUTUP (Yesaya 29:9,10)
(9) Tercengang-cenganglah, penuh keheranan, biarlah matamu tertutup, BUTA semata-mata! Jadilah MABUK, tetapi bukan karena anggur, jadilah PUSING, tetapi bukan karena arak! (10) Sebab TUHAN telah membuat kamu tidur nyenyak; matamu--yakni para nabi--telah dipejamkan-Nya dan mukamu--yaitu para pelihat--telah ditudungi-Nya.
ZAMAN KENABIAN sudah DITUTUP oleh Sang MESIAS(HaMasiakh). Muhammad tidak menyadari dengan menyebut ISA itu Almasih/HaMasiakh/Messiah/Kristus dia sudah membatalkan kenabiannya.
Matius 15:14 Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."
2. NABI YANG TAK BISA MEMBACA atau KITAB YANG TAK BISA DIBACA (Yesaya 29:11,12)
(11) Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai"; (12) dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
Malaikat itu mendekapku (Muhammad) sampai aku sulit bernapas. Kemudian, ia melepaskanku dan berkata, "Bacalah!" Kujawab, "Aku tak dapat membaca." Ia mendekapku lagi hingga aku pun merasa tersesak. Ia melepasku dan berkata, "Bacalah!" dan kembali kujawab, "Aku tak dapat membaca!" Lalu, ketiga kalinya, ia mendekapku seperti sebelumnya, kemudian melepaskanku dan berkata: "baca: QS. 96:1-5" (HR. Bukhari)
"Maa anaa biqoori-in" tidak bermakna absolut "Aku tak dapat membaca(buta huruf)" tetapi juga dapat bermakna "Apa yang harus saya baca?(tulisan yang tak bisa dibaca)" , tidak dapat membaca memberi isyarat bahwa muhammad tidak memahami isi ajaran kitab termeterai.
3. IBADAH PERINTAH MANUSIA dan HAFALAN, serta HATI YANG JAUH DARI TUHAN (Yesaya 29:13)
(13) Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah PERINTAH MANUSIA yang DIHAFALKAN,
Islam Agama yang selalu menonjolkan urusan vertikal dengan Tuhannya, tetapi jahat dalam urusan horizontal dengan masyarakat dunia.
#IBADAH PERINTAH MANUSIA dan HAFALAN:
- Sholat Hafalan yang selalu sama selama 14 abad
- Menghafal 99 Asma Ul Husna demi garansi masuk Syurga
- Menghafal AlQuran
- Berkiblat Sujud ke Kaabah
- Mencium Hajar Aswad
- Ajaran2 kekerasan, memusuhi, memerangi, merendahkan dan membenci golongan lain
- dll
#Muslim dilarang berdoa kepada Tuhan yang di langit, tetapi harus ke Tuhan yg di Kaabah
Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0862
Jabir bin samura melaporkan:Rasul berkata : Orang2 yang memandang ke langit di saat berdoa diharuskan menghindari itu atau mereka kehilangan penglihatannya
Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0863
Abu Huraira melaporkan: Orang2 diharuskan menghindari memandang langit di saat sedang sembahyang, atau mata mereka akan di renggut.
QS 2:144. Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
4. HIKMAT DAN KEARIFAN MEREKA AKAN DI CABUT!!! (Yesaya 29:14)
(14) maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, KEAJAIBAN YANG MENAKJUBKAN; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi."
Sangat AJAIB dan MENAKJUBKAN sekali kebodohan muslim, negara2 islam cenderung jauh terbelakang, itu adalah KEAJAIBAN yang MENAKJUBKAN dari Tuhan, coba kita perhatikan:
Dalam 105 tahun terakhir, Yahudi memenangkan 14 dari 180 Nobel.
Pada periode yang sama, 1,5 Miliar Muslim hanya memenangkan tiga hadiah Nobel.
1 hadiah Nobel adalah untuk 77. 778 orang Yahudi.
Bagi Muslim, 1 hadiah Nobel untuk 500 juta orang.
Apakah ini sebuah kebetulan bahwa ilmu pengetahuan milik mereka? Atau penipuan? Atau konspirasi? Mengapa prestasi itu tidak dicapai oleh umat Muslim meskipun mereka sangat banyak dalam jumlah?
Perhatikan data berikut:
- Umat Islam sedunia hanya memiliki 500 universitas (terkenal/besar).
- Di Amerika Serikat ada 5.758 Universitas!
- India 8.407 Universitas!
- Tidak ada universitas Islam dari 500 universitas terbaik di dunia.
- Ada 6 universitas Israel dari 500 universitas terbaik di dunia.
- Proporsi pembelajaran di negara-negara Kristen 90%.
- Proporsi pembelajaran di dunia Muslim 40%.
- Tingkat pendidikan 100% ada di 15 negara Kristen.
- Di negara-negara Muslim tidak ada yang tingkat melek hurufnya hingga 100%.
- Persentase penyelesaian sekolah dasar di negara-negara Kristen 98%.
- Persentase penyelesaian sekolah dasar di negara-negara Muslim 50%.
- Persentase memasuki universitas di negara-negara Kristen 40% .
- Persentase memasuki universitas di negara-negara Muslim 2%.
- Hanya ada 230 sarjana Muslim dari setiap juta orang Islam.
- Ada 5.000 sarjana dari setiap juta orang Amerika.
- Dari setiap 1 juta masyarakat Amerika, ada 1000 orang teknisi.
- Di negara-negara Muslim hanya memiliki 50 per 1 juta orang.
- Negara-negara Islam mengeluarkan dana 0,2% dari total pendapatan nasional untuk penelitian dan pengembangan.
- Negara-negara Kristen mengeluarkan 5% dari total pendapatan nasional untuk penelitian dan pengembangan.
- Tingkat distribusi surat kabar harian di Pakistan adalah 23 surat kabar per 1000 penduduk.
- Tingkat distribusi surat kabar harian di Singapura adalah 460 surat kabar per 1000 penduduk.
- Di Inggris, distribusi buku, 2.000 per satu juta orang.
- Di Mesir 17 buku per satu juta orang.
Kesimpulan: Dunia Muslim gagal menerapkan pengetahuan.
- Mengapa Muslim tidak berdaya? Karena tidak memproduksi pengetahuan.
- Mengapa Muslim tidak berdaya? Karena tidak menyebarkan pengetahuan.
- Mengapa Muslim tidak berdaya? Karenai tidak menerapkan pengetahuan.
5. KITAB yang DIKARANG (Yesaya 29:15)
(15) Celakalah orang yang menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: "Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?"
Pada zaman muhammad sama sekali tidak ada Quran, quran yang ada adalah hasil penyusunan yang konon dari penghafal dan tulisan d berbagai media tulis. beberapa hal janggal terjadi dalam quran mengindikasikan quran dikarang setelah muhammad mati
Salah satu contoh, ISRA MIRAJ:
QS [Al-Israa' : 1]
subhaana alladzii asraa bi'abdihi laylan mina ALMASJIDI alharaami ilaa ALMASJIDI al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii'u albashiiru
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya [847] agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
#. Peristiwa ISRA-MIRAJ adalah BOHONG, karena ISRA MIRAJ 622M dan MUHAMMAD MENINGGAL TAHUN 632 M, sedangkan MASJIDIL AL-AQSA BARU DIDIRIKAN TAHUN 705 M saat khilafah islam menguasai Jerusalem. Muhammad mendeskripsikan AlAqsha sebagai mesjid berkubah Biru, jadi itu bukan Bait Suci Israel/Yahudi. Bait Suci Israel sendiri sudah musnah pada tahun 70M.
Ok-lah Muslim bisa saja mengemukakan alasan lebih lanjut bahwa masjid adalah tempat mana saja yang digunakan untuk sembahnya (sujud), tidak selalu harus mengacu pada bangunan. Jadi bait Salomon (yang kemudian diklaim Muslim sebagai Masjidil Aqsa) juga bisa dikatakan sebagai masjid, karena Muhammad menggunakan tempat itu untuk sembahyang. perhatikan hadits berikut:
Sahih Bukhari, Volume 4, Book 55, Nomor 636:
Dinarasikan oleh Abu Dhaar: Aku berkata,”Ya Nabi Allah! Masjid manakah yang pertama kali dibangun?”. Jawabnya,”Al-Masjid-ul-Haram.”
Lalu tanyaku lagi,”Masjid manakah yang dibangun sesudahnya ?”Jawabnya,”Al-Masjid-Aqsa (yang dimaksud tentunya yang ada di Yerusalem).”
Lanjutku,”Berapa tahun jarak pembangunan masjid-masjid itu ?”, Jawabnya, ”40 tahun.” Lalu tambahnya, ”Kalau waktu sembahyang bagimu sudah tiba, maka sembahyanglah, seluruh tempat di dunia ini bisa menjadi tempat sembahyang kamu.”
# Muhammad dalam Hadits mengatakan Masjidil AlHaram adalah tempat ibadah tertua, 40 tahun lebih Tua daripada AlAqsa. Anggap saja benar yang di klaim muhammad AlAqsha adalah Bait Suci israel, tetapi faktanya Bait Suci israel pertama kali didirikan oleh Raja Sulaiman pada kisaran tahun 958-951SM, Sedangkan Abraham dan Ismail yang di KLAIM membangun Kaabah hidup 2000 SM. Jadi Muhammad telah membuat kesalahan lagi ada selisih 1045+ Tahun dan 14 Keturunan (silakan cek silsilah) antara abraham dan raja salomo/sulaiman
__________________
# Taha Husein, seorang intelek muslim dan lulusan doktoral Al-Azhar menyimpulkan
"beberapa syair-syair yang dinyatakan pra Islam sebetulnya adalah pemalsuan oleh umat Muslim kemudian kerana beberapa alasan, salah satunya adalah untuk memberikan autoriti(kewibawaan) kepada Al-Qur’an"
Encyclopaedia Britannica edisi 2003____________________
Sub Topik : Taha Hussein
Lahir Nov. 14, 1889, Maghaghah, Mesir
Meninggal dunia Oct. 28, 1973, Kairo
Watak yang menonjol dalam khasanah Mesir modern. .Pada tahun 1902 dia belajar di Al-Azhar, Kairo. Di tahun 1908 dia masuk Universiti Kairo dan pada tahun 1914 menjadi orang pertama yang meraih gelar Doktor. Taha menjadi professor Kebudayaan Arab di Universiti Kairo, karirnya dipenuhi dengan gejolak kerana pandangan-pandangan kritisnya yang sering membuat marah kaum Islam ortodoks. Tahun 1926 dia telah menerbitkan buku berjudul On Pre-Islamic Poetry, dalam buku ini dia menyimpulkan beberapa syair-syair yang dinyatakan pra Islam sebetulnya adalah pemalsuan oleh umat Muslim kemudian kerana beberapa alasan, salah satunya adalah untuk memberikan autoriti(kewibawaan) kepada Al-Qur’an. Kerana buku ini, dia dinyatakan kafir! . Taha kemudian menjabat sebagai Menteri Pendidikan pada tahun 1950-1952.
Baca juga masalah Mushaf Quran:
"Abdullah Ibnu Mas’ud – Saksi Ketidakberesan Mushaf Utsman"
http://www.facebook.com/note.php?note_id=165012713631388
____________________
Muhammad Sven Kalisch adalah seseorang yang masuk islam pada usia 15 tahun di Jerman (Mualaf) dan menjadi muslim pertama yang memegang kedudukan penting dalam ajaran teologi islam (Professor ilmu islam). Kemudian pada tahun 2008, beliau mengumumkan bahwa sebenarnya Muhammad itu tidak pernah menjadi seorang nabi atau tidak pernah "eksis". Perspektifnya menarik pujian dan kritik, dengan beberapa cendekiawan Jerman mendukung pekerjaannya dengan alasan kebebasan akademik, dan lain-lain khawatir bahwa hal itu bisa mencoreng citra Jerman di negara-negara Muslim. Kelompok Islam Resmi di Jerman telah mengganggap dia sebagai seorang MURTADIN. Kemudian pada Tahun 2010, Muhammad Sven Kalisch resmi MURTAD..
6. MENYANGKAL KETUHANAN PENCIPTANYA (Yesaya 29:16)
(16) Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu! Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: "Bukan dia yang membuat aku"; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: "Ia tidak tahu apa-apa"?
Siapa yang disangkalnya??? Jawablah sendiri :)
_____________________________________
SANGGAHAN:
Sanggahan islam thd artikel ini adalah
Matius 15:7,8
(7) Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:(8) Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
muslim berkata: "nubuat adalah untuk israel/Farisi, bukan islam"
JAWABAN:
Dalam Bible ada "penggenapan kecil" dan "penggenapan besar", kejadian kecil sering menjadi miniatur kejadian besar, jadi nubuat yesaya sangat terbuka untuk dua macam penggenapan.
Contoh 1: Paskah
Paskah "kecil" adalah israel bebas dari perbudakan mesir
Paskah "besar" adalah umat kristus dibebaskan dari perbudakan dosa(Jesus disalib pada hari paskah)
contoh 2: nubuat babel wahyu 17:9,10: "tujuh kepala"
penggenapan kecil = tujuh bukit tahta babel
penggenapan besar = tujuh raja
contoh 3 : Yesaya 29:9-16
penggenapan kecil = Farisi
penggenapan besar = Islam
Apakah Allâh SWT adalah Tuhan atau Setan?
1.Dalam Penyesatan
Sifat Iblis:QS 4:60
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.
QS 4:119
dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (merubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merobahnya". Barang siapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
QS 38:82. Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya,"
Sifat Allâh SWT:
QS 43:36
Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur'an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
QS 13:33
Maka apakah Tuhan yang menjaga setiap diri terhadap apa yang diperbuatnya (sama dengan yang tidak demikian sifatnya)? Mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah. Katakanlah: "Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu". Atau apakah kamu hendak memberitakan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya di bumi, atau kamu mengatakan (tentang hal itu) sekedar perkataan pada lahirnya saja. Sebenarnya orang-orang kafir itu dijadikan (oleh setan) memandang baik tipu daya mereka dan dihalanginya dari jalan (yang benar). Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka baginya tak ada seorang pun yang akan memberi petunjuk.
QS 47:1
Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka
QS 40:74
(yang kamu sembah) selain Allah?" Mereka menjawab: "Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu." Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir.
QS 40:34
Dan sesungguhnya telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan, tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika dia meninggal, kamu berkata: "Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu.
QS 35:8
Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaitan) ? Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
2.Dalam Permusuhan dan Kebencian
Sifat Setan:QS 17:53
Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: " Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.
QS 5:91
Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).
Sifat Allâh SWT
QS 5:14
Dan di antara orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", ada yang telah Kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang selalu mereka kerjakan.
QS 5:64
Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu", sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.
3.Dalam Penipuan
Sifat Setan:QS 4:120
Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
QS 7:22
maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?"
QS 7:27
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
QS 4:76
Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.
Sifat Allâh SWT:
QS 8:30
Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah adalah Pembuat Tipu Daya yang Paling Lihai.
QS 3:54
Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah adalah pembuat tipu daya yang paling lihai.
4.Dalam Kemaksiatan
Sifat Setan:QS 15:39
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
Sifat Allâh SWT:
QS 19:83
Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasut mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?,
5.Dalam Perceraian
Sifat Setan:QS 2:102
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.
Sifat Allâh SWT:
QS 65:1
Hai Nabi, apabila kamu menceraikan istri-istrimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) idahnya (yang wajar) dan hitunglah waktu idah itu serta bertakwalah kepada Allah Tuhanmu. Janganlah kamu keluarkan mereka dari rumah mereka dan janganlah mereka (diizinkan) ke luar kecuali kalau mereka mengerjakan perbuatan keji yang terang. Itulah hukum-hukum Allah dan barang siapa yang melanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat lalim terhadap dirinya sendiri. Kamu tidak mengetahui barangkali Allah mengadakan sesudah itu suatu hal yang baru.
QS 66:5
Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.
____________________________________________________
# setelah anda tau sifat setan dan Sifat Allâh SWT adalah sama. lalu siapakah yang menjadikan setan itu untuk berdosa? sementara perintah untuk membuat dosa adalah dibuat oleh Allah SWT. dan Aulohlah yang menciptakan setan dengan sengaja agar berbuat jahat. mari kita lihat ayatnya:
QS 43:36
Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur'an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
#Allah SWT yang mengadakan setan yang menyesatkan.
QS 2:30
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".
# Allah SWT yang menjadikan orang di bumi yang akan membuat kerusakan dan pembunuhan. jadi mereka yang melakukan hal kerusakan dan pembunuhan adalah rancangan dari auloh.
QS 6:123
Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.
# yang menciptakan penjahat untuk melakukan tipu daya seperti setan adalah auloh sendiri. dia sendiri yang merencanakan penjahat ini untuk berada di dunia.
QS 2:253
Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.
#dari poin di atas, jelas auloh memang menghendaki manusia berbunuh-bunuhan.
QS 25:31
Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk dan Penolong.
# yang mengadakan orang-orang berdosa adalah auloh sendiri. para pendosa ini memang sudah dirancang oleh auloh untuk menjadi musuh para nabi.
QS 6:112
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
# aulohlah yang menjadikan setan manusia dan setan jin untuk menjadi musuh nabi. sekali lagi ini adalah rancangan auloh untuk mengadakan setan yang disengaja agar menjadi musuh para nabi.
bukankah jelas auloh itu adalah setan mas....
Satu lagi, Surat Al-Jin mengungkap siapa ALLAH SWT
ALLAH SWT adalah JIN (SETAN)
Baca dan simak baik-baik ayat berikut: (Untuk mempersingkat, saya mulai dari ayat 11 saja)
QS 72 (Surat Al-Jin) ayat 11-18
Perhatikanlah, siapakah "kami" dalam ayat di atas?
Dan perhatikan bagian ini:
Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam. Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami(Para Jin) akan memberi minum kepada mereka air yang segar (surga).
Jelas sekali bahwa "KAMI" adalah JIN.
Dan Jin itu mengatakan akan menghukum manusia yang tidak mau beriman kepada Muhammad, menjadikan manusia sebagai kayu api bagi neraka jahanam. Dan Jin itu juga mengatakan akan memberi surga bagi manusia yang tetap beriman kepada Muhammad (tetap ber-Islam).
Dengan demikian, sosok yang menjanjikan surga dan neraka dalam Alquran, yang mengaku bernama awloh itu, ternyata adalah JIN.
Siapakah JIN?
Jin adalah bangsa Setan/Iblis:
QS 18:50
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.
Jadi, terungkap sudah, kenapa awloh suka memakai kata ganti "KAMI".
TrulyIslam] PEMBANTAIAN UMAT HINDU DAN BUDHA INDIA OLEH ISLAM (80 Juta korban)
http://www.historyofjihad.org/india.html
Perjuangan Hindu yang Sengit dan Terus Menerus melawan Jihadis menghalangi Islamisasi India secara total
Berbeda dengan Islamisasi total Persia, Mesir, Mesopotamia (Irak), Turki, Afrika Utara, Islamisasi India tidak tuntas. Setelah lebih dari 1000 tahun tirani Muslim, dari 715 - 1761, lebih dari 70% rakyat India tetap Hindu. Ini BUKAN karena kebaikan Muslim, karena ini memang bukan ciri khas mereka. Keberanian ksatria2 Hindulah yang mampu menghantam keberingasan berdarah Jihadi berkali2 terlepas dari berbagai kekalahan yang juga dialami pihak Hindu.
Muslim menyerang India hanya 4 tahun setelah mereka menginvasi Persia
Tidak banyak yang tahu bahwa setelah menginvasi Persia tahun 634, Muslim menginvasi kawasan Sindh di India tahun 638, jarak waktu yang 4 tahun. Tapi sementara Persia takluk setelah 17 tahun, mulai tahun 651, Muslim sampai memerlukan waktu 700 tahun untuk menjajah India (sekarang Sindh menjadi Pakistan, yang memisahkan diri dari India tahun 1947).
Dan bahkan setelah itu merekapun tidak dapat memerintah India secara damai. Perlawanan Hindu bukan saja sengit tetapi kebuasan kelompok Maratha Hindu sampai menyaingi kebuasan Muslim. Mereka, terpaksa mengikuti cara perang muslim, yaitu mengejar Muslim sampai ‘dimanapun mereka dapat ditemukan’. Taktik mengalahkan Muslim macam ini juga diulangi di Ethiopia dan Sudan Selatan (Nubia) dimana orang2 Kristen Afrika dari Nubia menggunakan taktik gerilya untuk mengejar setiap dan semua Muslim sampai ke akar2nya. Hanya dengan cara ini Islam dapat dikalahkan.
Taktik kotor Muslim melawan India: memenggal kepala anak2
Serangan Arab Muslim melawan India sejak 638 berkali2 dapat dikalahkan oleh para raja Makara (Makran) dan Sindh. Kealotan Hindu ini sampai mengherankan Muslim. Setelah kampanye berdarah selama 80 tahun, Muslim merebut Fort Deval (Debal, didekat Karachi sekarang) secara curang, dengan menculik 3 anak-anak seorang petinggi Fort Debal, MEMENGGAL KEPALA SALAH SEORANG ANAK DAN MENGANCAM AKAN MEMENGGAL YANG LAIN.
Dengan ancaman ini pihak Hindu terpaksa menyerah. Mereka namun demikian tidak akan pernah melupakannya, saat pemimpin biadab Muslim, Mohammed bin Kasim, mulai menancapkan cengkraman kotornya di India. Dua puteri Raja Dabir yang ditangkapi Qasim juga ditangkap dan dikirim kepada sang Kalif di Bagdad untuk koleksi haremnya. Tapi puteri2 ini tidak semudah itu dikalahkan. MEREKA MEROBEK HYMEN MEREKA DENGAN TANGAN MEREKA SENDIRI DAN MENGATAKAN BAHWA KASIM telah mengambil keperawanan mereka. Ini membuat marah sang Kalif dan memanggil Kasim ke Bagdad. Kasim dituduh melakukan pengkhianatan ! Hukumannya ? Ia disekap dalam sebuah peti kayu bulat yang ditancapi dengan paku didalamnya dan peti kayu itu digulingkan dari bukit. Demikianlah kematian mengenaskan salah satu algojo Muslim India.
Cara kaum Rajput Hindu merongrong Muslim selama 500 tahun
Setelah menjajah Sindh, Muslim menyerang Punjab tapi kalah. Kemudian mereka menyerang Rajputana, tetapi kalah oleh Raja Bhoj, dan saat mereka menyerang Gujarat, mereka dikalahkan para Chalukya (Solankis) dari Anahilwada. Jadi dari tahun 715 sampai 980, Muslim tidak maju2 dari Sindh. Hanya di thn 980, Muslim bisa menyerang India lagi.
Cara Muslim memanfaatkan aristokrat Hindu

Bhai Taru Singh ji (samping) dikuliti bagian atas kepalanya hidup2 atas penolakannya masuk Islam (th 1745)
Thn 980, panglima Muslim, Sabuktagin menggunakan mata2 untuk mempelajari taktik perang Hindu. Menurut mata2, Hindu memulai perang pada saat matahari terbit dan mengakhirinya pada saat matahari terbenam. Setelah mempelajari taktik ini, Sabuktagin menantang raja Jayapal Shahiya untuk berperang dan keduanya menyetujui tempat dan waktu perang. Keduanya sampai pada tempat yang ditentukan, satu hari sebelum tanggal perang yang sudah ditetapkan dan keduanya saling mengirimkan utusan untuk menyetujui permulaan perang pada saat matahari terbit keesokan harinya. Tapi malam itu juga Muslim menyusup masuk kamp Hindu dan membantai sebagian besar tentara Hindu.
Keesokan harinya, sisa2 tentara Hindu mengundurkan diri ke ibukota mereka, Kubha, sambil dikejar Muslim. Kota itupun direbut Muslim dan menamakan kota itu; KABUL. Hindu semakin terdesak ke arah timur.
Taktik licik Muslim di Pertempuran Lahore
Setelah merebut Kabul, Muslim menghancurkan semua kuil2 Hindu dan memaksa orang2 Hindu masuk Islam. Setelah kekalahan raja Jayapal Shahiya, puteranya, Anandpal Shahiya, memindahkan ibukotanya dari Kabul ke Luvkushpura (Lahore). Ia mengumpulkan semua sekutunya dan menghadapi penjajah Muslim yang sekarang dipimpin oleh putera Sabuktagin, Mahmud.
Kedua pasukan bertemu di pinggir sungai Ravi dekat Lahore. Muslim dibuat hancur lebur oleh Hindu yang tidak juga mau menyerah kepada imperialisme Arab biadab. Hindu menggunakan gajah yang dilengkapi dengan tameng. Muslim menyadari kelemahan mereka. Mereka mengirim utusan ke Anandpala, dengan alasan mencari damai dan dibiarkan keluar dari India dengan selamat. Guna menunjukkan maksud baik mereka, mereka mengatakan bersedia untuk datang ke kamp Hindu untuk makan siang. Anandpala sayangnya menyetujuinya, walaupun ia diprotes keras oleh sekutu2nya.
Pihak Muslim mendatangi markas Hindu siang itu. Mereka berpura2 mengobrol dengan tentara Hindu dan meminta agar diperlihatkan tempat markas para gajah. Sang tuan rumah yang ramah tamah sama sekali tidak mencium akal bulus musuh mereka ini. Bagi mereka ‘tamu harus diperlakukan seperti dewa’ (Athithi Devoh Bhava). Dengan diam2 Muslim menyelundupkan serbuk2 opium kedalam makanan gajah.
Beberapa saat kemudian pihak Muslim pulang dan Hindu yakin bahwa perang kini selesai dan perdamaian segera akan tercapai dengan pembubaran kedua markas perang mereka. Tapi betapa kagetnya mereka setelah beberapa jam kemudian mereka mendengar kavalri Muslim mengelilingi markas mereka dan memulai serangan sengit dengan teriakan histeris ‘Allahuakbar’. Hindu dengan bingung segera mempersiapkan gajah mereka dengan menaruh sadel di punggung gajah dan segera menyerang Muslim secara semrawut. Mereka semakin shock ketika gajah mereka menolak perintah dan malah melarikan diri dari ajang pertempuran. Gajah2 itu sudah terkena pengaruh opium. Gajah yang dikendalikan Pangeran Anandpala juga mulai lari kesana kemari. Ia dikejar tentara Muslim yang memotong tali sadelnya dan mengakibatkannya jatuh dari gajahnya. Ia terhempas ke tanah dan saat tidak berdaya, MUSLIM MEMENGGAL KEPALANYA, menusuk kepalanya pada ujung tombak dan memamerkannya pada pasukan Hindu. Ini semakin membuat shock pasukan Hindu yang sudah kebingungan. Tidak terbiasa dengan cara biadab memperlakukan seorang pemimpin macam ini, tentara Hindu mengundurkan diri tetapi tidak lama kemudian merekapun dibantai.
Penculikan dan Pembunuhan Tirlochanpala oleh Muslim yang berpura2 sebagai Sanyasi
Setelah kemenangan curang mereka di Lahore, cucu muda Jayapala Shaiya, Tirlochanpala Shahiya, mengambil oper kekuasaan. Ia hanya anak muda berusia 17 tahun. Ia memindahkan ibukota dari Lahore ke Kangra, sekarang disebut Himachal Pradesh.
Kerajaan Shahiya yang meliputi dari Heart sampai ke Haridwar, kini semakin menciut menjadi hanya 1/5 bagian dan tidak memiliki posisi untuk menghalangi lajunya Muslim di India. Tetapi ia tetap melanjutkan contoh ksatria ayah dan kakeknya dan bersekutu dengan raja2 Kashyapmeru (Kashmir) dan Tibet, untuk mengusir Muslim dari Punjab dan Upaganasthan (Afghanistan). Gubernur Muslim dari Punjab, marah dan seperti memang sudah menjadi ciri khas Muslim, merencanakan akal bulus untuk mengalahkan raja muda itu.
Ia mengirimkan tentara yang berbusana seperti tukang2 bertapa Hindu dari Kabul membawa pesan2 damai bagi Tirlochanpala. Dengan tipu daya ini, mereka diijinkan masuk rumah sederhana Tirlochanpala (karena kekayaan raja2 Shahiya habis dijarah Muslim). Begitu mereka masuk, tukang2 bertapa penyamar itu menyerang sang pangeran, menggorok lehernya dan memutuskan kepalanya yang kemudian mereka selundupkan keluar, dan meninggalkan pesan di dekat tubuh tidak berkepala raja muda itu bahwa Islam akan jaya dan akan mengalahkan siapapun yang ingin menghalangi jalan Allah.
Sisa2 tentara Shahiya, kehilangan pemimpin dan patah semangat. Mereka bermigrasi ke pegunungan Himalaya dan menjadi peternak domba dan kambing. Mereka kemudian dikenal sebagai Gaddi. Gaddi2 ini sampai sekarang masih eksis di Himalaya.
Jadi dengan kematian Tirlochapala, raja terakhir dinasti Hindu yang menguasai Afghanistan dan Punjab hilang sudah. India harus menunggu 800 tahun sebelum Raja Punjab, Maharaja Ranjit Singh menaiki tahta pada abad 18. Selama 800 tahun itulah berlangsung tirani Muslim yang memaksa mayoritas Hindu Afghanistan, Paktoonistan dan Punjab Barat menjadi Muslim.
Penjarahan Somnath oleh Mahmud Ghaznavi
Dengan habisnya dinasti Shahiya, India menjadi tempat jarahan Muslim yang dipimpin Mahmud yang menghancurkan kuil2 Hindu di Somnath, Palitana, Thanesar (Staneshwara), Mathura, Kannauj, Khajuraho setiap tahunnya, sambil tidak lupa mengambil budak bagi pasar2 budak Bagdad dan kota2 Muslim lainnya. Jarahannya terhadap kuil Hindu ternama, Somnath di Prabhash Patan di Gujarat sampai sekarang masih membekas di benak Hindu. Tawanan2 Hindu ini harus berjalan lewat pegunungan Himalaya bagian barat. Banyak yang mati ditengah jalan. Muslim menamakan kawasan Himalaya Barat dengan ‘Hindu Kush’, yang berarti Pembunuhan Orang Hindu (Kush berarti ‘membunuh’ dlm bahasa Persia). Nama ini masih dipakai sampai sekarang dan merupakan peringatan bagi Hindu akan masa tragis ini.

Bhai Dayala Ji dimasak dlm kuali hidup-hidup oleh tentara Muslim (th 1675) http://en.wikipedia.org/wiki/Bhai_Dayala
Kemenangan pertama Hindu tehadap Muslim di Pertempuran Baharaich (Uttar Pradesh), 1033
Putera Mahmud, Masud, melanjutkan pengaruh ayahnya dengan menembus lembah Gangga dan mendirikan markas di Baharaich, dan mengirimkan pesan kepada raja2 Hindu disana untuk menyerah dan memeluk Islam. (!!)
Seperti biasa sebelum memulai perang, raja2 Hindu mengirimkan utusan kepada Masud dan megnatakan bahwa tanah itu milik mereka dan pasukannyalah harus hengkang dari situ dengan damai. Tapi Masud menjawab bahwa tanah itu milik ALLAH dan ia bisa menduduki tempat manapun yg ia mau. Dan adalah tugas sucinya untuk menawarkan Islam kepada siapapun yang belum mengakui Allah.
Tentara Hindu membabas habis tentara Masud. Setelah merasakan kekuasaan Muslim selama 400 tahun sejak 638, pihak Hindu sudah mulai mengerti tipu daya dan cara2 pengkhianatan Muslim. Mereka kini semakin waspada terhadap kelicikan muslim.
Pertempuran Baharaich ini berakhir pada tgl 14 Juni 1033. Seluruh tentara Muslim dengan panglima mereka berbaring tidak bernafas. Tidak satupun tentara Muslim diijinkan hidup. Sampai sekarang di Baharaich terletak kuburan Muslim penjajah itu, ‘Pangeran’ Ghazi Mian Masud. Disitu ia dianggap sebagai martir oleh penduduk Muslim setempat sebagai seorang ‘Ghazi’ (yang berarti seorang Muslim yang mencapai kemartiran dengan membunuh non-Muslim). Dan setiap tahun, sampai sekarang, diadakan upacara Urs untuk memperingatinya.
Yang mereka ingin lupakan adalah keberanian tentara2 Hindu yang mengorbankan nyawa mereka mereka demi kemenangan menentukan pertama melawan invasi Jihad di India. Setelah kemenangan Hindu yang sangat penting ini, India kembali damai selama 1 ½ abad sampai dimulainya invasi Muslim berikutnya dibawah kepemimpinan Mohammed Ghori.
Jangka waktu 150 tahun ini, dari 1033 - 1187, membuat Hindu melupakan sikap curang Muslim. Kerajaan Muslim Ghazni (asal pangeran Ghazi) di Punjab Timur, mengadakan perdamaian dengan tetangga Hindunya dan orang Hindu menyangka bahwa Muslim, seperti penjajah lainnya akan berintegrasi dengan masyarakat Hindu. Kebijakan Ghaznivid untuk mengedarkan coin dalam bahasa Sansekerta dan menggunakan versi Sansekerta nama2 Muslim, seperti Mahamada bagi Mohammed, seolah2 memberi kesan sifat damai Muslim.

Bhai Mani Singh ji dipotong sepenggal demi sepenggal untuk setiap penolakannya menerima Islam (th 1738)
http://www.searchsikhism.com/mani.html
The Spiritual Arab Imperialism, contoh kasus : islam di India
... Saya disini hanya akan menyampaikan contoh bgm India mengalami proses imperialisme Arab :
India dulu merupakan negara terkaya di dunia. Semua berlian2 yg paling indah didunia ini bisa ditelusuri kembali ke India: Koh-i-Nur, Darya-i--Nur, Great Mughal, the Florentine, the Sanci, the Shah, the Regent, the Orloff – semuanya berasal dari India. Ini karena penambangan berlian dan seni memprosesnya dimulai di India.
Kekayaan India itu juga yang menarik orang asing. Karena kekayaan negeri itu, raja Muslim, Shah Jehan dipercaya telah membangun Taj Mahal dgn biaya luar biasa sebesar 230,000,000 dollar uang sekarang ini utk menunjukkan cintanya kpd isterinya (Walaupun ada versi lain yg mengatakan bahwa Taj Mahal dulunya pura Hindu yg dicuri, diobrak abrik dan diganti fungsinya oleh Muslim). Tanpa kekayaan India, raja ini tidak dapat mendudukkan dirinya pada Mahkota Peacock (?) yg berharga 7,000,000 dollar. Iapun tidak mungkin dapat memiliki 2 kamar bawah tanah yg memiliki kapasitas sebesar 150,000 cubic feet, penuh dgn batu2an dan besi mulia.
Muhammad Bin Qasim adalah penyerang Muslim pertama yg menginvasi India pd th 710 A.D. Ia merampas kekayaan senilai 600 million dirham ditambah dgn beberapa ribu budak. Ini merupakan angka yang luar biasa besarnya pada jaman itu. Dan akibatnya, ia memeras kekayaan provinsi Sindh dan menyengsarakan mereka. Tapi yang paling parah adalah bahwa perampasan ini adalah tujuan agama mereka. Sang penjajah memaksa para pendeta brahma (Brahmin) utk mengemis di jalanan karena menyinggung Allah dgn patung2 mereka.
Cerita2 kebiadaban Mahmud Ghazanvi, salah seorang perampok terbesar dalam sejarah yg menyiksa rakyat India selama seribu tahun lewat persekusi sistimatis, perampokan dan balas dendam, akan membuat bulu kudukmu berdiri. Sosok lelaki ini kecanduan perambokan, barbaritas dan brutalitas sama spt orang jaman sekarang kecanduan narkobat. Semua kejahatannya dilakukan atas nama Allah, yg menuntut pemujaNya agar menghancurkan segala patung dan memuja diriNya seorang diri, tanpa pernah menjelaskan mengapa menggunakan patung dianggap salah tetapi memuja berhala yg tidak kelihatan spt Allah dianggap baik. Kalau memang begitu, Allah seharusnya menciptakan orang2 dgn keinginan utk memujaNya saja. Ia tidak melakukannya, tetapi sebaliknya menikmati pembantaian, pencabik2an tubuh dan kesengsaraan bagi mereka yg tidak mempercayaiNya. Tuhan macam itu yg kehilangan tidak memiliki kebijaksanaan secuilpun harus dimusuhi orang2 yg masih memiliki rasa moral.
Mahmud Ghazanvi, si pecandu perampokan itu memiliki hobi menyerang semua kuil Hindu yg kaya di India. Ia sangat tertartik dgn orang Hindu yg memiliki adat menghiasi patung2 mereka dgn emas, berlian dan batu2an berharga lainnya. Sama spt serigala tertarik pada domba atau pemerkosa tertarik gadis cantik.
Ia menyerang dan merampok India tidak kurang dari 17 kali ! Pada thn 1001M ia mengalahkan Jaya Pal, yg diperintahkan utk membayar uang sandera sebanyak 250,000 kepingn emas dan kalungnya seharga 200,000 diners ditambah dgn denda 400,000 yg harus dibayar keluarganya.
Invasinya terhdp of Multan (1005-6A.D.) menambah “tabungan hasil sanderanya” sampai 20,000,000 dirham. Bahkan angka yg lebih besar didapatkannya dgn berbagai cara: contoh, ia mendenda Nawasa Shah 400,000 dirham ketika ia menyatakan telah meninggalkan Islam utk kembali pada agama semula, Hindu. Peneryangan terhdp Bhimnagar di Kangra membawanya uang rampasan sebanyak 70,000,000 dirham, selain berlian, perhiasan, emas dan perak seberat 5 ton. "Kepatuhan" Mahmud pada agamanya sampai menghasilkannya patung2 berlapiskan perhiasan permata milik Bhagawan di Mathura, yang tidak berani melawannya tetapi membiarkan ribuan akyat Hindu yg mencoba melindungi kehormatannya, dibunuh secara masal. Barang rampasan dari Mathura begitu besar sampai tidak ada yg dapat menebak secara pasti. Perkiraan paling rendah adalah 98,300 Misqal emas yg dikenakan kelima patung kuil itu. Memang selera si Bhagavan sangat tinggi ! Ditambah lagi 200 patung yg terbuat dari perak murni dgn berat paling tidak 10 ton. Kota2 disekitarnya kota suci ini masih juga dipaksa membayar 3,000,000 dirham dlm bentuk denda dan sitaan harta benda. Namun perampasan kota Somnath, yg menghasilkannya 20,000,000 keping emas pada akhirnya berhasil memuaskan Allah karena si perampok iblis itu tidak pernah lagi kembali ke India.
Selain Mahmud, masih ada sejumlah perajah Muslim lainnya. Selama 7 abad, mereka memperkosa ekonomi tanah indah, Lakshami, yg penuh dgn emas, berlian, mutiara dll. Kerakusan akan perampokan ini, yg ditingkatkan dgn semangat membunuh JIHAD dianggap sbg bentuk pemujaan yg paling sempurna yg menjanjikan surga !
Para penjajah Muslim terdiri dari berbagai bangsa : Arab, Turki, Persia, Afghan dan Mughal. Setelah mengobrak-abrik India selama 7 abad, mereka masih juga menganggap diri dinasti asing dan menolak mengidentifikasikan diri sbg orang India. Sikap egois ini tercermin dari fakta bahwa selama periode lama ini MEREKA TIDAK MEMBANGUN SATUPUN UNIVERSITAS ATAU RUMAH SAKIT YANG BERGUNA BAGI RAKYAT INDIA. Satu2nya prestasi mereka adalah mendirikan rumah2 pelacur yg dikenal sbg harem, taman2 indah dan gedung2 yang kelewatan mewah seperti Taj Mahal untuk memuaskan dahaga romantis mereka yang penuh dengan nafsu birahi tidak terkontrol, kecurangan dan absennya moralitas.
Karena mereka hidup dan mati sebagai orang asing, mereka melakukan apapun yang dapat menjamin kelangsungan dinasti mereka dan tidak sungkan2 menghancurkan segala yang dapat menguntungkan negara kelahiran mereka (India), tempat mereka menikmati hidup dan akhirnya dikubur. Karena mereka memerintah dgn tangan besi dan paksaan, meminta ijin rakyat adalah konsep yg sangat asing bagi mereka. Agama mereka-- yg menjadikan Muslim anak kesayangan Tuhan dan non-Muslim sbg makanan Setan, oleh karena itu pihak Muslim harus menghina, melecehkan dan memburu si non-muslim---adalah alasan utama permusuhan Muslim terhdp rakyat mereka jajah. Malah, islam mewajibkan agar para raja Muslim memberlakukan India sbg DARUL HARB, wawasan perang/medan tempur, dimana DAMAI DILARANG dan penyiksaan, tirani, kesengsaraan menjadi metode sah.
Tidak pernah terpikirkan oleh mereka utk mendidik rakyat, meningkatkan taraf hidup atau meningkatkan kekuatan tentara negara demi penyelamatan negara. Tidak heran bahwa India justru mundur total pada masa pemerintahan Muslim yg sangat lama itu dan mengundang kebencian dan kedengkian rakyat. Kalau penguasa Muslim memperlakukan India sbg bangsa mereka sendiri, maka rakyat India sekarang akan menganggap mereka pahlawan, terlepas dari agama mereka. Jadi jangan heran kalau utk selama2nya rakyat India akan memfokuskan kutukan abadi mereka kpd Muslim.
Kutipan2 tentang sejarah Islam India
Kejahatan yang paling biadab yg dilakukan para pengikut Mohamad alias jihadis adalah terhdp orang2 Hindu tidak bersenjata dan pencinta damai di India. Seluruh peradaban Hindu yg dinamakan dgn Peradaban Saraswati dipenggali dan dibumi hanguskan sampai tinggal debu. Kedalaman dan luasnya holocaust terhdp Hindu ini begitu mengagetkan sampai tidak memungkinkan otak manusia utk mengerti. Ajaran Kitab Weda India, juga dikenal dgn Bharatvarsha dan meluas dari Afghanistan sampai ke Jepang. Tetapi 1400 tahun yang lalu, Muslim2 yg seperti kesetanan ini menghancurkan Bharatvarsha lewat pengkhianatan dan teknik2 yang tidak setetespun didasarkan kpd kemanusiaan. Ini tindak kejahatan terhdp peradaban terbesar yg pernah dikenal orang.

Bhai Mati Dass digergaji hidup-hidup atas penolakannya masuk Islam
Dari ‘Rape of a Civilization’, oleh Kuldeep Razdan, Sword of Truth, September 4th, 1999
"Perebutan tentara Mohamadan terhdp India mungkin adalah yang paling berdarah dlm sejarah manusia. Ini sebuah kisah mengerikan karena intinya adalah, peradaban adalah hal yang indah, yg setiap saat bisa dihancurkan oleh invader barbaris dari luar ataupun dari yg membengkak jumlahnya dari dalam."
W. Durant, "Story of Civilization"
Di bagian2 lain di Asia dan Eropa, negara2 yg direbut pasukan Muslim, segera memilih masuk Islam ketimbang memilih mati. Tapi di India, karena perlawanan alot agama Hindu yg sudah berusia 4000 itu, penjajahan Muslim bagi Hindu hanyalah sebuah perjuangan murni atnara hidup dan mati. Seluruh kota2 dibakari habis dan penduduk dibantai. Setiap kampanye perang membawa ratusan ribu korban dan jumlah yg sama dideportasi sbg budak. Setiap invader baru membuat bukit atas tengkorak2 orang2 Hindu.
Jadi, perebutan Afghanistan pd th 1000, diikiuti oleh annihilasi seluruh populasi Hindu disana; memang, kawasan itu masih juga disebut HINDU KUSH, atau 'PEMBANTAIAN HINDU'. Sultan2 Bahmani di India pusat, menjadikan patokan agar membunuh 100.000 Hindu dalam setahun. Th 1399, Timur the lame (Timur si Cacad) dikatakan membunuh 100.000 Hindu DALAM SATU HARI, dan ini menurut sejarawan Muslim sendiri. Koenraad Elst mengutip Professor K.S. Lal dlm bukunya, "Growth of Muslim population in India", yg mengatakan bahwa menurut perhitungannya, penduduk Hindu berkurang sebanyak 8O.000.000 antara th 1000 dan 1525. ... Kami tidak pernah dapat mengukur luka fisik luar biasa yg dilakukan invasi Muslim terhdp India. Yg lebih sulit adalah mengukur kehancuran moral dan spiritual terhdp Hindu India.
Dari “Negationism and the Muslim Conquests,” oleh Francois Gautier
TERPECAHNYA BANGLADESH
Terlepas dari jaminan keamanan yg ditawarkan oleh pemimpin2 Muslim kpd 13 juta non-Muslim yg Hindus, Buddhis dan Kristen yg sejak turun temurun tinggal di Pakistan, begitu bagian dunia itu di-Islamkan, mulailah kesengsaraan mereka detik itu juga. Pertama, non-muslim (khususnya Hindu) dituding sbg penyebab segala hal yg tidak beres di Pakistan. Mulai slogan2 spt : "Islam terancam bahaya karena Hindu2 kafir." Persenjataanpun dibagikan kpd massa Muslim dan tanah Hindu direbut secara paksa. Wanita Hindu secara ramai2 diculik, diperkosa dan di'nikahi' Muslim shg poligami merebak dimana2.
Islam menjadi akronim bagi Intoleransi, Pembantaian, Penjarahan, Pembakaran rumah/pura dan pelecehan wanita Kafir.
1950, sekitar 1/2 juta Hindu dibantai di Pakistan dgn tingkat kebrutalan yg tidak dapat dibayangkan. Sekitar 4.5 juta kafir mengibrit ke India namun pemerintah India mengunci perbatasan karena takut pengugnsi hanya akan mengakibatkan kekerasan antar penduduk Hindu dgn Muslim. 8 juta Hindu ditinggal dlm ketakutan di Pakistan.
Antara 1951 - 1970, 4 juta pengungsi menyelundup lewat perbatasan ke India dari agama damai dan hukum2nya. Tanah dan harta benda
mereka direbut oleh pemerintah Pakistan yg tadinya berjanji utk menyimpannya dlm tabungan escrow nasional dan dibagikan kembali saat urusan dgn India beres. Sementara itu, non-muslim yg mencari keselamatan dari kedamaian yg ditawarkan Islam dibiarkan tanpa uang sepeserpun dan lontang lantung menjadi gelandangan di jalan2 Bengali di India.
Bahkan antara sesama Muslim di BangladeshPUN tidak ada ketentraman. Thn 1971, pecah perang saudara dan terciptalah Bangladesh, negara Muslim yg memisahkan diri dari negara Muslim Pakistan Rolling Eyes ! Dlm prosesnya, tiga juta orang dibantai Muslim Pakistan yg dipanas2i utk membunuh Hindu kafir dan Muslim Bangladesh yg "1/2 kafir".
SPt dikatkaan MajGen Pakistan, Sawkat Reza: "Kami telah merampungkan pekerjaan mulia atas nama agama kami ....". 200.000 wanita minoritas DIPERKOSA dan kebanyakan dari mereka dibunuh secara brutal oleh bayonet2 yg menunjukkan sadisme sexual. Banyak wanita diborong dgn kapal laut ke Saudi dan dijual sbg budak, praktek yg sampai titik ini (2007) masih berlaku. Uang hasil penjualan wanita ini masuk ke kas negara Pakistan.
Strategy Islam, spt biasanya, adalah mengurangi jumlah kafir sampai NOL. Bangladesh mencapai ini di daerah Mymensingh Utara, dimana pd thn 1947 berpenduduk 90% Kristen. Karena penindasan brutal pd thn 1964 dan 1971, semua Kristen Garo lari ke India. Distrik Chittagong thn 1947, tadinya 98% Buddhis. Karena tidak mendapatkan suaka di India, kebanyakan dari mereka lari ke Arakan di Burma.
ke-11 juta dhimmi yg tertinggal hidup sbg warga kelas dua di Bangladesh. Semua lowongan kerja pemerintah tidak diberikan kpd orang2 'najis' ini dan mereka juga tidak diijinkan menikmati universitas (persis spt di MALAYSIA sekarang ini!!). Komite Syariat Munir menegaskan: .... . Mereka tidak akan menjadi warga penuh; mereka tidak memiliki suara dlm pembuatan UU, tidak diberikan hak utk menduduki jabatan pemerintah."
Taslima Nasrin, seorang murtad, menulis buku ttg kekejaman terhdp
non-muslim dlm bukunya "Lajja" (MALU!) dan langsung serta merta disensor oleh Bangladesh dan kelompok "mullah" memasang harga
50,000 taka atas nyawanya, th 1993. India, karena takut kerusuhan Muslim, juga melarang bukunya.
Kekejaman terhdp non-muslim masih berlanjut di bagian barat
Pakistan, dan cerita2 naas masih berlanjut sampai detik ini. Bedanya adalah bahwa apa yg dialami Hindu di India kini dialami non-muslim DILUAR India. Bedanya adalah bahwa muslim disana BELUM memegang kekuasaan. Hati2lah !
http://www.fomi.nu/phpBB2/viewtopic.php?p=19339#19339
PEMBANTAIAN TERBESAR DALAM SEJARAH MANUSIA!!
Menurut Prof. K.S. Lal, penulis Pertumbuhan Masyarakat Musli di India, jumlah umat Hindu berkurang sebesar 80 juta jiwa dari sejak 1000 M (tahun di saat Mahmud Ghazni menyerang India) sampai 1525 M, sebelum Perang Panipat.
http://hinduwebsite.com/history/holocaust.htm
Diperkirakan selama 8 abad kekuasaan Islam telah terjadi pembantaian 80 juta umat Hindu. Inilah akar dari pertikaian tak berkesudahan Hindu lawan Muslim di Asia Selatan.
http://www.shopumust.com/hindus.html
Sejarawan Barat bernama Francois Gautier menulis komentar:
“Pembantaian yang dilakukan Muslim di India tidak tertandingkan dalam sejarah, lebih besar daripada Holokaus yang dilakukan Nazi terhadap orang Yahudi.”
http://www.rediff.com/news/1999/feb/12rajee1.htm
Sejarawan Amerika Will Durant menyarikan sebagai berikut:
“Penaklukkan India oleh Islam mungkin merupakan peristiwa yang paling berdarah dalam sejarah manusia. Kisah yang tragis karena ini merupakan bukti bahwa kebudayaan yang beradab, dengan tatanan hukum dan kemerdekaan, kebudayaan dan perdamaian, dapat dengan sekejap dilenyapkan oleh serangan barbar dari luar dan yang selanjutnya beranak pinak di tempat itu.”
http://www.swordoftruth.com/swordoftruth/bookstore/bookrev/niictroi.html
Hindu Kush berarti Pembantaian Hindu
http://www.hvk.org/articles/0401/64.html
Sultan Mahmud bin Gaznavi
Di Thaneshwar
"Darah kaum kafir mengalir begitu derasnya di Thanesar sehingga warna sungai jadi merah dan orang2 tidak bisa minum air sungai itu. Sang Sultan pergi sambil membawa barang2 jarahan yang tak terhingga banyaknya. Syukur bagi Awloh karena anugrah yang diberikannya kepada Islam dan para Muslim."
Di Somnath
”Para Muslim tidak peduli dengan barang2 jarahan sampai mereka memuaskan diri mereka dengan pembantaian terhadap para kafir dan pemuja matahari dan api … Jumlah kafir yang dibunuh lebih dari 50.000.”
Di Mathura
"Para kafir ... berlarian meninggalkan benteng dan mencoba menyeberangi sungai yang deras arusnya … tapi banyak dari mereka yang dibunuh, ditawan atau tenggelam … Hampir 50.000 orang dibunuh.”
Sultan Mahmud bin Qasim
Sindh:
"... dia menghancurkan kuil dan menyunat setiap kafir dengan paksa. Kemudian dia memerintahkan semua kafir dari usia 17 tahun ke atas dibunuh; kaum wanita dan anak2 laki dan perempuan ditawan.”
Mahmud bin Ghori dan Qutbuddin Aibak
(dari Hasan Nizami's Taj-ul-Maasir)
Kol (Modern Aligarh)
"mereka yang pandai dan bijaksana lalu memeluk Islam, tapi mereka yang bersikeras mempertahankan agama nenek moyang mereka dibunuh dengan pedang.”
Kol (Modern Aligarh)
20.000 tawanan dibawa pergi dan dijadikan budak. Tiga buah menara disusun dengan kepala2 mereka dan mayat2 mereka jadi makanan binatang buas.
Di Kalinjar 50.000 tawanan dijadikan budak.
Di Varanasi or Kasi (Benaras) :Kamil-ut-Tawarikh bin Ibn Asir mencatat:
"Pembantaian para Hindu (di Varanasi) luar biasa banyaknya; tiada seorang pun yang diampuni kecuali kaum wanita dan anak2 (yang kemudian diperbudak) dan pembunuhan para pria dilakukan sampai tanah basah semua dengan darah.”
Sultan Firuz Shah Tughlaq
Delhi : (setelah para Hindu membayar pajak toleransi (zar-i zimmiya) dan pajak keamanan (Jizya), mereka dengan bodohnya membangun kuil2 Hindu lagi. Sehingga … )
"... Di bawah tuntunan ilahi, aku (Sultan) menghancurkan kuil2 Hindu ini dan kubunuh para pemimpin kafir dan yang lain kuhukum berat.”
Delhi: - ini lho detail hukumannya -(dari Tarikh-i-Firuz Shahi)
”Sebuah laporan disampaikan kepada sang Sultan bahwa di Delhi terdapat seorang Brahmana tua yang bersikeras melakukan ibadah2 menyembah para dewa di rumahnya dan orang2 Muslim dan Hindu biasa datang ke rumahnya untuk menyembah dewa2 tsb. Brahmana itu membangun altar kayu yang digambari lukisan2 setan dan benda2 lainnya di bagian luar dan dalamnya. Perintah dikeluarkan untuk membawa Brahmana itu menghadap sang Sultan. Agama yang benar (Islam) dinyatakan padanya dan dia diminta memeluk Islam, tapi dia tidak mau. Tumpukan kayu bakar disusun dan dengan tangan dan kaki terikat sang Brahmana dilemparkan ke dalam tumpukan kayu. Lalu altar kayunya ditindihkan ke atas badannya. Tumpukan kayu dibakar di dua tempat yakni di dekat kepala dan kakinya. Api pertama membakar kakinya dan dia menjerit kesakitan. Lalu api memakan tubuhnya. Sultan menyaksikan ketegasannya dalam menegakkan hukum dan moralitas.
Gohana (Haryana):
"Beberapa Hindu mendirikan kuil baru di desa Kohana dan orang2 Hindu biasa berkumpul di sana untuk melakukan upacara2 ibadah. Orang2 ini ditangkap dan dibawa ke hadapanku. Aku perintahkan para pemimpin orang2 ini dibunuh di muka umum di depan pintu gerbang istana karena kekejian yang dilakukannya (melakukan ibadah Hindu).”
Jajnagar: (Gerakan militer oleh Sultan dengan tujuan sebagai berikut)
(sumber : Ainn-ul-Mulk)
membunuhi para kafir, menghancurkan kuil2 mereka berburu gajah melihat-lihat negara mereka yang indah
Orissa: 'Sirat-i-Firoz Shahi' mencatat gerakan militernya dengan kalimat ini:
“hampir 100.000 pria Jajnagar ditawan beserta para wanita, anak2, keluarga mereka. Tentara2 Islam menjadikan pulau ini baskom penuh darah dengan membantai semua pria kafir. Para wanita dengan bayi2 mereka dan wanita2 hamil diikat dan dirantai dan dijadikan budak untuk melayani di rumah setiap tentara Muslim.”
Sultans Dinasti Mamulk
Rohilkhand: Badauni menulis di bukunya 'Muntakhab-ut-Tawarikh'
"Dalam dua hari setelah meninggalkan Delhi, dia tiba di tengah2 daerah Katihar dan membunuh semua lelaki, bahkan yang berusia 8 tahun sekalipun, dan mengikat para wanita.”
Sultan Ala-ul-Din Khilji
Kambayat: Abdulla Wassaf menulis dalam bukunya Tazjiyat-ul-Amsar wa Tajriyat bahwa dia membunuh semua pria Hindu dewasa untuk memuliakan Islam, membanjiri sungai dengan darah, membawa para wanita beserta emas, perak dan perhiasan mereka ke istananya sendiri dan mengambil 20.000 gadis untuk dijadikan budak pribadinya.
Chitoor:
Lebih dari 20.000 wanita Hindu termasuk Rani Padmini bunuh diri agar tidak dijadikan budak seks oleh penguasa2 Muslim. Imam2 Muslim Qazi memberi nasihat pada Sultan Khilji bagaimana memperlakukan tawanan2 non-Muslim. Inilah nasihatnya:
Penyerangannya atas Hindustan: (dalam catatan Tuzk-i-Timuri tertulis)
”Dalam waktu singkat semua orang di dalam benteng dibunuh dan dalam satu jam saja 10.000 kepala2 kafir dipenggal. Pedang Islam bersimbah darah kafir dan semua harta benda dan gandum yang bertahun-tahun disimpan dalam benteng menjadi barang jarahan tentara2ku. Mereka membakari rumah2 sampai jadi abu, dan mereka menghancurkan bangunan2 dan benteng sampai rata dengan tanah… Semua kafir Hindu dibantai, para wanita dan anak2 mereka dijadikan tawanan dan harta benda mereka menjadi jarahan perang para pemenang (Muslim) … Aku umumkan di seluruh tempat bahwa setiap orang yang punya tawanan kafir agar membunuh semua kafir itu, dan siapapun yang ragu2 untuk melakukan itu, dia sendiri harus dibunuh dan harta bendanya diberikan kepada orang yang melaporkannya. Ketika perintah ini terdengar oleh tentara Islam, mereka pun menghunuskan pedang2nya dan membunuhi para tawanan tsb. Seratus ribu kafir, penyembah berhala dibunuh hari itu. Maulana Nasiruddin Umar, seorang terpelajar dan bijaksana yang tadinya tidak pernah membunuh bahkan seekor burungpun, sekarang, atas perintahku, membunuh lima belas kafir Hindu yang menjadi tawanannya.
Nasib wanita2 Hindu yang ditangkap hidup2 oleh tentara Muslim ternyata jauh lebih buruk daripada mati. Bahkan sewaktu ayah2, suami2 dan anak2 mereka dibunuhi, mereka harus menari dan menyanyi di hadapan para Muslim dan lalu dibagi-bagikan sebagai budak kepada para raja, jendral, tentara Muslim.
Ini yang tercatat dalam kejadian biadab itu:
”Pertama-tama semua anak gadis dari raja2 Hindu yang tertangkap di tahun itu datang menghadap dan menari dan menyanyi. Kemudian mereka diserahkan kepada para Amir dan orang2 luar negeri yang penting. Setelah para gadis2 Hindu ini menari dan menyanyi … sang Sultan memberikan mereka kepada saudara2 prianya dan putra2 pembesar. Di hari ketiga sang Sultan juga membagi-bagikan para gadis ini kepada para jendral dan sanak saudaranya.”
[Sumber: Ibn Battuta (A.A.Rizvi in Tughlaq Kalin Bharath)]
Jadi para wanita Hindu lebih memilih mati daripada dihina seperti itu. Kebanyakan para tentara Muslim hanya menemukan sisa2 abu dari para wanita ketika masuk kota2 Hindu. Contohnya, ketika Allaud-din Khilji menyerang Rajput dari belakang (sebelumnya Rajout telah mengampuni nyawa Khilji), dan membantai orang2 Hindu dan masuk kota Chitoor, Rani Padmini (ratu Hindu) dan lebih dari 20.000 gadis2 membakar diri. Sampai hari ini masyarakat Hindu masih mengingat ratunya dengan penuh rasa bangga.
More Here : www.geocities.com/hindoo_humanist/medieval.html#Gaznavi
Politically Incorrect Guide to.. RIBUAN KATA
Sebuah gambar bermakna sama dengan ribuan kata.
Beberapa gambar2 dari Bangladesh: Semua korban adalah Bangladesh Hindu.
Foto2 diambil dari: http://hrcbm.150m.com/article/ranjan_article.html
Harga yang harus dibayar Rektor Perguruan Tinggi karena berani mengutarakan pendapat dan sebagai minoritas Hindu di Bangladesh.
Pria Hindu ini dibunuh ketika sedang tidur bersama istri dan putranya.
Buddhisme, Jainisme and Sikhisme berasal dari Hinduisme. Pemimpin2 agama2 ini disalib atau diasingkan. Sejarah kuno India menunjukkan bahwa terdapat banyak agama di waktu yang sama di anak benua itu. Toleransi agama telah menjadi norma di India sejak ribuan tahun.
Para penyerang Muslim Musalman menghancurkan Universita Buddha di Nalanda, Vikramshila, Jagaddala, Odantapuri dan tempat2 lainnya. Para tentara Muslim menghancurkan monastri2 Buddha sampai rata dengan tanah. Ribuan biksu melarikan diri ke Nepal, Tibet dan tempat2 lain di luar India. Banyak sekali yang dibunuh di bawah komando2 tentara Muslim.

Bhai Subeg Singh ji and Bhai Shadbaz Singh ji disiksa dengan "Roda Bergigi" atas penolakannya masuk Islam (th 1746). Keduanya meninggal sebagai martir Hindu.
Sejumlah besar barang jarahan dirampas, dan pembantaian terhadap “para Brahmana botak”, ini adalah julukan yang diberikan Muslim bagi biksu2 Buddha, sedemikian menyeluruhnya sehingga ketika pihak tentara Muslim mencari orang yang mampu baca buku2 di monastri2 itu, tidak ada seorang pun manusia yang mampu membacanya. Sekarang kita mendengar berita: “Telah ditemukan kenyataan bahwa seluruh benteng dan kota merupakan sebuah perguruan tinggi, dan dalam bahasa Hindi disebut Bihar.” Demikianlah besarnya pembantaian yang dilakukan para penyerang Muslim terhadap biksu2 Buddha. Agama Buddha dicabut sampai ke akar2nya. Dengan dibunuhnya para biksu2 Buddha ini, Islam pun membunuh Buddhisme. Ini adalah malapetakan besar bagi agama Buddha di India. Tapi saat ini orang mengira bahwa punahnya agama Buddha adalah karena pembantaian orang2 Buddha oleh orang2 Hindu, dan juga penghancuran kuil2 Buddha dikira dilakukan oleh orang2 Hindu.
Tidak dapat diragukan lagi bahwa punahnya Buddhisme di Indian semata-mata karena penyerangan yang dilakukan Muslim Musalman. Islam muncul sebagai musuh ‘BUT’ (bahasa Arab) yang artinya adalah BERHALA. Dalam pikiran Muslim agama berhala ini adalah agama Buddha. Bagi Muslim semua agama berhala adalah sama dan harus dihancurkan. Karena itu pulalah Muslim menghancurkan Buddhisme tidak hanya di India saja, tapi ke manapun mereka pergi. Sebelum Islam datang, agama Buddha tersebar di Baktria, Parthia, Afghanistan, Gandhar, Turkestan China, sebagaimanan agama Buddha tersebar ke seluruh Asia.
Takshasila: Universitas Pertama Terbesar Di Dunia
Universitas pertama di dunia dibangun di Taksashila di tahun 700 SM. Lebih dari 10.500 mahasiswa dari seluruh penjuru dunia mempelajari lebih dari 60 mata kuliah. Taksashila terletak di tepi sungai Vitasa di bagian Barat Daya anak benua India. Mata kuliah yang diajarkan adalah sains, matematika, kedokteran, politik, ilmu perang, astrologi, astronomi, musik, agama, dan filosofi. Pembatasan usia termuda adalah 16 tahun ke atas dan mahasiswa2 dari Babylonia, Yunani, Syria, Arabia dan China datang untuk belajar di univesitas itu.
Panini yang adalah ahli bahasa Sansekerta yang besar, Charaka yang adalah penulis berbagai laporan pengobatan, dan Chanakya yang adalah penulis Artha Shastra – inilah nama2 besar yang berhubungan dengan Taksashila. Para pemikir dari daerah2 yang jauh datang ke tempat itu untuk belajar tentang Weda dan segala cabang pengetahuan sekuler.
Takshasila atau yang disebut orang2 Yunani sebagi Taxila sejak 2.000 tahun yang lalu, adalah salah satu kebesaran budaya India. Kemegahanny tertulis di tulisan2 epik seperti Ramayana, Mahabharata dan Purana lainnya … Taxila dihancurkan oleh bangsa Hun di tahun 499 M.
Universitas Nalanda
Universitas Nalanda dibangun di abad ke 4 SM dan merupakan satu dari prestasi2 terbesar India kuno di bidang pendidikan. Buddha mengunjungi Nalanda beberapa kali di waktu hidupnya. Ilmuwan dan pengelana China Hiuen Tsang tinggal di tempat itu di abad ke 7, dan telah menulis kemegahan dan kemurnian kehidupan monastry di situ. Sekitar 2.000 dosen dan 10.000 mahasiswa dari seluruh dunia Buddha hidup dan belajar bersama di kota universitas internasional ini. Raja2 Gupta mendukung para monastry itu, membangun bangunan dengan gaya arsitektur Kushan kuno, dengan jajaran ruang2 sel di sepanjang halaman gedung yang dikelilingi tembok. Ashoka dan Harshavardhana merupakan beberapa dari pendukung2 terkemuka universitas ini yang juga membangun kuil2 dan monastry2 di sana. Penggalian baru2 ini menunjukkan struktur bangunan yang sangat kompleks di sana. Hiuen Tsang telah meninggalkan karya megah dalam bentuk arsitektur dan suasana universitas yang unik di masa lampau ini.
Nalanda, Vikramshila, Odantapura, dan Jagddala adalah universitas2 yang dihancurkan oleh Mohammed Bakhtiar Khilji sekitar 1200 M.
Universitas2 ini dihancurkan, dijarah, dan dirampok oleh penyerbu2 Islam.
Berbeda dengan Islamisasi total Persia, Mesir, Mesopotamia (Irak), Turki, Afrika Utara, Islamisasi India tidak tuntas. Setelah lebih dari 1000 tahun tirani Muslim, dari 715 - 1761, lebih dari 70% rakyat India tetap Hindu. Ini BUKAN karena kebaikan Muslim, karena ini memang bukan ciri khas mereka. Keberanian ksatria2 Hindulah yang mampu menghantam keberingasan berdarah Jihadi berkali2 terlepas dari berbagai kekalahan yang juga dialami pihak Hindu.
Muslim menyerang India hanya 4 tahun setelah mereka menginvasi Persia
Tidak banyak yang tahu bahwa setelah menginvasi Persia tahun 634, Muslim menginvasi kawasan Sindh di India tahun 638, jarak waktu yang 4 tahun. Tapi sementara Persia takluk setelah 17 tahun, mulai tahun 651, Muslim sampai memerlukan waktu 700 tahun untuk menjajah India (sekarang Sindh menjadi Pakistan, yang memisahkan diri dari India tahun 1947).
Dan bahkan setelah itu merekapun tidak dapat memerintah India secara damai. Perlawanan Hindu bukan saja sengit tetapi kebuasan kelompok Maratha Hindu sampai menyaingi kebuasan Muslim. Mereka, terpaksa mengikuti cara perang muslim, yaitu mengejar Muslim sampai ‘dimanapun mereka dapat ditemukan’. Taktik mengalahkan Muslim macam ini juga diulangi di Ethiopia dan Sudan Selatan (Nubia) dimana orang2 Kristen Afrika dari Nubia menggunakan taktik gerilya untuk mengejar setiap dan semua Muslim sampai ke akar2nya. Hanya dengan cara ini Islam dapat dikalahkan.
Taktik kotor Muslim melawan India: memenggal kepala anak2
Serangan Arab Muslim melawan India sejak 638 berkali2 dapat dikalahkan oleh para raja Makara (Makran) dan Sindh. Kealotan Hindu ini sampai mengherankan Muslim. Setelah kampanye berdarah selama 80 tahun, Muslim merebut Fort Deval (Debal, didekat Karachi sekarang) secara curang, dengan menculik 3 anak-anak seorang petinggi Fort Debal, MEMENGGAL KEPALA SALAH SEORANG ANAK DAN MENGANCAM AKAN MEMENGGAL YANG LAIN.
Dengan ancaman ini pihak Hindu terpaksa menyerah. Mereka namun demikian tidak akan pernah melupakannya, saat pemimpin biadab Muslim, Mohammed bin Kasim, mulai menancapkan cengkraman kotornya di India. Dua puteri Raja Dabir yang ditangkapi Qasim juga ditangkap dan dikirim kepada sang Kalif di Bagdad untuk koleksi haremnya. Tapi puteri2 ini tidak semudah itu dikalahkan. MEREKA MEROBEK HYMEN MEREKA DENGAN TANGAN MEREKA SENDIRI DAN MENGATAKAN BAHWA KASIM telah mengambil keperawanan mereka. Ini membuat marah sang Kalif dan memanggil Kasim ke Bagdad. Kasim dituduh melakukan pengkhianatan ! Hukumannya ? Ia disekap dalam sebuah peti kayu bulat yang ditancapi dengan paku didalamnya dan peti kayu itu digulingkan dari bukit. Demikianlah kematian mengenaskan salah satu algojo Muslim India.
Cara kaum Rajput Hindu merongrong Muslim selama 500 tahun
Setelah menjajah Sindh, Muslim menyerang Punjab tapi kalah. Kemudian mereka menyerang Rajputana, tetapi kalah oleh Raja Bhoj, dan saat mereka menyerang Gujarat, mereka dikalahkan para Chalukya (Solankis) dari Anahilwada. Jadi dari tahun 715 sampai 980, Muslim tidak maju2 dari Sindh. Hanya di thn 980, Muslim bisa menyerang India lagi.
Cara Muslim memanfaatkan aristokrat Hindu
Bhai Taru Singh ji (samping) dikuliti bagian atas kepalanya hidup2 atas penolakannya masuk Islam (th 1745)
Thn 980, panglima Muslim, Sabuktagin menggunakan mata2 untuk mempelajari taktik perang Hindu. Menurut mata2, Hindu memulai perang pada saat matahari terbit dan mengakhirinya pada saat matahari terbenam. Setelah mempelajari taktik ini, Sabuktagin menantang raja Jayapal Shahiya untuk berperang dan keduanya menyetujui tempat dan waktu perang. Keduanya sampai pada tempat yang ditentukan, satu hari sebelum tanggal perang yang sudah ditetapkan dan keduanya saling mengirimkan utusan untuk menyetujui permulaan perang pada saat matahari terbit keesokan harinya. Tapi malam itu juga Muslim menyusup masuk kamp Hindu dan membantai sebagian besar tentara Hindu.
Keesokan harinya, sisa2 tentara Hindu mengundurkan diri ke ibukota mereka, Kubha, sambil dikejar Muslim. Kota itupun direbut Muslim dan menamakan kota itu; KABUL. Hindu semakin terdesak ke arah timur.
Taktik licik Muslim di Pertempuran Lahore
Setelah merebut Kabul, Muslim menghancurkan semua kuil2 Hindu dan memaksa orang2 Hindu masuk Islam. Setelah kekalahan raja Jayapal Shahiya, puteranya, Anandpal Shahiya, memindahkan ibukotanya dari Kabul ke Luvkushpura (Lahore). Ia mengumpulkan semua sekutunya dan menghadapi penjajah Muslim yang sekarang dipimpin oleh putera Sabuktagin, Mahmud.
Kedua pasukan bertemu di pinggir sungai Ravi dekat Lahore. Muslim dibuat hancur lebur oleh Hindu yang tidak juga mau menyerah kepada imperialisme Arab biadab. Hindu menggunakan gajah yang dilengkapi dengan tameng. Muslim menyadari kelemahan mereka. Mereka mengirim utusan ke Anandpala, dengan alasan mencari damai dan dibiarkan keluar dari India dengan selamat. Guna menunjukkan maksud baik mereka, mereka mengatakan bersedia untuk datang ke kamp Hindu untuk makan siang. Anandpala sayangnya menyetujuinya, walaupun ia diprotes keras oleh sekutu2nya.
Pihak Muslim mendatangi markas Hindu siang itu. Mereka berpura2 mengobrol dengan tentara Hindu dan meminta agar diperlihatkan tempat markas para gajah. Sang tuan rumah yang ramah tamah sama sekali tidak mencium akal bulus musuh mereka ini. Bagi mereka ‘tamu harus diperlakukan seperti dewa’ (Athithi Devoh Bhava). Dengan diam2 Muslim menyelundupkan serbuk2 opium kedalam makanan gajah.
Beberapa saat kemudian pihak Muslim pulang dan Hindu yakin bahwa perang kini selesai dan perdamaian segera akan tercapai dengan pembubaran kedua markas perang mereka. Tapi betapa kagetnya mereka setelah beberapa jam kemudian mereka mendengar kavalri Muslim mengelilingi markas mereka dan memulai serangan sengit dengan teriakan histeris ‘Allahuakbar’. Hindu dengan bingung segera mempersiapkan gajah mereka dengan menaruh sadel di punggung gajah dan segera menyerang Muslim secara semrawut. Mereka semakin shock ketika gajah mereka menolak perintah dan malah melarikan diri dari ajang pertempuran. Gajah2 itu sudah terkena pengaruh opium. Gajah yang dikendalikan Pangeran Anandpala juga mulai lari kesana kemari. Ia dikejar tentara Muslim yang memotong tali sadelnya dan mengakibatkannya jatuh dari gajahnya. Ia terhempas ke tanah dan saat tidak berdaya, MUSLIM MEMENGGAL KEPALANYA, menusuk kepalanya pada ujung tombak dan memamerkannya pada pasukan Hindu. Ini semakin membuat shock pasukan Hindu yang sudah kebingungan. Tidak terbiasa dengan cara biadab memperlakukan seorang pemimpin macam ini, tentara Hindu mengundurkan diri tetapi tidak lama kemudian merekapun dibantai.
Penculikan dan Pembunuhan Tirlochanpala oleh Muslim yang berpura2 sebagai Sanyasi
Setelah kemenangan curang mereka di Lahore, cucu muda Jayapala Shaiya, Tirlochanpala Shahiya, mengambil oper kekuasaan. Ia hanya anak muda berusia 17 tahun. Ia memindahkan ibukota dari Lahore ke Kangra, sekarang disebut Himachal Pradesh.
Kerajaan Shahiya yang meliputi dari Heart sampai ke Haridwar, kini semakin menciut menjadi hanya 1/5 bagian dan tidak memiliki posisi untuk menghalangi lajunya Muslim di India. Tetapi ia tetap melanjutkan contoh ksatria ayah dan kakeknya dan bersekutu dengan raja2 Kashyapmeru (Kashmir) dan Tibet, untuk mengusir Muslim dari Punjab dan Upaganasthan (Afghanistan). Gubernur Muslim dari Punjab, marah dan seperti memang sudah menjadi ciri khas Muslim, merencanakan akal bulus untuk mengalahkan raja muda itu.
Ia mengirimkan tentara yang berbusana seperti tukang2 bertapa Hindu dari Kabul membawa pesan2 damai bagi Tirlochanpala. Dengan tipu daya ini, mereka diijinkan masuk rumah sederhana Tirlochanpala (karena kekayaan raja2 Shahiya habis dijarah Muslim). Begitu mereka masuk, tukang2 bertapa penyamar itu menyerang sang pangeran, menggorok lehernya dan memutuskan kepalanya yang kemudian mereka selundupkan keluar, dan meninggalkan pesan di dekat tubuh tidak berkepala raja muda itu bahwa Islam akan jaya dan akan mengalahkan siapapun yang ingin menghalangi jalan Allah.
Sisa2 tentara Shahiya, kehilangan pemimpin dan patah semangat. Mereka bermigrasi ke pegunungan Himalaya dan menjadi peternak domba dan kambing. Mereka kemudian dikenal sebagai Gaddi. Gaddi2 ini sampai sekarang masih eksis di Himalaya.
Jadi dengan kematian Tirlochapala, raja terakhir dinasti Hindu yang menguasai Afghanistan dan Punjab hilang sudah. India harus menunggu 800 tahun sebelum Raja Punjab, Maharaja Ranjit Singh menaiki tahta pada abad 18. Selama 800 tahun itulah berlangsung tirani Muslim yang memaksa mayoritas Hindu Afghanistan, Paktoonistan dan Punjab Barat menjadi Muslim.
Penjarahan Somnath oleh Mahmud Ghaznavi
Dengan habisnya dinasti Shahiya, India menjadi tempat jarahan Muslim yang dipimpin Mahmud yang menghancurkan kuil2 Hindu di Somnath, Palitana, Thanesar (Staneshwara), Mathura, Kannauj, Khajuraho setiap tahunnya, sambil tidak lupa mengambil budak bagi pasar2 budak Bagdad dan kota2 Muslim lainnya. Jarahannya terhadap kuil Hindu ternama, Somnath di Prabhash Patan di Gujarat sampai sekarang masih membekas di benak Hindu. Tawanan2 Hindu ini harus berjalan lewat pegunungan Himalaya bagian barat. Banyak yang mati ditengah jalan. Muslim menamakan kawasan Himalaya Barat dengan ‘Hindu Kush’, yang berarti Pembunuhan Orang Hindu (Kush berarti ‘membunuh’ dlm bahasa Persia). Nama ini masih dipakai sampai sekarang dan merupakan peringatan bagi Hindu akan masa tragis ini.
Bhai Dayala Ji dimasak dlm kuali hidup-hidup oleh tentara Muslim (th 1675) http://en.wikipedia.org/wiki/Bhai_Dayala
Kemenangan pertama Hindu tehadap Muslim di Pertempuran Baharaich (Uttar Pradesh), 1033
Putera Mahmud, Masud, melanjutkan pengaruh ayahnya dengan menembus lembah Gangga dan mendirikan markas di Baharaich, dan mengirimkan pesan kepada raja2 Hindu disana untuk menyerah dan memeluk Islam. (!!)
Seperti biasa sebelum memulai perang, raja2 Hindu mengirimkan utusan kepada Masud dan megnatakan bahwa tanah itu milik mereka dan pasukannyalah harus hengkang dari situ dengan damai. Tapi Masud menjawab bahwa tanah itu milik ALLAH dan ia bisa menduduki tempat manapun yg ia mau. Dan adalah tugas sucinya untuk menawarkan Islam kepada siapapun yang belum mengakui Allah.
Tentara Hindu membabas habis tentara Masud. Setelah merasakan kekuasaan Muslim selama 400 tahun sejak 638, pihak Hindu sudah mulai mengerti tipu daya dan cara2 pengkhianatan Muslim. Mereka kini semakin waspada terhadap kelicikan muslim.
Pertempuran Baharaich ini berakhir pada tgl 14 Juni 1033. Seluruh tentara Muslim dengan panglima mereka berbaring tidak bernafas. Tidak satupun tentara Muslim diijinkan hidup. Sampai sekarang di Baharaich terletak kuburan Muslim penjajah itu, ‘Pangeran’ Ghazi Mian Masud. Disitu ia dianggap sebagai martir oleh penduduk Muslim setempat sebagai seorang ‘Ghazi’ (yang berarti seorang Muslim yang mencapai kemartiran dengan membunuh non-Muslim). Dan setiap tahun, sampai sekarang, diadakan upacara Urs untuk memperingatinya.
Yang mereka ingin lupakan adalah keberanian tentara2 Hindu yang mengorbankan nyawa mereka mereka demi kemenangan menentukan pertama melawan invasi Jihad di India. Setelah kemenangan Hindu yang sangat penting ini, India kembali damai selama 1 ½ abad sampai dimulainya invasi Muslim berikutnya dibawah kepemimpinan Mohammed Ghori.
Jangka waktu 150 tahun ini, dari 1033 - 1187, membuat Hindu melupakan sikap curang Muslim. Kerajaan Muslim Ghazni (asal pangeran Ghazi) di Punjab Timur, mengadakan perdamaian dengan tetangga Hindunya dan orang Hindu menyangka bahwa Muslim, seperti penjajah lainnya akan berintegrasi dengan masyarakat Hindu. Kebijakan Ghaznivid untuk mengedarkan coin dalam bahasa Sansekerta dan menggunakan versi Sansekerta nama2 Muslim, seperti Mahamada bagi Mohammed, seolah2 memberi kesan sifat damai Muslim.
Bhai Mani Singh ji dipotong sepenggal demi sepenggal untuk setiap penolakannya menerima Islam (th 1738)
http://www.searchsikhism.com/mani.html
The Spiritual Arab Imperialism, contoh kasus : islam di India
... Saya disini hanya akan menyampaikan contoh bgm India mengalami proses imperialisme Arab :
India dulu merupakan negara terkaya di dunia. Semua berlian2 yg paling indah didunia ini bisa ditelusuri kembali ke India: Koh-i-Nur, Darya-i--Nur, Great Mughal, the Florentine, the Sanci, the Shah, the Regent, the Orloff – semuanya berasal dari India. Ini karena penambangan berlian dan seni memprosesnya dimulai di India.
Kekayaan India itu juga yang menarik orang asing. Karena kekayaan negeri itu, raja Muslim, Shah Jehan dipercaya telah membangun Taj Mahal dgn biaya luar biasa sebesar 230,000,000 dollar uang sekarang ini utk menunjukkan cintanya kpd isterinya (Walaupun ada versi lain yg mengatakan bahwa Taj Mahal dulunya pura Hindu yg dicuri, diobrak abrik dan diganti fungsinya oleh Muslim). Tanpa kekayaan India, raja ini tidak dapat mendudukkan dirinya pada Mahkota Peacock (?) yg berharga 7,000,000 dollar. Iapun tidak mungkin dapat memiliki 2 kamar bawah tanah yg memiliki kapasitas sebesar 150,000 cubic feet, penuh dgn batu2an dan besi mulia.
Muhammad Bin Qasim adalah penyerang Muslim pertama yg menginvasi India pd th 710 A.D. Ia merampas kekayaan senilai 600 million dirham ditambah dgn beberapa ribu budak. Ini merupakan angka yang luar biasa besarnya pada jaman itu. Dan akibatnya, ia memeras kekayaan provinsi Sindh dan menyengsarakan mereka. Tapi yang paling parah adalah bahwa perampasan ini adalah tujuan agama mereka. Sang penjajah memaksa para pendeta brahma (Brahmin) utk mengemis di jalanan karena menyinggung Allah dgn patung2 mereka.
Cerita2 kebiadaban Mahmud Ghazanvi, salah seorang perampok terbesar dalam sejarah yg menyiksa rakyat India selama seribu tahun lewat persekusi sistimatis, perampokan dan balas dendam, akan membuat bulu kudukmu berdiri. Sosok lelaki ini kecanduan perambokan, barbaritas dan brutalitas sama spt orang jaman sekarang kecanduan narkobat. Semua kejahatannya dilakukan atas nama Allah, yg menuntut pemujaNya agar menghancurkan segala patung dan memuja diriNya seorang diri, tanpa pernah menjelaskan mengapa menggunakan patung dianggap salah tetapi memuja berhala yg tidak kelihatan spt Allah dianggap baik. Kalau memang begitu, Allah seharusnya menciptakan orang2 dgn keinginan utk memujaNya saja. Ia tidak melakukannya, tetapi sebaliknya menikmati pembantaian, pencabik2an tubuh dan kesengsaraan bagi mereka yg tidak mempercayaiNya. Tuhan macam itu yg kehilangan tidak memiliki kebijaksanaan secuilpun harus dimusuhi orang2 yg masih memiliki rasa moral.
Mahmud Ghazanvi, si pecandu perampokan itu memiliki hobi menyerang semua kuil Hindu yg kaya di India. Ia sangat tertartik dgn orang Hindu yg memiliki adat menghiasi patung2 mereka dgn emas, berlian dan batu2an berharga lainnya. Sama spt serigala tertarik pada domba atau pemerkosa tertarik gadis cantik.
Ia menyerang dan merampok India tidak kurang dari 17 kali ! Pada thn 1001M ia mengalahkan Jaya Pal, yg diperintahkan utk membayar uang sandera sebanyak 250,000 kepingn emas dan kalungnya seharga 200,000 diners ditambah dgn denda 400,000 yg harus dibayar keluarganya.
Invasinya terhdp of Multan (1005-6A.D.) menambah “tabungan hasil sanderanya” sampai 20,000,000 dirham. Bahkan angka yg lebih besar didapatkannya dgn berbagai cara: contoh, ia mendenda Nawasa Shah 400,000 dirham ketika ia menyatakan telah meninggalkan Islam utk kembali pada agama semula, Hindu. Peneryangan terhdp Bhimnagar di Kangra membawanya uang rampasan sebanyak 70,000,000 dirham, selain berlian, perhiasan, emas dan perak seberat 5 ton. "Kepatuhan" Mahmud pada agamanya sampai menghasilkannya patung2 berlapiskan perhiasan permata milik Bhagawan di Mathura, yang tidak berani melawannya tetapi membiarkan ribuan akyat Hindu yg mencoba melindungi kehormatannya, dibunuh secara masal. Barang rampasan dari Mathura begitu besar sampai tidak ada yg dapat menebak secara pasti. Perkiraan paling rendah adalah 98,300 Misqal emas yg dikenakan kelima patung kuil itu. Memang selera si Bhagavan sangat tinggi ! Ditambah lagi 200 patung yg terbuat dari perak murni dgn berat paling tidak 10 ton. Kota2 disekitarnya kota suci ini masih juga dipaksa membayar 3,000,000 dirham dlm bentuk denda dan sitaan harta benda. Namun perampasan kota Somnath, yg menghasilkannya 20,000,000 keping emas pada akhirnya berhasil memuaskan Allah karena si perampok iblis itu tidak pernah lagi kembali ke India.
Selain Mahmud, masih ada sejumlah perajah Muslim lainnya. Selama 7 abad, mereka memperkosa ekonomi tanah indah, Lakshami, yg penuh dgn emas, berlian, mutiara dll. Kerakusan akan perampokan ini, yg ditingkatkan dgn semangat membunuh JIHAD dianggap sbg bentuk pemujaan yg paling sempurna yg menjanjikan surga !
Para penjajah Muslim terdiri dari berbagai bangsa : Arab, Turki, Persia, Afghan dan Mughal. Setelah mengobrak-abrik India selama 7 abad, mereka masih juga menganggap diri dinasti asing dan menolak mengidentifikasikan diri sbg orang India. Sikap egois ini tercermin dari fakta bahwa selama periode lama ini MEREKA TIDAK MEMBANGUN SATUPUN UNIVERSITAS ATAU RUMAH SAKIT YANG BERGUNA BAGI RAKYAT INDIA. Satu2nya prestasi mereka adalah mendirikan rumah2 pelacur yg dikenal sbg harem, taman2 indah dan gedung2 yang kelewatan mewah seperti Taj Mahal untuk memuaskan dahaga romantis mereka yang penuh dengan nafsu birahi tidak terkontrol, kecurangan dan absennya moralitas.
Karena mereka hidup dan mati sebagai orang asing, mereka melakukan apapun yang dapat menjamin kelangsungan dinasti mereka dan tidak sungkan2 menghancurkan segala yang dapat menguntungkan negara kelahiran mereka (India), tempat mereka menikmati hidup dan akhirnya dikubur. Karena mereka memerintah dgn tangan besi dan paksaan, meminta ijin rakyat adalah konsep yg sangat asing bagi mereka. Agama mereka-- yg menjadikan Muslim anak kesayangan Tuhan dan non-Muslim sbg makanan Setan, oleh karena itu pihak Muslim harus menghina, melecehkan dan memburu si non-muslim---adalah alasan utama permusuhan Muslim terhdp rakyat mereka jajah. Malah, islam mewajibkan agar para raja Muslim memberlakukan India sbg DARUL HARB, wawasan perang/medan tempur, dimana DAMAI DILARANG dan penyiksaan, tirani, kesengsaraan menjadi metode sah.
Tidak pernah terpikirkan oleh mereka utk mendidik rakyat, meningkatkan taraf hidup atau meningkatkan kekuatan tentara negara demi penyelamatan negara. Tidak heran bahwa India justru mundur total pada masa pemerintahan Muslim yg sangat lama itu dan mengundang kebencian dan kedengkian rakyat. Kalau penguasa Muslim memperlakukan India sbg bangsa mereka sendiri, maka rakyat India sekarang akan menganggap mereka pahlawan, terlepas dari agama mereka. Jadi jangan heran kalau utk selama2nya rakyat India akan memfokuskan kutukan abadi mereka kpd Muslim.
Kutipan2 tentang sejarah Islam India
Kejahatan yang paling biadab yg dilakukan para pengikut Mohamad alias jihadis adalah terhdp orang2 Hindu tidak bersenjata dan pencinta damai di India. Seluruh peradaban Hindu yg dinamakan dgn Peradaban Saraswati dipenggali dan dibumi hanguskan sampai tinggal debu. Kedalaman dan luasnya holocaust terhdp Hindu ini begitu mengagetkan sampai tidak memungkinkan otak manusia utk mengerti. Ajaran Kitab Weda India, juga dikenal dgn Bharatvarsha dan meluas dari Afghanistan sampai ke Jepang. Tetapi 1400 tahun yang lalu, Muslim2 yg seperti kesetanan ini menghancurkan Bharatvarsha lewat pengkhianatan dan teknik2 yang tidak setetespun didasarkan kpd kemanusiaan. Ini tindak kejahatan terhdp peradaban terbesar yg pernah dikenal orang.
Bhai Mati Dass digergaji hidup-hidup atas penolakannya masuk Islam
Dari ‘Rape of a Civilization’, oleh Kuldeep Razdan, Sword of Truth, September 4th, 1999
"Perebutan tentara Mohamadan terhdp India mungkin adalah yang paling berdarah dlm sejarah manusia. Ini sebuah kisah mengerikan karena intinya adalah, peradaban adalah hal yang indah, yg setiap saat bisa dihancurkan oleh invader barbaris dari luar ataupun dari yg membengkak jumlahnya dari dalam."
W. Durant, "Story of Civilization"
Di bagian2 lain di Asia dan Eropa, negara2 yg direbut pasukan Muslim, segera memilih masuk Islam ketimbang memilih mati. Tapi di India, karena perlawanan alot agama Hindu yg sudah berusia 4000 itu, penjajahan Muslim bagi Hindu hanyalah sebuah perjuangan murni atnara hidup dan mati. Seluruh kota2 dibakari habis dan penduduk dibantai. Setiap kampanye perang membawa ratusan ribu korban dan jumlah yg sama dideportasi sbg budak. Setiap invader baru membuat bukit atas tengkorak2 orang2 Hindu.
Jadi, perebutan Afghanistan pd th 1000, diikiuti oleh annihilasi seluruh populasi Hindu disana; memang, kawasan itu masih juga disebut HINDU KUSH, atau 'PEMBANTAIAN HINDU'. Sultan2 Bahmani di India pusat, menjadikan patokan agar membunuh 100.000 Hindu dalam setahun. Th 1399, Timur the lame (Timur si Cacad) dikatakan membunuh 100.000 Hindu DALAM SATU HARI, dan ini menurut sejarawan Muslim sendiri. Koenraad Elst mengutip Professor K.S. Lal dlm bukunya, "Growth of Muslim population in India", yg mengatakan bahwa menurut perhitungannya, penduduk Hindu berkurang sebanyak 8O.000.000 antara th 1000 dan 1525. ... Kami tidak pernah dapat mengukur luka fisik luar biasa yg dilakukan invasi Muslim terhdp India. Yg lebih sulit adalah mengukur kehancuran moral dan spiritual terhdp Hindu India.
Dari “Negationism and the Muslim Conquests,” oleh Francois Gautier
TERPECAHNYA BANGLADESH
Terlepas dari jaminan keamanan yg ditawarkan oleh pemimpin2 Muslim kpd 13 juta non-Muslim yg Hindus, Buddhis dan Kristen yg sejak turun temurun tinggal di Pakistan, begitu bagian dunia itu di-Islamkan, mulailah kesengsaraan mereka detik itu juga. Pertama, non-muslim (khususnya Hindu) dituding sbg penyebab segala hal yg tidak beres di Pakistan. Mulai slogan2 spt : "Islam terancam bahaya karena Hindu2 kafir." Persenjataanpun dibagikan kpd massa Muslim dan tanah Hindu direbut secara paksa. Wanita Hindu secara ramai2 diculik, diperkosa dan di'nikahi' Muslim shg poligami merebak dimana2.
Islam menjadi akronim bagi Intoleransi, Pembantaian, Penjarahan, Pembakaran rumah/pura dan pelecehan wanita Kafir.
1950, sekitar 1/2 juta Hindu dibantai di Pakistan dgn tingkat kebrutalan yg tidak dapat dibayangkan. Sekitar 4.5 juta kafir mengibrit ke India namun pemerintah India mengunci perbatasan karena takut pengugnsi hanya akan mengakibatkan kekerasan antar penduduk Hindu dgn Muslim. 8 juta Hindu ditinggal dlm ketakutan di Pakistan.
Antara 1951 - 1970, 4 juta pengungsi menyelundup lewat perbatasan ke India dari agama damai dan hukum2nya. Tanah dan harta benda
mereka direbut oleh pemerintah Pakistan yg tadinya berjanji utk menyimpannya dlm tabungan escrow nasional dan dibagikan kembali saat urusan dgn India beres. Sementara itu, non-muslim yg mencari keselamatan dari kedamaian yg ditawarkan Islam dibiarkan tanpa uang sepeserpun dan lontang lantung menjadi gelandangan di jalan2 Bengali di India.
Bahkan antara sesama Muslim di BangladeshPUN tidak ada ketentraman. Thn 1971, pecah perang saudara dan terciptalah Bangladesh, negara Muslim yg memisahkan diri dari negara Muslim Pakistan Rolling Eyes ! Dlm prosesnya, tiga juta orang dibantai Muslim Pakistan yg dipanas2i utk membunuh Hindu kafir dan Muslim Bangladesh yg "1/2 kafir".
SPt dikatkaan MajGen Pakistan, Sawkat Reza: "Kami telah merampungkan pekerjaan mulia atas nama agama kami ....". 200.000 wanita minoritas DIPERKOSA dan kebanyakan dari mereka dibunuh secara brutal oleh bayonet2 yg menunjukkan sadisme sexual. Banyak wanita diborong dgn kapal laut ke Saudi dan dijual sbg budak, praktek yg sampai titik ini (2007) masih berlaku. Uang hasil penjualan wanita ini masuk ke kas negara Pakistan.
Strategy Islam, spt biasanya, adalah mengurangi jumlah kafir sampai NOL. Bangladesh mencapai ini di daerah Mymensingh Utara, dimana pd thn 1947 berpenduduk 90% Kristen. Karena penindasan brutal pd thn 1964 dan 1971, semua Kristen Garo lari ke India. Distrik Chittagong thn 1947, tadinya 98% Buddhis. Karena tidak mendapatkan suaka di India, kebanyakan dari mereka lari ke Arakan di Burma.
ke-11 juta dhimmi yg tertinggal hidup sbg warga kelas dua di Bangladesh. Semua lowongan kerja pemerintah tidak diberikan kpd orang2 'najis' ini dan mereka juga tidak diijinkan menikmati universitas (persis spt di MALAYSIA sekarang ini!!). Komite Syariat Munir menegaskan: .... . Mereka tidak akan menjadi warga penuh; mereka tidak memiliki suara dlm pembuatan UU, tidak diberikan hak utk menduduki jabatan pemerintah."
Taslima Nasrin, seorang murtad, menulis buku ttg kekejaman terhdp
non-muslim dlm bukunya "Lajja" (MALU!) dan langsung serta merta disensor oleh Bangladesh dan kelompok "mullah" memasang harga
50,000 taka atas nyawanya, th 1993. India, karena takut kerusuhan Muslim, juga melarang bukunya.
Kekejaman terhdp non-muslim masih berlanjut di bagian barat
Pakistan, dan cerita2 naas masih berlanjut sampai detik ini. Bedanya adalah bahwa apa yg dialami Hindu di India kini dialami non-muslim DILUAR India. Bedanya adalah bahwa muslim disana BELUM memegang kekuasaan. Hati2lah !
http://www.fomi.nu/phpBB2/viewtopic.php?p=19339#19339
PEMBANTAIAN TERBESAR DALAM SEJARAH MANUSIA!!
Menurut Prof. K.S. Lal, penulis Pertumbuhan Masyarakat Musli di India, jumlah umat Hindu berkurang sebesar 80 juta jiwa dari sejak 1000 M (tahun di saat Mahmud Ghazni menyerang India) sampai 1525 M, sebelum Perang Panipat.
http://hinduwebsite.com/history/holocaust.htm
Diperkirakan selama 8 abad kekuasaan Islam telah terjadi pembantaian 80 juta umat Hindu. Inilah akar dari pertikaian tak berkesudahan Hindu lawan Muslim di Asia Selatan.
http://www.shopumust.com/hindus.html
Sejarawan Barat bernama Francois Gautier menulis komentar:
“Pembantaian yang dilakukan Muslim di India tidak tertandingkan dalam sejarah, lebih besar daripada Holokaus yang dilakukan Nazi terhadap orang Yahudi.”
http://www.rediff.com/news/1999/feb/12rajee1.htm
Sejarawan Amerika Will Durant menyarikan sebagai berikut:
“Penaklukkan India oleh Islam mungkin merupakan peristiwa yang paling berdarah dalam sejarah manusia. Kisah yang tragis karena ini merupakan bukti bahwa kebudayaan yang beradab, dengan tatanan hukum dan kemerdekaan, kebudayaan dan perdamaian, dapat dengan sekejap dilenyapkan oleh serangan barbar dari luar dan yang selanjutnya beranak pinak di tempat itu.”
http://www.swordoftruth.com/swordoftruth/bookstore/bookrev/niictroi.html
Hindu Kush berarti Pembantaian Hindu
http://www.hvk.org/articles/0401/64.html
Sultan Mahmud bin Gaznavi
Di Thaneshwar
"Darah kaum kafir mengalir begitu derasnya di Thanesar sehingga warna sungai jadi merah dan orang2 tidak bisa minum air sungai itu. Sang Sultan pergi sambil membawa barang2 jarahan yang tak terhingga banyaknya. Syukur bagi Awloh karena anugrah yang diberikannya kepada Islam dan para Muslim."
Di Somnath
”Para Muslim tidak peduli dengan barang2 jarahan sampai mereka memuaskan diri mereka dengan pembantaian terhadap para kafir dan pemuja matahari dan api … Jumlah kafir yang dibunuh lebih dari 50.000.”
Di Mathura
"Para kafir ... berlarian meninggalkan benteng dan mencoba menyeberangi sungai yang deras arusnya … tapi banyak dari mereka yang dibunuh, ditawan atau tenggelam … Hampir 50.000 orang dibunuh.”
Sultan Mahmud bin Qasim
Sindh:
"... dia menghancurkan kuil dan menyunat setiap kafir dengan paksa. Kemudian dia memerintahkan semua kafir dari usia 17 tahun ke atas dibunuh; kaum wanita dan anak2 laki dan perempuan ditawan.”
Mahmud bin Ghori dan Qutbuddin Aibak
(dari Hasan Nizami's Taj-ul-Maasir)
Kol (Modern Aligarh)
"mereka yang pandai dan bijaksana lalu memeluk Islam, tapi mereka yang bersikeras mempertahankan agama nenek moyang mereka dibunuh dengan pedang.”
Kol (Modern Aligarh)
20.000 tawanan dibawa pergi dan dijadikan budak. Tiga buah menara disusun dengan kepala2 mereka dan mayat2 mereka jadi makanan binatang buas.
Di Kalinjar 50.000 tawanan dijadikan budak.
Di Varanasi or Kasi (Benaras) :Kamil-ut-Tawarikh bin Ibn Asir mencatat:
"Pembantaian para Hindu (di Varanasi) luar biasa banyaknya; tiada seorang pun yang diampuni kecuali kaum wanita dan anak2 (yang kemudian diperbudak) dan pembunuhan para pria dilakukan sampai tanah basah semua dengan darah.”
Sultan Firuz Shah Tughlaq
Delhi : (setelah para Hindu membayar pajak toleransi (zar-i zimmiya) dan pajak keamanan (Jizya), mereka dengan bodohnya membangun kuil2 Hindu lagi. Sehingga … )
"... Di bawah tuntunan ilahi, aku (Sultan) menghancurkan kuil2 Hindu ini dan kubunuh para pemimpin kafir dan yang lain kuhukum berat.”
Delhi: - ini lho detail hukumannya -(dari Tarikh-i-Firuz Shahi)
”Sebuah laporan disampaikan kepada sang Sultan bahwa di Delhi terdapat seorang Brahmana tua yang bersikeras melakukan ibadah2 menyembah para dewa di rumahnya dan orang2 Muslim dan Hindu biasa datang ke rumahnya untuk menyembah dewa2 tsb. Brahmana itu membangun altar kayu yang digambari lukisan2 setan dan benda2 lainnya di bagian luar dan dalamnya. Perintah dikeluarkan untuk membawa Brahmana itu menghadap sang Sultan. Agama yang benar (Islam) dinyatakan padanya dan dia diminta memeluk Islam, tapi dia tidak mau. Tumpukan kayu bakar disusun dan dengan tangan dan kaki terikat sang Brahmana dilemparkan ke dalam tumpukan kayu. Lalu altar kayunya ditindihkan ke atas badannya. Tumpukan kayu dibakar di dua tempat yakni di dekat kepala dan kakinya. Api pertama membakar kakinya dan dia menjerit kesakitan. Lalu api memakan tubuhnya. Sultan menyaksikan ketegasannya dalam menegakkan hukum dan moralitas.
Gohana (Haryana):
"Beberapa Hindu mendirikan kuil baru di desa Kohana dan orang2 Hindu biasa berkumpul di sana untuk melakukan upacara2 ibadah. Orang2 ini ditangkap dan dibawa ke hadapanku. Aku perintahkan para pemimpin orang2 ini dibunuh di muka umum di depan pintu gerbang istana karena kekejian yang dilakukannya (melakukan ibadah Hindu).”
Jajnagar: (Gerakan militer oleh Sultan dengan tujuan sebagai berikut)
(sumber : Ainn-ul-Mulk)
membunuhi para kafir, menghancurkan kuil2 mereka berburu gajah melihat-lihat negara mereka yang indah
Orissa: 'Sirat-i-Firoz Shahi' mencatat gerakan militernya dengan kalimat ini:
“hampir 100.000 pria Jajnagar ditawan beserta para wanita, anak2, keluarga mereka. Tentara2 Islam menjadikan pulau ini baskom penuh darah dengan membantai semua pria kafir. Para wanita dengan bayi2 mereka dan wanita2 hamil diikat dan dirantai dan dijadikan budak untuk melayani di rumah setiap tentara Muslim.”
Sultans Dinasti Mamulk
Rohilkhand: Badauni menulis di bukunya 'Muntakhab-ut-Tawarikh'
"Dalam dua hari setelah meninggalkan Delhi, dia tiba di tengah2 daerah Katihar dan membunuh semua lelaki, bahkan yang berusia 8 tahun sekalipun, dan mengikat para wanita.”
Sultan Ala-ul-Din Khilji
Kambayat: Abdulla Wassaf menulis dalam bukunya Tazjiyat-ul-Amsar wa Tajriyat bahwa dia membunuh semua pria Hindu dewasa untuk memuliakan Islam, membanjiri sungai dengan darah, membawa para wanita beserta emas, perak dan perhiasan mereka ke istananya sendiri dan mengambil 20.000 gadis untuk dijadikan budak pribadinya.
Chitoor:
Lebih dari 20.000 wanita Hindu termasuk Rani Padmini bunuh diri agar tidak dijadikan budak seks oleh penguasa2 Muslim. Imam2 Muslim Qazi memberi nasihat pada Sultan Khilji bagaimana memperlakukan tawanan2 non-Muslim. Inilah nasihatnya:
Penyerangannya atas Hindustan: (dalam catatan Tuzk-i-Timuri tertulis)
”Dalam waktu singkat semua orang di dalam benteng dibunuh dan dalam satu jam saja 10.000 kepala2 kafir dipenggal. Pedang Islam bersimbah darah kafir dan semua harta benda dan gandum yang bertahun-tahun disimpan dalam benteng menjadi barang jarahan tentara2ku. Mereka membakari rumah2 sampai jadi abu, dan mereka menghancurkan bangunan2 dan benteng sampai rata dengan tanah… Semua kafir Hindu dibantai, para wanita dan anak2 mereka dijadikan tawanan dan harta benda mereka menjadi jarahan perang para pemenang (Muslim) … Aku umumkan di seluruh tempat bahwa setiap orang yang punya tawanan kafir agar membunuh semua kafir itu, dan siapapun yang ragu2 untuk melakukan itu, dia sendiri harus dibunuh dan harta bendanya diberikan kepada orang yang melaporkannya. Ketika perintah ini terdengar oleh tentara Islam, mereka pun menghunuskan pedang2nya dan membunuhi para tawanan tsb. Seratus ribu kafir, penyembah berhala dibunuh hari itu. Maulana Nasiruddin Umar, seorang terpelajar dan bijaksana yang tadinya tidak pernah membunuh bahkan seekor burungpun, sekarang, atas perintahku, membunuh lima belas kafir Hindu yang menjadi tawanannya.
Nasib wanita2 Hindu yang ditangkap hidup2 oleh tentara Muslim ternyata jauh lebih buruk daripada mati. Bahkan sewaktu ayah2, suami2 dan anak2 mereka dibunuhi, mereka harus menari dan menyanyi di hadapan para Muslim dan lalu dibagi-bagikan sebagai budak kepada para raja, jendral, tentara Muslim.
Ini yang tercatat dalam kejadian biadab itu:
”Pertama-tama semua anak gadis dari raja2 Hindu yang tertangkap di tahun itu datang menghadap dan menari dan menyanyi. Kemudian mereka diserahkan kepada para Amir dan orang2 luar negeri yang penting. Setelah para gadis2 Hindu ini menari dan menyanyi … sang Sultan memberikan mereka kepada saudara2 prianya dan putra2 pembesar. Di hari ketiga sang Sultan juga membagi-bagikan para gadis ini kepada para jendral dan sanak saudaranya.”
[Sumber: Ibn Battuta (A.A.Rizvi in Tughlaq Kalin Bharath)]
Jadi para wanita Hindu lebih memilih mati daripada dihina seperti itu. Kebanyakan para tentara Muslim hanya menemukan sisa2 abu dari para wanita ketika masuk kota2 Hindu. Contohnya, ketika Allaud-din Khilji menyerang Rajput dari belakang (sebelumnya Rajout telah mengampuni nyawa Khilji), dan membantai orang2 Hindu dan masuk kota Chitoor, Rani Padmini (ratu Hindu) dan lebih dari 20.000 gadis2 membakar diri. Sampai hari ini masyarakat Hindu masih mengingat ratunya dengan penuh rasa bangga.
More Here : www.geocities.com/hindoo_humanist/medieval.html#Gaznavi
Politically Incorrect Guide to.. RIBUAN KATA
Sebuah gambar bermakna sama dengan ribuan kata.
Beberapa gambar2 dari Bangladesh: Semua korban adalah Bangladesh Hindu.
Foto2 diambil dari: http://hrcbm.150m.com/article/ranjan_article.html
Harga yang harus dibayar Rektor Perguruan Tinggi karena berani mengutarakan pendapat dan sebagai minoritas Hindu di Bangladesh.
Pria Hindu ini dibunuh ketika sedang tidur bersama istri dan putranya.
Buddhisme, Jainisme and Sikhisme berasal dari Hinduisme. Pemimpin2 agama2 ini disalib atau diasingkan. Sejarah kuno India menunjukkan bahwa terdapat banyak agama di waktu yang sama di anak benua itu. Toleransi agama telah menjadi norma di India sejak ribuan tahun.
Para penyerang Muslim Musalman menghancurkan Universita Buddha di Nalanda, Vikramshila, Jagaddala, Odantapuri dan tempat2 lainnya. Para tentara Muslim menghancurkan monastri2 Buddha sampai rata dengan tanah. Ribuan biksu melarikan diri ke Nepal, Tibet dan tempat2 lain di luar India. Banyak sekali yang dibunuh di bawah komando2 tentara Muslim.
Bhai Subeg Singh ji and Bhai Shadbaz Singh ji disiksa dengan "Roda Bergigi" atas penolakannya masuk Islam (th 1746). Keduanya meninggal sebagai martir Hindu.
Sejumlah besar barang jarahan dirampas, dan pembantaian terhadap “para Brahmana botak”, ini adalah julukan yang diberikan Muslim bagi biksu2 Buddha, sedemikian menyeluruhnya sehingga ketika pihak tentara Muslim mencari orang yang mampu baca buku2 di monastri2 itu, tidak ada seorang pun manusia yang mampu membacanya. Sekarang kita mendengar berita: “Telah ditemukan kenyataan bahwa seluruh benteng dan kota merupakan sebuah perguruan tinggi, dan dalam bahasa Hindi disebut Bihar.” Demikianlah besarnya pembantaian yang dilakukan para penyerang Muslim terhadap biksu2 Buddha. Agama Buddha dicabut sampai ke akar2nya. Dengan dibunuhnya para biksu2 Buddha ini, Islam pun membunuh Buddhisme. Ini adalah malapetakan besar bagi agama Buddha di India. Tapi saat ini orang mengira bahwa punahnya agama Buddha adalah karena pembantaian orang2 Buddha oleh orang2 Hindu, dan juga penghancuran kuil2 Buddha dikira dilakukan oleh orang2 Hindu.
Tidak dapat diragukan lagi bahwa punahnya Buddhisme di Indian semata-mata karena penyerangan yang dilakukan Muslim Musalman. Islam muncul sebagai musuh ‘BUT’ (bahasa Arab) yang artinya adalah BERHALA. Dalam pikiran Muslim agama berhala ini adalah agama Buddha. Bagi Muslim semua agama berhala adalah sama dan harus dihancurkan. Karena itu pulalah Muslim menghancurkan Buddhisme tidak hanya di India saja, tapi ke manapun mereka pergi. Sebelum Islam datang, agama Buddha tersebar di Baktria, Parthia, Afghanistan, Gandhar, Turkestan China, sebagaimanan agama Buddha tersebar ke seluruh Asia.
Takshasila: Universitas Pertama Terbesar Di Dunia
Universitas pertama di dunia dibangun di Taksashila di tahun 700 SM. Lebih dari 10.500 mahasiswa dari seluruh penjuru dunia mempelajari lebih dari 60 mata kuliah. Taksashila terletak di tepi sungai Vitasa di bagian Barat Daya anak benua India. Mata kuliah yang diajarkan adalah sains, matematika, kedokteran, politik, ilmu perang, astrologi, astronomi, musik, agama, dan filosofi. Pembatasan usia termuda adalah 16 tahun ke atas dan mahasiswa2 dari Babylonia, Yunani, Syria, Arabia dan China datang untuk belajar di univesitas itu.
Panini yang adalah ahli bahasa Sansekerta yang besar, Charaka yang adalah penulis berbagai laporan pengobatan, dan Chanakya yang adalah penulis Artha Shastra – inilah nama2 besar yang berhubungan dengan Taksashila. Para pemikir dari daerah2 yang jauh datang ke tempat itu untuk belajar tentang Weda dan segala cabang pengetahuan sekuler.
Takshasila atau yang disebut orang2 Yunani sebagi Taxila sejak 2.000 tahun yang lalu, adalah salah satu kebesaran budaya India. Kemegahanny tertulis di tulisan2 epik seperti Ramayana, Mahabharata dan Purana lainnya … Taxila dihancurkan oleh bangsa Hun di tahun 499 M.
Universitas Nalanda
Universitas Nalanda dibangun di abad ke 4 SM dan merupakan satu dari prestasi2 terbesar India kuno di bidang pendidikan. Buddha mengunjungi Nalanda beberapa kali di waktu hidupnya. Ilmuwan dan pengelana China Hiuen Tsang tinggal di tempat itu di abad ke 7, dan telah menulis kemegahan dan kemurnian kehidupan monastry di situ. Sekitar 2.000 dosen dan 10.000 mahasiswa dari seluruh dunia Buddha hidup dan belajar bersama di kota universitas internasional ini. Raja2 Gupta mendukung para monastry itu, membangun bangunan dengan gaya arsitektur Kushan kuno, dengan jajaran ruang2 sel di sepanjang halaman gedung yang dikelilingi tembok. Ashoka dan Harshavardhana merupakan beberapa dari pendukung2 terkemuka universitas ini yang juga membangun kuil2 dan monastry2 di sana. Penggalian baru2 ini menunjukkan struktur bangunan yang sangat kompleks di sana. Hiuen Tsang telah meninggalkan karya megah dalam bentuk arsitektur dan suasana universitas yang unik di masa lampau ini.
Nalanda, Vikramshila, Odantapura, dan Jagddala adalah universitas2 yang dihancurkan oleh Mohammed Bakhtiar Khilji sekitar 1200 M.
Universitas2 ini dihancurkan, dijarah, dan dirampok oleh penyerbu2 Islam.
Muhammad ternyata TIDAK BUTA HURUF
Kaum muslim mempercayai bahwa Quran 100% adalah perkataan Allah, tanpa terkontaminasi oleh perkataan manusia. Dengan mengklaim Muhammad sebagai nabi buta huruf, maka dengan sendirinya tidaklah mungkin seorang Muhammad mengarang, atau mendapatkan pengetahuan ilahi selain dari Allah sendiri. Muhammad tidak mungkin membaca dari kitab2 terdahulu seperti Talmud, Taurat, Injil serta Kitab2 yang lain, dan menceritakannya kembali dalam Quran. Akan tetapi bagaimana jika ternyata Muhammad tidak Buta Huruf!? Dalam Hadits dikatakan bahwa Waraqah menerjemahkan Bible, apa tujuan dan siapa pengguna Bible hasil terjemahan Waraqah??? Apakah benar Muhammad Buta Huruf dan tidak pernah membacanya???
Sahih BUKHARI NO 6467(Lidwa)
http://id.lidwa.com/app/?k=bukhari&n=6467
(…) wahyu pertama-tama yang diturunkan kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam adalah berupa mimpi yang baik ketika tidur, beliau tidak bermimpi selain datang seperti fajar subuh, dan beliau selalu pergi ke Goa Hira bertahannus di sana, yaitu beribadah beberapa malam, dan beliau untuk hal tersebut berbekal, (…)" kemudian beliau pulang dengan menggigil hingga menemui Khadijah dan berkata; "Selimutilah aku, selimutilah aku!" maka keluarganya pun menyelimuti beliau, sampai rasa ketakutan beliau menghilang, kemudian beliau berkata: "ya Khadijah, apa yang terjadi pada diriku?" beliau menceritakan peristiwa tersebut kepadanya dan berkata; "Aku mengkhawatirkan diriku" (…)Maka Khadijah pergi bersama beliau menemui Waraqah bin naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushshay, anak paman Khadijah, atau saudara ayahnya, ia adalah semasa jahiliyah beragama nashrani dan suka MENULIS KITAB SUCI ARABI, IA MENULIS INJIL ARABI DENGAN KEHENDAK ALLAH (…) kemudian tak berselang lama Waraqah meninggal dan wahyu berhenti beberapa lama hingga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedih. Berita yang sampai kepada kami, kesedihan yang beliau alami sedemikian rupa, hingga beliau beberapa kali ingin bunuh diri dengan cara menerjukan diri dari puncak gunung, setiap kali beliau naik puncak gunung untuk menerjunkan dirinya, Jibril menampakkan diri dan mengatakan; 'hai Muhammad, sesungguhnya engkau betul-betul Rasulullah! ' nasehat ini menjadikan hatinya lega dan jiwannya tenang dan pulang. Namun jika sekian lama wahyu tidak turun, jiwanya kembali terguncang (…)
Diumur 25 tahun, Abu Thalib mencarikan pekerjaan untuk Muhammad sebagai agen perdagangan di sebuah perusahaan milik wanita pedagang kaya yang juga masih saudara jauh, bernama Khadijah. Wanita tersebut telah dua kali menikah. Suami terakhirnya, seorang pedagang kaya raya, yang baru2 ini meninggal dan janda tersebut perlu menyewa tenaga untuk mengurus usaha dagangnya yang besar.
Dimasa mudanya Muhammad bekerja pada Khadijah, sebagai agen perdagangan. Seorang agen perdagangan haruslah memiliki cukup pengetahuan tentang dagang dan pembukuan. Pengetahuan macam ini tidak dimungkinkan bagi orang yg tidak mampu membaca dan menulis.
Muhammad mendapatkan kemampuan ilmu2 alam termasuk kemampuan membacanya dari Abu Talib. Ibn Sa’d mengomentari hubungan dekat paman dengan keponakannya. ‘Ia mencintainya lebih dari pada anak2nya sendiri. Ketika Muhammad keluar rumah, pamannya akan menemaninya. Abu Talib memberikan cinta besar kepadanya dan menyisakan bagi Muhammad makanan yang paling baik.’
Ini jelas berarti bahwa sang paman memberikan pendidikan kepada keponakannya yang yatim piatu itu sama dengan apa yang didapatkan puteranya sendiri, Ali. Sepupu Muhammad ini, menulis karyanya berjudul Nahj al Balaghah (The Path of Eloquence). Jadi tidak mungkin Abu Talib mengecualikan keponakannya dari apa yang didapatkan anaknya sendiri.
# Timeline singkat kehidupan Muhammad
- 0-12 sejak kecil di telantarkan emaknya, kemudian di rawat kakek(Abdul Muthalib) dan pamannya(Abu Thalib)
- 12-15 ikut Abu Thalib berdagang ke Syria
- 15-19 masa perang
- 19-24 Gembala Kambing
- 25 Kawin dengan Janda Kaya Khadijah seorang pedagang
- 40-63 menabikan diri dengan wahyu Via Mimpi, Tapa Goa Hira, Kejang keringat dingin dll. Dalam karirnya dia membunuh banyak orang, menindas dan memaksa orang ikut agamanya yang sampai sekarang hal itu di teladani umat.
A. Ayat Quran yang menyebutkan bahwa Muhammad Buta Huruf
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka. (QS 7:157)
“….maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul Nya, Nabi yang umi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk". (QS 7:158)
Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka,….(QS 62:2)
B. Ayat Quran yang menyatakan Muhammad tidak buta huruf
QS 98 : 2 : (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Qur'an),# Jadi Muhammad SAW membacakan lembaran-lembaran. BUKAN MENGHAFALKAN. Terus dimana LEMBARAN-LEMBARAN INI??? Mushaf Quran tertua umur berapa?
QS 13 : 30 : "Demikianlah Kami mengutus kamu (Muhammad) kepada satu umat yang sebelumnya beberapa umat telah berlalu untuk membacakan mereka apa yang Kami mewahyukan kamu ...."
QS 17 : 106 : "Dan sebuah al-Qur'an yang Kami membahagi-bahagikan, untuk kamu (Muhammad) membacakannya kepada manusia berjarak-jarak, dan Kami menurunkannya dengan satu penurunan."
QS 96:4
Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. (versi DEPAG RI)
He Who taught (the use of) the pen (versi YUSUF ALI)
Yang mengajar (manusia) dengan penggunaan pena. (versi FMI)
Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis. (versi DEPAG RI)
Nun, by the Pen and the (Record) which (men) write. (versi YUSUF ALI)
Nun, demi pena dan apa yang mereka tulis. . (versi FMI)
Dasar kepercayaan buta huruf Muhammad juga berasal dari hadis dimana Aisha, isteri tersayang Muhamamd mengatakan:
"… Malaikat datang padanya dan memintanya untuk membaca. Nabi menjawab "Saya tidak tahu bagaimana membaca”. Nabi menambahkan, "Malaikat memegang saya dan menekan saya begitu keras sampai saya tidak tahan lagi. Ia kemudian membebaskan saya dan sekali lagi meminta saya untuk membaca Ikrar dan saya jawab, "Saya tidak tahu bagaimana membaca ………" (Sahih Bukhari 1:3)
"Maa anaa biqoori-in" pada hadits diatas tidak bermakna absolut "Aku tak dapat membaca(buta huruf)" tetapi juga dapat bermakna "Apa yang harus saya baca?(tulisan yang tak bisa dibaca)".
___________
C. Hadith yang menyatkan Muhammad tidak buta huruf
Sahih Muslim, Book 019, Number 4401(Lidwa No 3335),
http://id.lidwa.com/app/?k=muslim&n=3335
(…) "Ali bin Abu Thalib pernah menuliskan perjanjian damai antara Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan orang-orang Musyrik (Makkah) ketika perjanjian Hudaibiyyah. Ali menuliskan, "Ini adalah perjanjian yang ditulis oleh Muhammad Rasulullah." Lantas mereka berkata, "Jikalau kami tahu bahwa kamu adalah Rasulullah, tentu kami tidak akan memerangimu." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Ali: "Hapus kata-kata itu (tulisan 'Rasulullah')." Ali menjawab, "Aku tidak mau menghapusnya." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang menghapusnya dengan tangannya sendiri." (…)
# Nah ! Jika Muhamad tidak dapat membaca bagaimana ia tahu kata2 mana yang harus dihapuskan !?
__________
Sunan Abu-Dawud Book 19, Number 3021
"Diriwayahkan Amir ibn Shahr: …….Rasulullah (saw) MENULIS dokumen bagi Dhu Marran……"
Sunan Abu-Dawud Book 19, Number 2993
Yazid ibn Abdullah, yan, meriwayahkan, "Kami berada di Mirbad. Datanglah seorang dengan rambut terurai dan memegang selembar kulit merah ditangannya. … ………………Kami kemudian bertanya: Siapa menuliskan dokumen ini untuk mu ? Ia menjawab: Rasulullah (saw)."
Sahih Bukhari, V 001, B 003, N 065.
Narated By Anas bin Malik : Once the Prophet wrote a letter or had an idea of writing a letter. The Prophet was told that they (rulers) would not read letters unless they were sealed. So the Prophet got a silver ring made with "Muhammad Allah's Apostle" engraved on it. As if I were just observing its white glitter in the hand of the Prophet.
Sahih Bukhari, V 004, B 52, N 191:
Narrated Abdullah bin Abbas: Allah's Apostle wrote to Caesar and invited him to Islam and sent him his letter with Dihya Al-Kalbi whom Allah's Apostle ordered to hand it over to the Governor of Busra who would forward it to Caesar
ABU DAWUD, Book 41, Number 5117:
Narrated Abdullah ibn Abbas: The Prophet (peace_be_upon_him) wrote a letter to Heraclius: "From Muhammad, the Apostle of Allah, to Hiraql (Heraclius), Chief of the Byzantines.
Sunan At Tirmidzi Chapter 011, Hadith Number 004 (085).
Anas radiallahu anhu relates: "When Rasulullah sallallahu alayhe wasallam intended to write letters to the kings of 'Ajam (non arabs), inviting them to Islam, the people said that they did not accept letters without a seal (stamp) on them. Rasulullah sallallahu alayhe wasallam therefore had a ring made, the whiteness of which is still before my eyes."
Sunan At Tirmidzi Chapter 011, Hadith Number 006 (087).
Anas Radiyallahu relates that: Rasulullah sallallahu alayhi wasallam made an intention to write letters to Kisra, Qaysur (Ceasar) and Najashi, inviting them to accept Islaam. The people said: '(O Rasulullah) those people do not accept letters without a stamp on it'. For this reason Rasulullah Sallallahu Alayhi Wasallam had a stamp made. The ring (loop) of which was silver, and had 'Muhammad Rasulullah' engraved on it".
Sahih Muslim Book 019, Hadith Number 4382
It has been narrated on the authority of Anas that the Prophet of Allah (may peace be upon him) wrote to Chosroes (King of Persia), Caesar (Emperor of Rome), Negus (King of Abyssinia) and every (other) despot inviting them to Allah, the Exalted. And this Negus was not the one for whom the Messenger of Allah (may peace be upon him) had said the funeral prayers.
Sahih Muslim Book 019, Hadith Number 4380.
Chapter : The Holy Prophet's (may peace be upon him) letter to Hiraql (Caesar) inviting him to Islam.
..................The letter ran as follows: "In the name of Allah, Most Gracious and Most Merciful. From Muhammad, the Messenger of Allah, to Hiraql, the Emperor of the Romans. Peace be upon him who follows the guidance. After this, I extend to you the invitation to accept Islam. Embrace Islam and you will be safe. Accept Islam, God will give you double the reward. And if you turn away, upon you will be the sin of your subjects. "O People of the Book, come to the word that is common between us that we should worship none other than Allah, should not ascribe any partner to Him and some of us should not take their fellows as Lords other than Allah. If they turn away, you should say that we testify to our being Muslims [iii. 64].".......................
BUKHARI, Volume 1, Book 3, Number 114:
Narrated 'Ubaidullah bin 'Abdullah: Ibn 'Abbas said, "When the ailment of the Prophet became worse, he said, 'Bring for me (writing) paper and I will write for you a statement after which you will not go astray.' But 'Umar said, 'The Prophet is seriously ill, and we have got Allah's Book with us and that is sufficient for us. (…). (Note: It is apparent from this Hadith that Ibn 'Abbes had witnessed the event and came out saying this statement. The truth is not so, for Ibn 'Abbas used to say this statement on narrating the Hadith and he had not witnessed the event personally. See Fath Al-Bari Vol. 1, p.220 footnote.) (See Hadith No. 228, Vol. 4).
BUKHARI, Volume 4, Book 52, Number 189:
Narrated Anas: When the Prophet intended to write a letter to the ruler of the Byzantines, he was told that those people did not read any letter unless it was stamped with a seal. So, the Prophet got a silver ring-- as if I were just looking at its white glitter on his hand ---- and stamped on it the expression "Muhammad, Apostle of Allah".
BUKHARI, Volume 4, Book 53, Number 393:
Narrated Said bin Jubair: that he heard Ibn 'Abbas saying, "Thursday! And you know not what Thursday is? After that Ibn 'Abbas wept till the stones on the ground were soaked with his tears. On that I asked Ibn 'Abbas, "What is (about) Thursday?" He said, "When the condition (i.e. health) of Allah's Apostle deteriorated, he said, 'Bring me a bone of scapula, so that I may write something for you after which you will never go astray. (…)
BUKHARI, Volume 5, Book 59, Number 716:
Narrated Ibn Abbas: Thursday! And how great that Thursday was! The ailment of Allah's Apostle became worse (on Thursday) and he said, fetch me something so that I may write to you something after which you will never go astray." (…) (Said bin Jubair, the sub-narrator said that Ibn Abbas kept quiet as rewards the third order, or he said, "I forgot it.") (See Hadith No. 116 Vol. 1)
KESIMPULAN:
Semua daftar dari hadith yg dituliskan menunjukkan lebih dari 5 perawi dan ter record dalam beberapa kitab Hadit (shahih bukhari, muslim, Abu dawud, Tirmidzi dll) menegaskan Nabi Islam sudah pandai menulis. Jadi Muhammad buta huruf sehingga tidak bisa menyontek adalah sebuah Mitos Bohong, karena Muhammad sesungguhnya sudah pandai baca-tulis dalam didikan Abu Thalib dan Khadijah.
Related Note:
[NUBUAT YESAYA 29:9-16] Nabi yang Tidak Bisa Membaca
Related Picture:
[Suicidal Tendency] Muhammad Galau, pengen bunuh diri karena Waraqah Mati
Langganan:
Postingan (Atom)
