Kamis, 13 Desember 2012

SEJARAH PERANG SALIB

SEJARAH PERANG SALIB

Minggu, 11 Juli 2010
Perang Salib itu sejarahnya cukup panjang luas dan rumit. However, karena topik ini tampaknya tidak banyak diketahui oleh masyarakat Indo ataupun Kristen (dan muslim) pada umumnya, aku (Deusvult) akan terjemahkan artikel dari James Akin tentang Perang Salib yang bisa ditemukan di sini.


Seperti yang telah diketahui, Perang Salib terderi dari 8 ekspedisi ke Timur yang terjadi selama dua abad, dari 1095 sampai 1270. Sejak itu, istilah "crusade," yang arti sebenarnya adalah Perang Salib, di pakai untuk berbagai macam situasi seperti perang-perang lain (terutama yang berkaitan dengan agama) ataupun hal hal lain yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan agama.. Disini kita akan memfokuskan diri atas 8 Perang Salib dalam tradisi.

Latar Belakang
Untuk mengerti Perang Salib kita perlu menilai peristiwa yang menyebabkannya. Sejak legalisasi Kristianitas di awal tahun 300, Kristen Eropa mulai melakukan ziarah ke Palestina untuk mengunjungi situs kudus yang berhubungan dengan hidup Tuhan kita. Ziarah ini adalah bentuk kesalehan yang besar karena pada jaman tersebut perjalanan ke Tanah Suci adalah sulit, memakan waktu lama, mahal dan berbahaya. Beberapa ziarah membutuhkan bertahun-tahun untuk selesai.


Jemaat Kristen juga pergi ke Syria, Palestina dan Mesir untuk hidup seperti pertapa. Ini adalah jaman dimana kehidupan membiara berbuah banyak, dan banyak jemaat Kristen yang ingin pergi ke Tanah Kudus untuk hidup sebagai pertapa. Mereka juga mengalami kesulitan-kesulitan dalam perjalanan mereka. Bagi para peziarah dan mereka yang ingin menjadi pertapa ada satu faktior yang membikin mudah perjalanan: Jalan menuju Palestina membentang melalui wilayah Kristen.


Pada tahun 612, Mohammad orang Arab, anak dari Abdallah, dilaporkan menerima panggilan kenabian dari Allah melalui malaikat Gabriel. Pada awalnya dia mendapatkan beberapa pengikut. Namun, setelah diusir dari tempat kelahirannya, yaitu Mekah, dia berlindung di Kota Medina dimana saat itu pengikutnya bertambah. Mengibarkan kampanye militer, Mohammad menaklukkan beberapa suku kafir, Yahudi dan Kristen dan dia juga berhasil mengambil alih tempat kelahirannya, Mekkah, dan juga Arabia. Dia meninggal pada tahun 632.


Seiring dengan matinya Muhammad, penerus Muhammad, para kalifah, meneruskan kampanye ekspansi yang agresif. Kurang dari satu abad mereka telah mengambil alih, antara lain, Siria, Palestina dan Afrika Utara. Meskipun sekarang kita menganggap daerah tersebut adalah daerah Muslim, pada waktu itu daerah daerah tersebut adalah Kristen. Dikatakan bahwa kerajaan Muslim yang berekspansi telah mencaplok setengah dari peradaban Kristen. Bahkan Eropa sendiri terancam. Muslem mengambil alih Spanyol Selatan, meng-invasi Prancis dan bahkan mengancam untuk meng-invasi Roma. Namun ekspansi mereka ditaklukkan oleh Charles Mantel pada pertempuran Poiters di 732.


Saat itu adalah masa-masa sulit


Setelah ekspansi Muslim di Eropa Barat telah tertahan untuk beberapa saat, perhatian mereka teralih ke tempat lain, dan dalam dua abad selanjutnya mereka menaklukkan Persia (Iran), Afghanistan, Pakistan dan sebagian India. Mereka lalu maju melawan negara Kristen dan menaklukkan Kekaisaran Byzantine pada 1453 dan berekspansi sampai Vienna, Austria pada 1683.


Perang Salib terjadi di pertengahan peperangan ini. Persiapan secepatnya dilakukan pada abad 11 dengan meningkatnya ketegangan antara Kristen dan Muslim di Tanah Kudus.


Palestina telah berada dalam kendali Muslim selama beberapa waktu, meskipun itu didapat dengan persetujuan (walaupun enggan) oleh pihak Kristen yang hidup di Palestina. Namun, pada 1009, Kalifah Fatimite dari Mesir memerintahkan penghancuran Kuburan Kristus di Yerusalem, yang merupakan tujuan utama peziarah Kristen. Kubur ini kemudian dibangun kembali.


Meningkatnya bahaya bagi jemaat Kristen dalam melakukan ziarah ke Tanah Kudus hanya menambah antusiasme untuk melakukan perjalanan tersebut, karena sekarang ziarah menjadi tindakan kesalehan yang lebih besar. Selama abad ke 11, ribuan jemaat Kristen mengarungi dengan berani, sering dikawal oleh pengawal-pengawal Kristen yang kadang kadang mengawal dua belas ribu peziarah dalam waktu yang sama.


Bangsa Turki Seljug yang telah menganut Islam pada abad ke 10, mulai menaklukkan bagian-bagian dunia Muslim> Dan ini membuat ziarah semakin berbahaya, kalaupun tidak mungkin. Kaum Seljug mengambil alih Yerusalem pada 1070 dan mulai mengancam Kekaisaran Byzantine. Kaisar Byzantine, Romanus IV Diogenes ditangkap oleh kaum Seljuq pada perang Manzikert di 1071. Penerusnya, Michael VII Ducas, meminta bantuan Paus Gregory VII, yang juga berpikiran untuk memimpin ekspedisi militer untuk memukul balik bangsa Turki tersebut. memperbaiki Kuburan Kristus, dan mengembalikan keutuhan Kristen setelah perpecahan de facto Kristen Timur pada 1054. Namun "Konflik Pengangkatan" (ini ceritanya panjang dan akan diceritakan lain kali) menambah beban untuk pelaksanaan rencana ini.


Kaum Seljug terus berekspansi, pada 1084 menaklukkan kota Antioka dan pada 1092 kota Nicea, dimana dua konsili ekumenis diadakan berabad-abad sebelumnya. Pada 1090, Tahta Gembala metropolitan historis di Asia sudah berada di tangan Muslim, yang pada saat itu sudah sangat dekat dengan ibukota Byzantine di Konstantinopel. Sang Kaisar, Alexius I Comnenus, meminta Paus Urban II bantuan.




PERANG SALIB PERTAMA (1095-1101)


Tidak seperti Gregory VII, Paus Urban II berada dalam posisi untuk menjawab permintaan Timur. Pada November 1095, dia memanggil Konsili Clermont di Prancis Selatan dimana dia meminta dengan sangat pada hadirin -yang terdiri dari bukan hanya Uskup dan Kepala Biara, tapi juga kaum bangsawan, ksatria dan rakyat sipil- untuk memberikan bantuan kepada Kekristenan Timur.


Telah terjadi banyak peperangan antar sesama Bangsa Eropa dan pada pertemuan yang diadakan di tempat terbuka tersebut, Paus mendorong mereka untuk berdamai satu sama lain dan memusatkan kekuatan militer mereka untuk tujuan yang konstruktif -membela Kekristenan dari aggresi Muslim, membantu Kristen Timur, dan mengambil alih kembali Kubur Kristus. Dia juga menekankan perlunya pertobatan dan motif spiritual dalam melakukan kampanye ini, menawarkan indulgensi total bagi mereka yang berkaul untuk melakukan tugas ini. Jawaban dari para hadirin sangat antusias, para hadirin berteriak "Deus Vult!" (Tuhan menghendakinya!)


Dalam Kosnili Clermont juga ditetapkan bahwa mereka yang pergi untuk melaksanakan tugas akan memakai Salib Merah (Latin:Crux). yang kemudian membuat kampanye ini disebut Perang Salib.


Persiapan dimulai di seluruh Eropa. Kebanyakan tidak terorganisasi ataupun tidak mempunyai semangat seperti yang didengungkan Paus. Beberapa prajurit begitu kurang persiapan sehingga mereka menjarah untuk memenuhi kebutuhan. Beberapa orang German membantai orang Yahudi. Beberapa tidak pernah sampai di Konstantinopel. Beberapa anggota dari "People's crusade" yang tidak terorganisasi dan begitu tidak disiplin dan dikirim oleh Kaisar pada Agustus 1096 menuju ke Bosphorus, lebih dulu dari pasukan utama Perang Salib, mereka dibantai oleh tentara Turki.


Prajurit Salib utama terdiri dari empat pasukan yang berasal dari Perancis, German dan Normandia, dibawah pimpinan Godfrey dari Boullion, Bohemond dan Tancred (keduanya orang Normandia), Raymond dari Saint-Giles, dan Robert dari Flanders. Namun, Kaisar Byzantin Alexius tidak ingin tentara yang begitu banyak berada di Konstantinopel dan kemudian dikirimnya mereka ke Asia Minor sesuai dengan urutan kedatangan mereka. Sang Kaisar juga mensyaratkan agar kepala Pasukan bersumpah bahwa mereka akan mengembalikan tanah yang mereka rebut dari pihak Muslim yang dulunya adalah daerah Byzantine.


Pada Juni 1097, Nicea diambil alih oleh Byzantine dan para Prajurit Salib. Bulan berikutnya Prajurit Salib dan Byzantine mendapatkan kemenangan besar melawan Turki ketika mereka diserang di Dorylaeum. Kemajuan lebih lanjut cukup sulit dan nampaknya beberapa orang menjadi putus semangat. Salah satunya adalah Alexius, yang berjanji untuk membantu kota Antioka yang terkepung. Ketika sang Kaisar berhenti untuk berusaha, para Prajurit Salib merasa bahwa kewajiban untuk menyerahkan Dorylaeum kembali ke Kaisar, telah hilang karena sang Kaisar sendiri tidak mampu mempertahankannya (Alexus telah hilang semangat). Karena itu, saat Dorylaeum diambil alih pada Juni 1099, kota tersebut jatuh ke tangan orang Normandia.

Bulan berikutnya Fatimid Muslim dari Mesir mengambil alih kembali Yerusalem dari kaum Seljug Turky, jadi para Prajurit Salib melakukan serangan bukan kepada bangsa Turky. Ini terjadi pada 1099. Selama sebulan para Prajurit Salib, yang telah berkurang separuh dari kekuatan awal, mendirikan kemah disekeliling Yerusalem sementara Gubernur Fatimid menunggu bantuan tentara dari Mesir. Disisi lain Prajurit Salib mendapatkan persediaan makanan dan kebutuhan dari pelabuhan Jaffa dan memulai gerkan mereka.

Pada 8 Juli Prajurit Salib berpuasa dan berjalan dengan telanjang kaki mengelilingi kota menuju ke Gunung Zaitun (tempat Yesus mengalami Sakral Maut), dan pada tanggal 13, mereka mengepung tembok kota. Pada tanggal 15, beberapa prajurit berhasil melewati tembok dan membuka salah satu gerbang kota yang membuat pasukan utama mampu menyerbu kedalam. Di Menara Daud, Gubernur Fatimid menyerah dan diantar keluar dari kota. Dari dalam Mesjid Al-Agsa dekat Bukit Kuil (Temple Mount), Tacred, salah satu pimpinan Prajurit Salib, menjanjikan perlindungan bagi warga Muslim dan Yahudi di kota tersebut. Sayangnya, meskipun ada upaya tersebut, pembantaian tetap terjadi.


Bulan selanjutnya Prajurit Salib mengejutkan dan memukul balik pasukan bantuan dari Mesir yang dinanti-nanti Gubernur Fatimid. Prajurit Salib mengkokohkan kendali warga Kristen di Yerusalem, meskipun banyak kota pelabuhan masih berada dalam kendali Muslim. Kebanyakan Prajurit Salib kemudian pergi kembali ke rumah setelah merasa bahwa tujuan dan kaul mereka telah tercapai.


Sebagai hasil dari Perang Salib pertama, telah terbentuk empat negara bagian Kristen dari wilayah yang telah direbut Prajurit Salib: Kerajaan Jerusalem terdahulu, Principality Antioka (Prinsipality = daerah yang dikuasai pangeran/prince), Countship Edessa (Countship = daerah dalam kekuasaan Count. Count = semacam bangsawan) dan Countship Tripoli. Negara-negara bagian ini, yang menggunakan sistem feodal dalam konteks yang terlepas dari permusuhan lokal seperti yang terjadi di Eropa, telah disebut-sebut sebagai model administrasi Medieval. Namun, hubungan antara negara bagian, kekaisaran Byzantine dan daerah Muslim disekitarnya sering rumit.


Untuk mempertahankan negara-negara bagian baru ini, sebuah pasukan baru terbentuk –ordo-ordo Ksatria, seperti Hospitaleer oleh St John dari Yerusalem dan Templars. Ini adalah kelompok ksatria yang berkaul religius dan melakukan aturan-aturan religious.


Untuk suatu saat negara-negara bagian akibat Perang Salib berkembang. Seiring dengan waktu, negara-negara bagian tersebut membesar meliputi kota-kota pelabuhan yang ditinggal dan tidak diakui oleh siapapun sebagai daerah kekuasaan. Meskipun begitu, negara-negara bagian tersebut masih lemah. Pada 1144 negara bagian utara Edessa ditawan oleh Pasukan Muslim.


PERANG SALIB KEDUA(1146-1148)
Sebagai respon, Paus Eugenus III memanggil Perang Salib baru, yang diserukan di Prancis dan Jerman oleh St. Bernard dari Clairvux. Raja Perancis, Louis VIII, dan istrinya, Eleanor dari Aquitaine, segera merespon, meskipun Kaisar Jerman, Conrad III, harus dibujuk. Kaisar Byzantine saat itu, Manuel Comnenus, juga mendukung Perang Salib, meskipun dia tidak menyumbangkan pasukannya.

Meskipun pada suatu waktu Perang Salib ini melibatkan pasukan terbesar, Perang Salib kedua ini tidak diikuti oleh antusiasme seperti antusiasme pada Perang Salib yang pertama, karena pada saat itu Yerusalem masih dikuasai Kristen. Jalannya kampanye kedua ini juga dipenuhi kepentengan-kepentingan dari pihak yang terlibat, yang kesemuanya menghambat kemajuan. Kesulitan perjalananjuga semakin menambah kesulitan. Ketika tidak mampu untuk sampai ke Edessa, para Prajurit Salib berkonsentrasi untuk mengambil alih Damaskus. Tapi konlik intern membuat mereka mengundurkan diri.


Kegagalan dari Perang Salib kedua begitu mematahkan semangat, dan banyak di Eropa merasa bahwa Kekaisaran Byzantine merupakan halangan dalam mencapai kesuksesan. Kegagalan ini juga merupakan tiupan moral yang kuat bagi Pasukan Muslim yang telah berhasil secara sebagian mengurangi kekalahan mereka di Perang Salib pertama

Posisi dari negara bagian para Prajurit Salib saat itu lemah, dan di tahun tahun selanjutnya mereka dikelilingi oleh kekuatan Muslim yang telah berkonsolidasi yang diikuti oleh hancurnya Kalifah Fatimid di Mesir.

Meskipun saat itu ada gencatan senjata dengan Komandan Muslim, Saladin, gencatan tersebut pecah pada 1887. Pada saat krisis suksesi di kerajaan Yerusalem, sebuah karavan Muslim diserang, dan Saladin me-respon dengan menyatakan Jihad.

Pasukan Latin mengalami kekalahan yang memalukan pada Tanduk Hattin (Sebuah formasi geologis yang menyerupai dua tanduk di perbukitan), dan Saladin kemudian meneruskan dan mengambil alih Tiberias dan kota pelabuhan Acre sebelum menyerang Yerusalem, yang jatuh pada 2 Oktober. Pada 1189, hanya ada beberapa negara bagian yang masih dikuasai kaum Kristen.


PERANG SALIB KETIGA (1188-92)
Seiring dengan jatuhnya Yerusalem, Paus Gregory VIII menyerukan Perang Salib ketiga. Sayang waktunya bersamaan dengan matinya raja-raja yang pertama kali menjawab panggilan.


Raja pertama yang menjawab seruan tersebut adalah William II dari Sisilia. Dia mengirimkan armada ke Timur tapi kemudian mati pada 1189. Henry II dari Inggris setuju untuk berpartisipasi, tapi juga mati di tahun yang sama. Kaisar Jerman, Frederick Barbarossa, yang telah ber-rekonsiliasi dengan Gereja (setelah sebelumnya sempat di ekskomunikasi), berpartisipasi dengan memimpin tentara yang besar yang mengalahkan Pasukan Seljug pada 1190. Tapi bulan berikutnya, Kaisar yang sudah lanjut ini mati tenggelam saat dia berusaha berenang untuk mengintai.


Dua raja yang akhirnya memimpin Perang Salib ini adalah Richard I ("Si Hati Singa, Lion-Hearted) yang gagah tapi falmboyan, keturunan Henry II dan penerusnya. Dan RajaPhilip II Agustus dari Prancis.


Dalam perjalanan ke Tanah Kudus, Richard I berhenti di Cyprus dan saat itu dia diserang oleh Pangeran Byzantine Isaac Comnenus. Ricahrd I kemudian mengalahkan sang Pangeran dan mengambil alih pulau tersebut sebelum berlayar ke kota pelabuhan Acre yang diserang oleh Prajurit Salib.

Denagn datangnya bala bantuan, kota pelabuhan Acre akhirnya bisa direbut dan pasukan Muslim akhirnya menyerah. Philip II kemudian merasa kaul Perang Salibnya terpenuhi dan kembali ke Prancis

Saladin kemudian setuju untuk menukarkan tawanan dengan relikui dari Salib yang asli. Persetujuan ini kemudian pecah ketika Richard memasalahkan pemilihan tawanan yang akan dikembalikan dan kemudian memerintahkan untuk menghukum mati tawanan Muslim dan keluarganya.


Richard berkehendak untuk menekan ke Yerusalem dan berhasil mendapatkan beberapa kota, termasuk Jaffa, tapi pada akhirnya tidak mampu mencapai Kota Suci. Hubungannya dengan Saladin akrab. Keduanya sepertinya saling menghormati. Pada akhir 1192 keduanya menandatangani perjanjian damai 5 tahun yang mengijinkan Umat Kristen memiliki akses ke temapt kudus. Daerah kekuasaan Kristen di Tanah Kudus saat itu telah berkurang menjadi kerajaan-kerajaan kecil yang terdiri dari kota pelabuhan besar.



PERANG SALIB KEEMPAT(1204)
Perang Salib keempat adalah bencana yang tidak terhindarkan. Perang Salib keempat adalah episode yang hanya menyebabkan kerusakan internal dalam Kekristenan.


Pada 1198 Paus Innocent III mengajukan Perang Salib keempat. Seperti biasa, Prancis menjawab seruan tersebut. Target baru saat itu adalah Mesir, wilayah yang dulunya Kristen namun sekarang menjadi kekuatan Muslim.

Prajurit Salib berpaling ke bangsa Venetia untuk transportasi, tapi ketika dana yang dikumpulkan tidak cukup, warga Venetian menyarankan agar mereka menyerang dan menangkap Zara, kota Hungaria yang Kristen. Banyak yang menolak dengan keras, termasuk Paus. Tapi perintah Paus diabaikan dan Prajurit Salib mengambil alih Zara atas permintaan warga Venetia.


Masalah berubah dari buruk menjadi lebih buruk ketika Alexius, anak dari bekas Kaisar Byzantin Isaac Angelus, meminta bantuan Prajurit Salib untuk mengembalikan tahta ayahnya. Dengan menjanjikan hadiah, Alexius meyakinkan para Prajurit Salib untuk mencoba melakukannya. Surat Paus yang melarang ekspedisi tersebut datang lambat dan Prajurit Salib telah mengambil Konstantinopel, mengembalikan tahta Isaac sebakai Kaisar dan menyatakan anaknya sebagai Kaisar-bersama (Co-emperor)

Paus Innocent III memperingatkan dengan keras para pemimpin dan memerintahkan mereka untuk terus menuju Tanah Kudus, tapi hanya beberapa yang melakukannya. Kebanyakan menunggu hadiah yang dijanjikan Alexius.


Pihak byzantin yang kurang suka terhadap janji Alexius trhadap Prajurit Salib kemudian membunuh Alexius yang kemudian diikuti oleh pengambil alihan Byzantin dan kekaisarannya oleh Prajurit Salib dan pihak Venetia, Konstantinopel kemudian jatuh ke tangan mereka pada 13 April 1204 yang membuat dimulainya penjarahan dan pembunuhan. Kemudian Kaisar Latin untuk Konstantinopel diangkat oleh sebuah konsili yang terdiri dari Prajurit Salib dan warga Venetia. Pemerintahan Byzantin kemudian di re-lokasikan ke Nicaea dan memerintah hanya sebagain dari daerah sebelumnya sampai 1261 saat Konstantinopel di taklukkan oleh Michael VIII Paleologous.


Perang Salib ini adalah perjalanan bodoh. Tidak hanya tidak sempat untuk berhadapan dengan pasukan Muslim yang menguasai Tanah Kudus, peristiwa ini lebih memisahkan Kekristenan Barat dan Timur disamping merusak secara permanen Kekaisaran Byzantine yang berfungsi sebagai pembatas antara agresi Muslim dengan jantung daerah Kristen.

Di tahun-tahun setelah Perang Salib Keempat, ada beberapa Perang Salib kecil (perang dimana pesertanya bersumpah) dengan penganut bidat (ajaran sesat) dan lainnya. salah satu yang menjadi fokus adalah "Prajurit Salib anak-anak" (1212) dimana ribuan anak diberangkatkan untuk menaklukkan Muslim dengan cinta dan bukan dengan senjata. Seorang anak dari Prancis yang punya visi ini memimpin satu bagian gerakan, sementara satu anak dari Jerman memimpin yang lain. Kebanyakan anak sampai ke Italy. Namun gerakan ini tidak pernah sampai ke Tanah Kudus dan kebanyakan anak mati lapar atau atau mati ellah atau dijual orang jahat dari Italy sebagai budak Muslim. Meskipun begitu gerekan ini menimbulkan simpati yang mengarah ke Perang Salib Kelima.



PERANG SALIB KELIMA (1217-1221)
Ini adalah Perang Salib terkahir dimana Gereja berperan. Perang salib ini diserukan oleh Paus yang menyerukan Perang Salib sebelumnya, Innocent III, dan juga oleh Konsili Ekumenis ke 12, Lateran !V. Dan sepeerti upaya sebelumnya, target dari perang Salib ini bukanlah Palestina tapi Mesir, basis dari kekuatan Muslim, yang diharapkan oleh para Prajurit Salib untuk dijadikan bahan tawaran untuk pembebasan Yerusalem.


Tidak seperti Perang Salib sebelumnya (Keempat) yang menjadi tidak terkendali ditangan awam, upaya kali ini diletakkan dalam otoritas wakil kepausan, Cardinal Pelagius. Dia mempunyai pengetahuan militer dan secara rutin berperan dalam keputusan militer.


Usaha kali ini mengalami kesuksesan awal, dan Pasukan Muslim yang terkejut menawarkan syarat damai yang sangat menguntungkan, termasuk pengembalian Yerusalem. Tapi, Prajurit Salib, dianjurkan oleh Kardinal Pelagius, menolak ini. Sebuah blunder militer mengakibatkan Prajurit Salib kehilangan Damietta yang mereka dapat di awal kampanya ini. Pada 1221, Pasukan Kristen menerima perjanjian gencatan senjata dengan syarat yang jauh kurang menguntungkan dari yang pertama. Banyak yang menyalahkan Pelagius, beberapa menyalahkan Paus. Banyak juga yang menyalalahkan Kaisar German Frederick II yang tidak tampil di Perang Salib kali ini tapi yang akan tampil utama di Perang Salib berikutnya.


PERANG SALIB KEENAM(1228-29)
Innocent III telah mengijinkan Frederick II untuk menunda partisipasinya di Perang Salib supaya dia bisa mengatasi masalah di Jerman. Penerus Innocent III, Gregory IX, kesal terhadap penundaan terus menerus Frederick memperingatkan Frederick untuk memenuhi kaulnya. Saat sang Kaisar menunda lagi dengan alasan sakit Paus langsung meng-ekskomunikasi dia. Saat Frederick akhirnya berangkat, dia berperang dalam kondisi ter-ekskomunikasi.


Situasi aneh ini mengawali suatu Perang Salib yang aneh. Sebagain karena ekskomunikasi dari Frederick sedikit orang yang mendukung dia sehingga dia tidak mampu menggalang kekuatan militer yang besar. KArena itu dia memakai diplomasi dan mengambil kesempatan atas terjadinya perpecahan didalam Muslim. Dia melakukan perjanjian dengan Sultan Al-Kamil dari Mesir pada 1229. Menurut perjanjian tersebut Yerusalem (Kecuali Kubah Batu dan Mesjid Al-Aqsa), Betlehem, Nazareth dan beberapa daerah tambahan, akan dikembalikan ke Kerajaan Yerusalem

Frederick II yang masih ter-ekskomunikasi, kemudian dimahkotai sebagai Raja Yerusalem di Gereja Kuburan Kristus dalam suatu upacara non-religius (Karena Yerusalem dilarang oleh Gereja untuk melakuakn upacara religious akibat status Frederick II yang masih ter-ekskomunikasi). Tahun selanjutnya Frederick II diterima kembali ke Gereja. Namun dia tidak mampu memerintah dengan sukses Kerajaan Yerusalem dari jauh karena baron lokal menolak untuk bekerja sama dengan wakil dia.


Tahun 1239 dan 1241 ada dua Perang Salib kecil yang dilakukan oleh Thibaud IV dari Champagne dan Roger dari Cornwall. Dua upaya si Syria dan melawan Ascalon tidak sukses.


PERANG SALIB KETUJUH (1249-52)
Inisiatif untuk Perang Salib ini diambil oleh Raja Louis IX dari Prancis. sekali lagi, strateginya adalah untuk menyerang Mesir dan dijadikan tawaran untuk Palestina. Prajurit Salib dengan cepat mampu mengambil alih Damietta tapi harus membayar mahal ketika mengambil alih Kairo. Serangan balasan Muslim berhasil menangkap Louis IX. Dia kemudian dibebaskan setelah setuju untuk mengembalikan Damietta dan membayar uang tebusan. Setelah itu Louis IX tetap di Timur beberapa tahun untuk bernegosiasi mengenai pelepasan tawanan dan mengkokohkan kekristenan di wilayah tersebut

PERANG SALIB KEDELAPAN(1270)
Perang Salib terakhir juag dipimpin oleh Louis IX. Di tahun-tahun kemudian, perubahan di dunia Muslim mengakibatkan munculnya sejumlah serangan baru ke wilayah Kristen di Tanah Kudus. Warga lokal meminta bantuan militer pada Barat, tapi cuma sedikit bangsa Eropa yang tertarik untuk melakukan kampanye besar. Satu orang yang sekali lagi mau memanggul beban adalah Louis IX. Namun kampanye yang dia lakukan kali ini mencapai kurang dari apa yang dicapai sebelumnya bagi Kerajaan Yerusalem.

Tidak diketahui mengapa, tapi Tunisia di Afrika Utara dijadikan saran awal. Setelah disana, wabah mengambil nyawa banyak orang, termasuk Louis yang saleh. Saudaranya, Charles Anjou, tiba dengan kapal-kapal Sisilia dan berhasil mengungsikan sisa tentara.


Meskipun ini adalah Perang Salib terakhir, ini bukanlah ekspidisi militer terakhir yang bisa disebut sebagai Perang Salib. Kampanya terus diserukan atas berbagai sasaran (bukan hanya Muslim) oleh Prajurit Salib-orang yang berkaul untuk melakukan perang.


Umat Kristen di Palestina ditinggalkan tanpa bantuan lebih lanjut. Meskipun mengalami kekalahan terus menerus, Kerajaan Yerusalem tetap bertahan sampai 1291, ketika akhirnya musnah. Umat Kristen masih tetap hidup di daerah tersebut bahkan setelah kejatuhan Kerajaan Yerusalem.





PENILAIAN
Banyak sekarang di dunia barat memandang Perang Salib adalah agressi yang tidak bisa dibenarkan terhadap pendudk damai di Timur dan Tanah Kudus. Namun, bahkan dengan sedikit pengetahuan atas abad yang lalu membuat pemikiran tersebut tidak bisa diyakini.


Ini bisa dilihat jelas, sebagai contoh, dengan memutar balik peran dari kekuatan yang bertikai. Jika Perang terjadi di tengah-tengah masa dimana Kristen mengambil alih SEPARUH dari wilayah yang secara historis merupakan milik Muslim. Maka orang tidak akan menyalahkan Muslim yang berusaha untuk mengambil kembali daerahnya yang diambil Kristen yang didaerah tersebut terdapat banyak saudara seiman. (Note: tentu saja yang terjadi adalah sebaliknya. Islamlah yang melakukan kampanye besar-besaran dan mencaplok daerah yang awalnya Kristen).


Sedikit yang akan berpikir bahwa Muslim seharusnya tetap diam ketika Kristen mengambil kontrol dan menghalangi akses Muslim di Kabah Mekah dan Kubah Batu dan Mesjid Al-Agsa di Yerusalem. Kita akan meng-ekspektasikan kalau Muslim akan menyerang balik dan mengambil kendali tempat Kudus mereka. (Note: sekali lagi ini adalah pembalikan/transposisi. Yang terjadi adalah Muslim menguasai situs Kudus Kristen dan menghalangi peziarah Kristen ke tempat Kudus yang sudah sejak dulu milik mereka).


Akal sehat mengajarkan pelajaran yang didapat dari Perang Salib, "Jangan menaklukkan setengah dari peradaban kelompok lain tanpa berpikir untuk menerima balasannya" dan "Jangan menyentuh situs kudus orang lain tanpa berpikir akan pembalasan"

Dan bukannya merasa malu terhadapa apa yang dilakukan Prajurit Salib. Umat Kristen kontemporer seharusnya BANGGA bahwa -terlepas dari pertikaian dari dalam mereka sendiri pada saat itu- umat Kristen jaman dulu akan melakukan apa yang dilakukan umat Muslim sendiri kalo mereka diposisikan (ditranspose) dalam posisi umat Kristen (Note: Maksudnya, baik Muslim maupun Kristen, kalo separuh peradabannya dijajah dan situs kudusnya dikuasai dan ditutup akses umum, maka mereka akan melawan. dan inilah yang terjapi kepada Kaum Kristen yang separo peradabannya dicaplok dan akses mereka ke tempat kudus dihalangi).


Kristensaat ini tentu saja harus mengutuk tindakan jahat yang dilakukan selama Perang Salib, seperti pembantaian warga Muslim dan Yahudi tak bersalah yang terjadi secara periodik, dan juga episode Perang Salib keempat yang menyedihkan. Meskipun begitu Perang Salib sendiri mempunyai dua tujuan pokok sebagai intinya: Pembelaan terhadap peradaban Kristen atas agresi dari luar (sehingga Perang Salib secara keseluruhan adalah perang bela diri) dan menjaga akses ke situs kudus tempat terjadinya peristiwa penting dalam sejarah Kekristenan (Kubur Kristus etc).


Juga akan sulit untuk menilai Perang Salib tanpa berpikir tentangnya dalam terang kejadian saat ini. Khususnya, orang akan berpikir apakah generasi Muslim masa depan akan melihat masa ini dan berpikir apakah tindakan kampanye terorisme Islam adalah seperti apa adanya? Apakah suatu serangan terhadap mereka yang tidak bersalah, warga sipil bisa dibenarkan? Apkah warga Muslim masa depan akan menganggap Jihad milenium baru sebagai "Perang Salib" yang tidak dibenarkan? dan apakah dunia Muslim akan melakukan introspeksi dan menganggap Perang Salib sebagai respon yang bisa terprediksi atas agresi Muslim jaman dulu?

source from ekaristi dot org

SEJARAH YAHUDI DI NEGARA2 ARAB, SEBELUM DAN SESUDAH 1948

"KALAU BUKAN TUHAN YANG BENAR YANG CAMPUR TANGAN DAN MEMELIHARA YAHUDI, PASTI YAHUDI HANYA TINGGAL SEJARAH".
coba kita ulas-balik tentang Yahudi ini, rasa-rasanya tidak ada satu suku bangsapun di dunia ini yang memiliki pengalaman dan perjuangan Hidup sedemikian rumit, tapi faktanya Yahudi tetap berdiri dan exist, unbelievable
jadi berpikirlah bagi orang yang mau berpikir...

Pelajaran Sejarah
RENUNGAN seorang Yahudi yg nenek moyangnya datang dari IRAN
Who am I?

Mengapa saya tidak tahu ttg Yahudi-Crypto dari Mashhad yg harus memilih antara Islam atau MATI ?
01.09.07
Dari mada datangnya orang tua saya ? Apa asal mula nama belakang mereka ? Bgm keluarga mereka datang ke Iran ? Pertanyaan2 ini mengganggu benak saya.
belum pernah saya diajarkan ttgn Yahudi-Crypto dari Mashhad,
Iran, yg, di th 1839, dipaksa memilih antara Islam atau mati.
Penguasa Islam Mashhad memerintahkan orang2nya utk memasuki rumah2 Yahudi. Dgn menempelkan pisau pada tenggorokan mereka, patriarki Yahudi dipaksa utk secara vokal memproklamirkan kesetiaan mereka kpd agama Muhamad.
Mulai saat itu, Yahudi di Iran mulai melakukan kehidupan ganda. Dari luar mereka nampak sbg Muslim; busana, nama, gaya hidup mereka persis spt tetangga2 Muslim mereka. Namun didalam rumah mereka, secara sembunyi2 mereka mengajarkan anak2 mereka utk membaca Ibrani, menyalakan lilin dan menghormati hari Shabbat.
Dan begitulah nenek moyang saya mengadopsi nama Muslim ini, yg akhirnya diwariskan secara turun temurun kpd saya. Saya bangga menyandang nama ini (Halily), sbg bukti akan progrom (pengusiran berdarah) keji di Mashhad.
Yaniv Halily adalah wartawan NY bagi Yedioth Ahronoth.
http://www.ynetnews.com/articles/0,7340 ... 58,00.html

PENGUNGSI YG DILUPAKAN

Lihat trailer video “1948, The Silent Exodus: ethnic cleansing of 1 million Jews by Arabs” :
http://www.shoebat.com/trailer_exodus.p ... 4614f7e7b9

Joseph Abdel Wahed
Kami, Yahudi pribumi dari negara2 Arab/Islam, ingin menyajikan cerita kami. Tapi masalahnya satu : generasi kami semakin tua dan kami tidak punya banyak waktu. Media tidak peduli ttg kita, begitu pula PBB.
Kami disebut the Forgotten Refugees. Dunia Arab ingin agar kami dilupakan tapi kami tidak akan bungkam. Jadi kami membentuk organisasi kami yg disebut: Jimena, Jews Indigenous to the Middle East and North Africa (Yahudi Pribumi dari Timur Tengah dan Afrika Utara). Check our website: www.jimena-justice.org.
Kami menyaksikan terulangnya sejarah. Kekuatan yg mendepak kami dari tanah air kami 50 tahun yg lalu kembali beraksi utk menghancurkan Israel dan bangsa Yahudi: Fanatisme Islam, Xenophobia dan anti-Semitisme.
Ketimbang anti Semitisme, bangsa2 Arab seharusnya mengajarkan rasa saling menghormati
Ketimbang kebencian, mereka seharusnya mengajarkan cinta kasih
Ketimbang pendidikan penuh racun, mereka seharusnya mengajarkan sains, filosofi moral dan bahasa dan kehidupan bermasyarakat.
Ketimbang perang, seharusnya damai ...
Ketimbang menjadi suicide bombers, mereka seharusnya mengajarkan bgm mencintai kehidupan dan bukan kematian.
Saya bangga sbg Yahudi, bangga dgn warisan sejarah 3000 tahun kami, bangga bahwa saya masih hidup dan masih sanggup membela Israel melawan siapa saja yg ingin menghancurkannya.
Kawan2 yang terhormat, misi utama kami harus selalu Perdamaian. Tapi kita harus bersatu dan kuat, demi anak2 kami dan demi peradaban dunia bebas. Yang paling penting, kami harus punya harapan, spt yg terkandung dlm lagu kebangsaan Israel, Hatikvah.

Yahudi yg memperjuangkan pemulihan kembali hak2 atas harta benda dsb yg direbut oleh negara2 Arab, bekas tanah air mereka.
http://www.justiceforjews.com/Reg.html

SEJARAH YAHUDI DI NEGARA2 ARAB, SEBELUM DAN SESUDAH 1948

PENINDASAN YAHUDI PRIBUMI DI MESIR

SEBELUM 1948
Yahudi tinggal di Mesir sejak ribuan tahun. Suku2 Israel pertama pindah ke Tanah Goshen (tepi utara Delta Nil) selama kekuasaan Faraoh Amenhotep IV (1375-1358SM).
Selama kekuasaan Ramses II (1298-1232 SM), mereka diperbudak bagi proyek2 pembangunan Faraoh. Penerusnya, Merneptah, melanjutkan kebijakan anti-Yahudi yg sama dan pada sekitar th 1220 SM, mereka berontak dan melarikan diri melewati Sinai ke Kanaan. Inilah Exodus yg diceritakan dlm Injil yg selalu diperingati Yahudi pd Hari Passover. Bertahun2 kemudian, banyak Yahudi di Eretz, Israel, yg tidak dideportasi ke Babylon (Irak sekarang) mencari perlindungan di Mesir, diantaranya nabi Jeremiah. Thn 1897 terdapat lebih dari 25.000 Yahudi di Mesir, yg berpusat di Kairo dan Alexandria. Th 1937 penduduk mencapai 63,500.

Friedman menulis dalam "The Myth of Arab Tolerance/Mitos Toleransi Arab";
"Seorang kalif, Al-Hakim dari kerajaan Fatimid menciptakan bentuk2 penghinaan berat terhdp yahudi dlm upayanya memainkan perannya sbg "Penyelamat Umat Manusia". Pertama, Yahudi dipaksa mengenakan gambar2 kepala anak sapi emas dileher mereka, seakan mereka masih berhala. Mereka juga dipaksa utk mengenakan bel dan batang2 kayu seberat 3 kg digantung dileher mereka. Mereka tetap tidak mau masuk Islam dan dlm kemarahannya, sang Kalif menghancurkan seluruh kawasan tempat tinggal Yahudi di Kairo.

Th 1945, dgn meningkatnya nasionalisme Mesir dan suburnya sentimen anti-Barat dan anti-Yahudi, pecahlah kerusuhan. 10 Yahudi tewas, 350 luka2 dan sebuah sinagog, rumah sakit Yahudi dan kawasan pemukiman yg berusia ratusan tahun dibakar habis. Berdirinya Negara Israel semakin meningkatkan rasa anti Yahudi: antara Juni dan November 1948, sejumlah bom meledak di kawasan Yahudi yg menewaskan 70 Yahudi dan melukai 200. 2.000 Yahudi ditangkap dan harta benda mereka disita.

Penjara Abu Za'abal
http://www.hsje.org/THE%20ABU-ZA'ABAL%20PRISON.htm
My life in Abu Za'abal Prison:
http://www.hsje.org/mylife.htm
Pictures from prison:
http://www.hsje.org/marc_kheder_memories.htm

SESUDAH 1948
Th 1956: pemerintah Mesir menggunakan kampanye Sinai sbg alasan mengusir ke 25.000 penduduk pribumi Yahudi Mesir dan menyita harta benda mereka. Sekitar 1.000 Yahudi dipenjara. Dan tgl 23 November, 1956, dikeluarkan sebuah proklamasi oleh Menteri Agama yg dibacakan di mesjid2 diseluruh Mesir bahwa "semua Yahudi adalah Zionis dan musuh negara," dan menjanjikan pengusiran mereka.
Ribuan Yahudi diperintahkan meninggalkan negara mereka. Mereka diijinkan utk membawa hanya satu kopor saja dng jumlah uang recehan dan dipaksa menandatangani deklarasi ‘menyumbang’ harta benda mereka ke pemerintah Mesir. Harta yg ditinggalkan diperkirakan US$ 30 milyar !!
Lihat : http://www.hsje.org/Never_to_return.htm

Sejumlah anggota keluarga Yahudi disandera utk memastikan bahwa mereka yg meninggalkan negara tidak melakukan sesuatu yg dapat merugikan pemerintah Mesir - AP, November 26 and 29th 1956; New York World Telegram.
Th 1979, masy Yahudi Mesir menjadi masy pertama didunia Arab yg mengadakan hubungan dgn Israel. Israel kini memiliki kedutaan di Kairo dan sebuah Konsulat Jendral di Alexandria. Pada saat ini, segelintir Yahudi yg masih tersisa di Mesir bebas mempraktekkan agama mereka. Shaar Hashamayim adalah satu2nya sinagog yg beroperasi di Kairo. Namun dari sekian banyak sinagog di Alexandria, hanya sinagog Eliahu Hanabi boleh dipakai.
Th 1957, penduduk Yahudi mencapai angka 15.000. Th 1967, setelah Perang Enam Hari, muncul kembali penindasan dan Yahudi tinggal 2.500. Th 1970an, setelah Yahudi2 yg tersisa diijinkan imigrasi (alias ditendang keluar), hanya segelintir Yahudi masih tersisa. Hak2 Yahudi dipulihkan kembali pada thn 1979 setelah Presiden Anwar Sadat menandatangani Perjanjian Camp David dgn Israel. Kini, masy Yahudi di Mesir berusia lanjut dan hampir punah.
Egypt's National Heritage Disappearing
http://www.hsje.org/Egypt%20Jewish%20He ... aring.html

PENINDASAN TERHDP YAHUDI PRIBUMI DI IRAQ
SEBELUM 1948
Lihat juga :
http://www.jewishvirtuallibrary.org/jso ... ijews.html
1948 Jewish population: 150,000
2004: Approximately 351

Yahudi pribumi Irak merupakan masyarakat tersendiri dgn sejarah keilmuan dan prestasi tinggi. Mereka makmur di Babylonia selama 1200 tahun sebelum perebutan Muslim th 634AD; dan pada abad ke 9 diberlakukanlah Aturan2 Dhimmi spt pengenaan sepotong kain kuning, pajak per kepala yg sangat tinggi (jizyah) dan pembatasan pemukiman. Penindasan ekstrim oleh kalif2 Arab dan Mameluk memberlakukan pajak yg sama saja dgn penyitaan harta pd th 1000AD. Th 1333, penindasan berpuncak pada penjarahan dan penghancuran pemukiman Yahudi pribumi di Bagdad. Thn 1776, terjadi pembantaian Yahudi di Bosra oleh tentara Ottoman yg mengakibatkan banyak Yahudi mengungsi.
Nabi Ibraham, bapak orang Yahudi, lahir di Ur di Chaldees, di Irak Selatan, sekitar 2.000 SM. Masy itu bisa dilacak sampai abad 6M ketika Nebuchadnezzar merebut Judea dan mengirim seluruh penduduk ke pengasingan ke Babylonia.
(Ingat lagu Boney M : By the Rivers of Babylon … there we sat down … and there we were, when we remember Zion …Lagu itu mengibaratkan Yahudi pada masa pengasingan itu.)
Masyarakat Yahudi pribumi Timur Tengah juga membina hubungan kuat dgn tanah Israel dan dgn bantuan rabbi2 dari Israel, berhasil mendirikan akademi2 Rabbi ternama. Pada abad ke 3M, Babylon menjadi pusat pendidikan Yahudi, dgn penciptaan mereka yg paling terkenal : Talmud Babylon. Dibawah kekuasaan Muslim yg dimulai pada abad 7, keadaan mereka kembang kempis. Yahudi pribumi boleh memegang jabatan dlm pemerintahan dan dlm bidang perdagangan mereka maju tetapi pada saat bersamaan mereka dikenakan pajak2 khusus, pembatasan aktivitas bisnis dan (spt yg dialami golongan Cina di Indonesia) permusuhan luas.
Dibawah jajahan Inggris, yg dimulai th 1917, nasib Yahudi pribumi secara ekonomis membaik dan mereka kembali memegang jabatan pemerintahan. Mereka malah diijinkan utk mendirikan organisasi2 Zionis dan meneruskan studi2 Ibrani.
Semua ini berakhir saat Irak merdeka pd th 1932. Juni 1941, kudeta pro-Nazi pimpinan Rashid Ali mengakibatkan POGROM di Baghdad. Massa Irak yg bersenjata, dgn bantuan polisi dan tentara, membunuh 180 Yahudi dan melukai sekitar 1.000. (Persis spt peristiwa Mei 1998)
Walaupun emigrasi dilarang, banyak Yahudi berhasil melarikan diri ke Israel dgn bantuan gerakan bawah tanah. Namun kerusuhan anti-Yahudi terus berlangsung antara 1946-49. Setelah pembentukan Israel th 1948, Zionisme diancam hukuman mati.

SETELAH 1948
Thn 1950, parlemen Iraq menyetujui emigrasi ke Israel, satu tahun setelah mereka melepaskan kewargaan mereka.
Setahun kemudian, harta benda Yahudi yg beremigrasi dibekukan dan pembatasan ekonomi diberlakukan bagi mereka yg memilih utk tinggal di negara itu.
Mei 1950 - Agustus 1951, badan2 Yahudi dan pemerintah Israel berhasil menerbangkan 110.000 Yahudi ke Israel dlm Operasi Ezra dan Nehemiah. Ini termasuk ke-18.000 Kurdi Yahudi. Sekitar 20.000 diselundupkan keluar lewat Iran.
Jadi, masy berjumlah 150.000 pd th 1947 berkurang sampai berjumlah 6.000 setelah 1951.
Th 1952, pemerintah Iraq melarang Yahudi utk beremigrasi dan menggantung dua orang Yahudi dimuka umum setelah dikenakan tuduhan palsu melemparkan bom kpd kantor Bagdad di Badan Informasi AS.
Th 1963, dgn meningkatnya faksi2 Ba'ath yg berkompetisi, pembatasna berikutnya diterapkan pada Yahudi2 Irak yg masih tersisa. Penjualan harta benda dilarang dan semua Yahudi disyaratkan agar selalu membawa KTP berwarna kuning.
1967, setelah Perang 6 Hari, harta benda Yahudi disita, tabungan di bank dibekukan; mereka dipecat dari jabatan pemerintahan; bisnis2 ditutup; ijin dagang dibatalkan, sambungan telfon dihentikan. Yahudi dikenakan tahanan rumah selama waktu panjang atau dibatasi gerakan hanya dlm kota2. Ke 3.000 Yahudi yg tersisa juga dipecat dari pekerjaan.
Th 1968, penindasan mencapai puncaknya. Puluhan ditahan setelah ditemukannya "jaringan mata2" yg terdiri dari tokoh2 bisnis. 14 lelaki – 11 dari mereka Yahudi- dikenakan hukuman mati dlm pengadilan asalan dan DIGANTUNG DIDEPAN MASSA di lapangan2 di Baghdad; yg lainnya mati disiksa.
January 27, 1969, Radio Baghdad memanggil semua orang Iraq "utk datang dan menikmati pesta." Sekitar 500.000 lelaki, wanita dan anak2 berbaris dan menari2 melewati panggung tempat bergantungnya mayat2 Yahudi ; dan massa dgn harmonis meneriakkan "Death to Israel" dan "Death to all traitors." Ini mengakibatkan kemarahan dunia yg ditanggapi Radio Baghdad dgn mengatakan: "Kami menggantung mata2, tetapi Yahudi menyalibkan Kristus." (Judith Miller and Laurie Mylroie, Saddam Hussein and the Crisis in the Gulf, p. 34).
(???? O yah ? Sejak kapan Muslim percaya Kristus disalib ? Sejak kapan Muslim peduli pada Kristus/Kristen ? Saat mereka mencari muka Barat ! Bangsat munafik …)

Yahudi terus dimata2i oleh intel pemerintah Irak. Max Sawadayee, dlm "All Waiting to be Hanged"(Semua Menunggu Giliran Digantung) menulis kesaksian seorang Yahudi Irak: "Dehumanisasi Yahudi oleh penghinaan dan siksaan terus menerus ... menghancurkan total kemampuan fisik dan mental kami utk pulih kembali."
Thn 70-an, karena tekanan internasional, Baghdad diam2 mengijinkan Yahudi yg masih ada di negara mereka utk beremigrasi (secara diam2 pula). Kebanyakan dari mereka pada saat itu sudah terlalu tua utk emigrasi. Mereka ditekan pemerintah utk menyerahkan hak kepemilikan, tanpa kompensasi, atas tanah Yahudi senilai lebih dari
$200 juta. (New York Times, February 18, 1973).
Hanya satu sinagog beroperasi di Iraq, di Bataween – yg pernah merupakan pemukiman utama Yahudi di Baghdad.
Rabbi mereka wafat th 1996 dan tidak ada dari mereka yg dapat melaksanakan liturgi. Menurut administrator sinagog, mereka diijinkan mempraktekkan agama mereka, tetapi tidak boleh memegang jabatan pemerintahan atau menjadi anggota angkatan bersenjata. (New York Times Magazine, February 3, 1985).Hanya satu pasangan masih mengenal bahasa Ibrani. (Associated Press, March 28, 1998).
Selama berabad2, Yahudi ditindas di semua negara berbahasa Arab. Bagdad pernah mencapai 1/5 Yahudi dan tinggal di Irak selama 2.500 tahun. Kini, hanya tersisa 61 Yahudi di Baghdad dan sekitar 200 di daerah2 Kurdi di bagian utara.

PENINDASAN YAHUDI DI YAMAN
Sebelum 1948
Di Yaman, dari abad ke 7, populasi Yahudi mengalami penindasan yg paling parah akibat Pakta Umar.

The Pact of UMAR; status Yahudi/Kristen dibawah Islam
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=2046

Selama 4 abad, Yahudi menderita akibat peraturan Islam yg paling intoleran, ekstrim dan fanatik. Thn 1724, penguasa memerintahkan penghancuran semua sinagog dan pelarangan tempat2 doa umum.
Yahudi didepak, kebanyakan mati karena kelaparan dan mereka yg selamat dipaksa utk menetap di Mausa, namun kemudian, perintah ini dibatalkan th 1781 karena negara kekurangan ahli kerajinan tangan.
Jacob Sappir, penulis Yerusalem, menggambarkan nasib Yahudi Yaman di thn 1886:
"Penduduk Arab dari dulu menganggap Yahudi NAJIS, namun harta mereka tidak dianggap najis. Mereka menuntut segala kepemilikannya, dan jika si Yahudi menolak, mereka akan menggunakan cara2 paksa...Karena ketakutan, Yahudi tinggal diluar kota ditempat2 gelap spt sel penjara atau goa2 ... kesalahan yg paling kecilpun akan menyebabkan mereka didenda yg tidak masuk akal tingginya, dan jelas tidak dapat mereka bayar. Kalau mereka tidak sanggup bayar, mereka akan dirantai dan dipukuli secara kejam setiap hari. Sebelum hukuman itu dilaksanakan, sang Khadi (hakim Syariah) akan memintanya utk mengganti agamanya dan mendapatkan segala kejayaan duniawi dan akhirat Islam. Kalau ia menolak, ini akan dikenakan hukuman. Dilain pihak, seorang Yahudi tidak dapat menuntut seorang Muslim, karena
seorang Muslim, secara hukum bisa merampas nyawa dan kekayaan Yahudi, dan kalau Yahudi diijinkan utk hidup, ini dianggap sbg kebesaran hati Muslim. Yahudi tidak boleh menjadi saksi, sumpahnya tidak dianggap sah."
Eksplorer Denmark-Jerman, Garsten Neibuhr mengunjungi YAMAN th 1762 dan menggambarkan kehidupan Yahudi di Yaman:
"DI pagi hari mereka kerja di toko2 mereka di San'a, tetapi pada malam hari mereka harus mundur ke tempat2 tinggal mereka yg terpencil. Persis sebelum kedatangan saya, 12 dari ke 14 synagog dihancurkan dan semua rumah2 indah mereka diratakan."
Nasib Yahudi agak membaik setelah Yaman menjadi Protektorat Perancis di thn 1912, ketika mereka diberikan persamaan hak dan otonomi religius. Namun selama PD II, ketika Perancis dikuasai pemerintahan Vichy (pro NAZI) yg anti-Semitik, Raja Muhamad V menghalangi deportasi Yahudi dari Maroko. Th 1922, Yemen memberlakukan kembali hukum Islam yg menuntut agar setiap anak yaktim piatu Yahudi dibawah usia 12 masuk Islam.
Th 1947, setelah pengambilan suara ttg partisi, massa Muslim, bersama dgn polisi melakukan pogrom berdarah di Aden yg membunuh 82 Yahudi dan menghancurkan ratusan rumah2 Yahudi. Ekonomi komunitas Yahudi di Aden luluh lantah, sebgm toko2 dan bisnis2 Yahudi. Permulaan thn 1948, terjadi penjarahan setelah enam orang Yahudi dituduh secara palsu telah membunuh dua gadis Arab dlm pembunuhan ritual. (Howard Sachar, A History of Israel). Th 1948, ada sekitar 270.000 Yahudi di Maroko. Dlm ketidakpastian dan kemiskinan melarat, kebanyakan Yahudi mengungsi ke Israel, Perancis, AS & Canada.
AKhirnya, hampir 50.000 Yahudi Yaman, yg belum pernah melihat pesawat terbang, diberangkatkan lewat udara ke Israel th 1949 dan th 1950 dlm Operasi "Magic Carpet." Seperti yg dijanjikan Buku Yesaya,
"Mereka akan diangkat dgn sayap, spt burung elang."

PENINDASAN TERHDP YAHUDI PRIBUMI DI SYRIA
SEBELUM 1948

Yahudi terakhir yg meninggalkan Syria berangkat dgn kepala Rabbi pd bulan Oktober 1994. Padahal sebelum 1947, ada kira-kira 30,000 Yahudi di Syria, yg terdiri dari 3 macam masyarakat, masing2 dgn tradisi sendiri : Yahudi berbahasa Kurdi di Kamishli, Yahudi dari Aleppo dgn nenek moyang di Spanyol, dan Yahudi2 pribumi asli Damascus, yg disebut Must'arab. Kini hanya segelintir dari mereka masih tersisa di negara itu.
Kehadiran Yahudi di Syria berasal dari jaman injil dan berhubungan erat dgn sejarah Yahudi di wilayah tetangga, Eretz, di Israel. Dgn munculnya agama Kristen, Yahudi disana mengalami pembatasan. Namun perebutan Arab pd th 636 AD, sedikit memperbaiki nasib mereka. Kerusuhan di Irak pada abad 10M mengakibatkan migrasi Yahudi ke Syria dan mengakibatkan majunya ekonomi, perbankan dan kerajinan tangan.
Selama kekuasaan Kalifah Fatimid, Yahudi bernama Menashe Ibrahim El-Kazzaz menjalankan administrasi Syria, dan Yahudi diijinkan memegang posisi dlm pemerintahan.
Yahudi Syria mendukung aspirasi nasionalisme Arab dan Zionisme, dan mereka Syria percaya bahwa keduanya bisa hidup berdampingan dan konflik di Palestina bisa diatasi. Namun, menyusul kemerdekaan Syria dari Perancis th 1946, serangan terhdp Yahudi dan harta benda mereka meningkat dan berakhir dgn POGROM (pembantaian dan pengusiran Yahudi) th 1947, yg membumi ratakan toko2 dan sinagog2 di Aleppo. Ribuan Yahudi melarikan diri dan rumah2 dan tanah2 mereka diambil alih oleh Muslim2 setempat.
Selama beberapa dekade kemudian, Yahudi Syria pribumi dimusuhi rejim yg biadab. Mereka dapat meninggalkan Syria dgn syarat anggota keluarga mereka tidak dibawa. Jadi mereka terus hidup dlm ketakutan, diawasi polisi rahasia 24/7.

PENINDASAN DI ALJAZAIR
SEBELUM 1948

Daerah2 Yahudi di Aljazair bisa ditelusuri sampai abad pertama Masehi.
Dlm abad 14, dng memburuknya keadaan di Spanyol, banyak Yahudi Spanyol pindah ke Aljazair. Diantara mereka adalah akademis2 ternama, kaum Ribash dan Rashbatz.
Setelah kependudukan Perancis atas Aljazair di thn 1830, Yahudi pelan2 menerima budaya Perancis dan diberi kewarganegaraan Perancis.
Pada malam perang saudara yg pecah pd akhir thn 50an, kira2 ada
130.000 Yahudi di Aljazair, kira2 30.000 tinggal di ibukota. Hampir semua Yahudi Aljazair melarikan diri dari negara itu setelah merdeka dari Perancis thn 1962.
Th 1934, pogrom yg dilatarbelakangi NAZI di Constantine mengakibatkan 25 Yahudi tewas dan puluhan luka2. Setelah kemerdekaan th 1962, pemerintah Aljazair memperlakukan komunitas Yahudi dgn keji dan mencabut hak2 ekonomi mereka. Akibatnya, hampir ke semua 130.000 Yahudi Aljazair mengibrit ke Perancis. Sejak 1948, 25.681 Yahudi Aljazair emigrasi ke Israel.

PENINDASAN YAHUDI DI MAROKO SEBELUM 1948

Rakyat Yahudi di Maroko sekarang ini bisa ditelusuri sampai lebih dari 2000 tahun yg lalu. Yahudi sudah tinggal di daerah itu, sebelum daerah itu menjadi provinsi kerajaan Romawi. Thn 1032 SM, 6000 Yahudi dibunuh. Memang, penindasan terbesar oleh ARab terhdp Yahudi terjadi di Fez, Maroko. TIdak ada yg lebih parah dari pembantaian 120.000 Yahudi pd th 1146.
Dan th 1160, Maimonides dlm Epistle-nya mengenai murtad/rida menulis kpd sesama Yahudi: "Sekarang kami diminta utk memberi pujaan kpd agama kosong, tetapi hanya dgn cara mengulang2 syahadat kosong yg Muslim sendiri tahu bahwa kami mengucapkannya secara tidak rela demi menghindari (Muslim) fanatik ... memang, setiap Yahudi yg, setelah mengucapkan syahadat Muslim, menjalankan ke 613 aturan (Yahudi) dlm rumahnya, dan bisa melakukannya tanpa gangguan. ... Jika seseorang bertanya kpd saya, "Apakah saya akan rela dibunuh atau lebih baik mengucapkan syahadat Islam?" Jawab saya, "ucapkan syahadat dan pertahankan hidupmu ... "".
Th 1391, arus pengungsi Yahudi diusir dari Spanyol, menghidupkan kembali masyarakat tsb, spt juga pengungsi dari Portugal di thn 1492 & 1497. Dari thn 1438, Yahudi dari Fez dipaksa utk hidup di tempat2 khusus yg dinamakan mellah, nama Arab bagi 'garam' karena Yahudi Maroko dipaksa utk menggarami (agar tahan lama) kepala2 tahanan2 yg dipenggal sebelum dipertontonkan kpd umum.
Chouraqui menulis: "pembatasan dan penghinaan terhdp Yahudi (dinegara Muslim) melebihi apapun (penindasan terhdp Yahudi) yg terjadi di Eropa."
Charles de Foucauld th 1883 yg biasanya tidak terlalu simpati kpd Yahudi menulis: "Mereka orang2 yg sangat celaka, setiap Yahudi, jasmani dan rohaninya adalah milik tuannya, sang sid[tuan Arab]".
Th 1465, massa Arab di Fez MEMBANTAI RIBUAN YAHUDI, dan hanya meninggalkan hidup 11 orang, setelah seorang petinggi Yahudi memperlakukan seorang wanita Muslim "secara menghina." Pembunuhan ini memicu gelombang pembunuhan lainnya diseantero Maroko.

SETELAH 1948
Juni 1948, huru hara berdarah di Oujda dan Djerada membunuh 44 Yahudi dan melukai banyak lagi. Pada tahun yg sama itu, sebuah boikot ekonomi diresmikan atas Yahudi Maroko.
Th 1956, Maroko menyatakan diri merdeka dan emigrasi Yahudi ke Israel ditunda. Th 1963, emigrasi diijinkan dan lebih dari 100.000 Yahudi Maroko mencapai Israel. Th 1965, penulis Maroko, Said Ghallab menggambarkan sikap Muslim terhdp tetangga Yahudinya : penghinaan paling parah yg bisa dilakukan oran Maroko adalah memperlakukan orang lain sbg Yahudi .... teman2 saya sejak kanak masih bersikap
anti-Yahudi. Mereka menyembunyikan sikap anti-Semitik mereka dgn alasan bahwa Negara Israel adalah ciptaan imperialisme Barat .... Mitos2 khas Hitler berkembang dlm masyarakat. Pembantaian Yahudi oleh Hitler dibesar2kan. Malah dikatakan bahwa Hitler tidak mati, namun sehat walafiat, dan kedatangannya ditunggu utk menyelamatkan Arab dari
Israel. (Said Ghallab, "Les Juifs sont en enfer," in Les Temps Modernes, (April 1965), pp. 2247-2251. ).

http://www.amazon.co.uk/Forgotten-Milli ... 87-7751003



Sinopsis Buku ini menjelaskan ttg exodus penduduk asli Timur Tengah, YAHUDI, dari tanah2 yg dikuasai Arab, termasuk : Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Egypt, Lebanon, Syria, Iraq dan Yemen. Yahudi merupakan penduduk asli Timur Tengah lebih dari 1000 tahun sebelum datangnya Islam dan komunitas2 Yahudi sering memainkan peran utama dlm perkembangan wilayah2 tertentu. Th 1948, ketika berdirinya negara Israel, ada sekitar 860.000 Yahudi di daerah2 ini. Th 1976, bangsa Yahudi sama sekali hilang. Th 1999, hanya sekitar 20.000 Yahudi masih tinggal di tanah2 Arab, khususnya di Afrika Utara.

Additional information and materials can be found at: www.justiceforjews.com
www.justiceforjews.org
http://islam-watch.org/Letters/jew_refu ... ntries.htm
pendiri organisasi ‘Penduduk Asli Yahudi Timur Tengah dan Afrika Utara.’ www.jimena.org
http://www.hsje.org/antisemitsa.htm
Please read our personal stories of life as dhimmi (outsiders) in the Middle East and North Africa:

Egypt
David Hamaoui
http://jimena.org/Hamaoui.htm

Sebelum thn 1948, Yahudi di Mesir sangat makmur. Mereka memiliki kebanyakan toko2 mall besar, badan2 finansial dan bisnis2 maju.
Saya sedang tidur dan tiba2 mendengarkan gedoran bertubi2 di pintu. Tahun itu 1948, dan saya hanya berusia 6 tahun. Intel Mesir [el mokhabarat] datang utk menyelidiki rumah kami di Kairo. Mereka berenam. Kami semuanya takut, apalagi ayah saya yg jantungnya lemah itu. Saya ingat wajahnya seputih tembok dibelakangnya.”
Beberapa hari sebelumnya, rumah itu ramai dgn perayaan pertunangan adik saya, Rosette. Tapi seorang tetangga menelpon intel dan mengatakan bahwa keluarga saya mengadakan pertemuan Zionis. Oleh karena itu polisi datang utk mencari bukti2 dan senjata.
Mereka mengobrak abrik se-isi rumah. Mereka sampai merobek kasus dan melemparkan isi laci2 ke lantai sementara kami sekeluarga berpelukan ketakutan di sofa.

Sumber lainnya:
http://en.wikipedia.org/wiki/Farhud
http://www.aish.com/jewishissues/middle ... _Forgotten _Refugees.asp
(www.jimena-justice.org). E-mail : insight@sfchronicle.com.
http://www.jpost.com/servlet/Satellite? ... 2FShowFull
http://www.hebrewhistory.info/factpaper ... 1_gold.htm
by ali5196

buku "The Closing of the Muslim Mind"

Pada awalnya komunitas Islam adalah komunitas yang eksklusif dan homogen. Namun kemudian Islam mulai meng-aneksasi keKristenan [Timur]. Dan pada tahap inilah Islam bertemu dengan budaya filosofi Yunani yang mengakar di Ke-Kristenan.

Terpesona oleh budaya Hellenistik (ie. Yunani) tersebut, Kalifah saat itu memerintahkan untuk menerjemahkan banyak tulisan Yunani ke bahasa Arab (bahkan pembelajaran St. Thomas Aquinas dan para skolastik akan Aristoteles etc berasal dari terjemahan Arab tersebut yang diterjemahkan ke bahasa Latin, bukan dari karya asli Yunani yang diterjemahkan ke Latin). Karya-karya itu disimpan dalam tempat yang disebut Baitul Hikmat (artinya Rumah Kebijaksanaan).

Budaya Hellenistik yang membuat si Kalifah terpesona adalah filosofi Yunani mengenai nalar (ratio [latin]; reason [Inggris]). Muncul-lah aliran yang disebut Mu'tazelite di kalangan Islam yang mencoba memadukan nalar/rasio dengan Islam (sebagaimana para putra-putri Gereja, terutamanya.

Namun aliran ini mendapat tantangan dari aliran lain yang lebih tradisional, yaitu aliran Ash'arites. Sebegitu antinya aliran Ash'arites dengan pikiran-pikiran Mu'tazelite sampai-sampai satu rumah yang kedapatan menyimpan buku Al-Kindi (seorang Mu'tazelite) akan dihukum bersama dengan 40 rumah yang berdekatan dengan rumah dimana buku itu ditemukan.

Aliran Ash'arite berkeyakinan bahwa Tuhan adalah "pure will." Sama sekali tidak rasional. Sesuatu itu jahat bukan karena hal tersebut intrinsically jahat, tapi karena Tuhan berkata bahwa itu jahat. Apel jatuh dari pohon bukan karena ada hukum gravitasinya Newton, tapi karena Allah yang membuatnya jatuh (jadi tidak ada hukum alam, tapi Tuhan-lah yang menyebabkannya). Untuk gampang memahami, maka bisa dikatakan bahwa yang membuat 1+2=3 adalah Allah. Kalau Allah membuat 1+2=4, maka terjadilah itu.

Nah, di jaman sekarang ini aliran terbesar Islam adalah Sunni (termasuk Indonesia), dan mayoritas Sunni menganut aliran Ash'arite. Gerakan Wahabi yang terkenal itu adalah penganut keras pemikiran Ash'arite.

Implikasi dari penolakan mayoritas Islam terhadap nalar sangat banyak sekali.

Buku Rilley bercerita tentang sejarah pertemuan Islam dengan rasionalitas (melalui filosofi Yunani dari umat Kristen di daerah kekuasaan mereka) dan bagaimana kemudian rasionalitas terkalahkan di Islam dan hal ini menimbulkan kemunduran Islam dan kesulitan, kalau tidak mau dikatakan "ketidakmungkinan," untuk berdialog dengan Islam (disatu sisi kita tidak bisa menggunakan wahyu Kristen dalam berdialog karena mereka tidak menerimanya sementara disisi lain wahyu Islam juga tidak bisa karena kita tidak menerimanya, satu-satunya sisi netral seharusnya adalah nalar/rasio, tapi ini pun tidak diterima Islam).


http://www.crisismagazine.com/2010/when-islam-abandoned-reason-a-conversation-with-robert-r-reilly

TENTARA MUHAMAD WAKTU MENYEBARKAN ISLAM

Kesedihan Muhammad atas Mekah Ketika Muhammad telah siap pindah dari Mekah ke Medinah, ia
pergi ke puncak gunung yang dapat melihat Mekah dari atasnya, dan berkata, “Oh Mekah, aku bersumpah, kamu adalah kota yang paling dekat dengan hatiku, dan kalau bukan karena pendudukmu yang mengusir aku, aku tidak akan meninggalkanmu. 


Dengan kata lain, Muhammad mengatakan betapa ia sangat mencintai Mekah. Ingatlah kata-
kata Muhammad, karena kita akan kembali mengunjungi kota ini setelah ia kembali ke Mekah,
delapan tahun kemudian. Setelah itu, Muhammad dan salah seorang pengikutnya yang sejati,
Abu Bakar, meninggalkan Mekah pada malam hari dan tiba di Medinah dengan selamat. Hal ini dikenal dengan hijrah kedua, atau naik haji. Kalender Islam menandai tanggalannya dimulai
dari tahun hijrah ini. Oleh karena itu, tahun 5 Hijrah, berarti lima tahun setelah setelah kepindahan
Muhammad ke Medinah. Setelah beberapa tahun mencari perlindungan, Muhammad sekarang berada dalam posisi yang aman. Lalu apa yang ia lakukan? Ijin untuk berperang
 

Di Mekah, Muhammad menghabiskan waktu tiga belas tahun untuk bekerjasama dan bertoleransi, tanpa
menggunakan kekerasan. Ia seringkali mengampuni orang- orang yang menyakitinya dan tidak mencoba untuk membalas dendam. Setelah ia pindah ke Medinah, anak domba yang lemah lembut ini berubah
menjadi singa yang mengaum. Sebelum berakhir satu tahun pertamanya di Medinah,
Muhammad mengumumkan bahwa Allah telah memberikannya ijin untuk berperang. Sejarah Islam mencatat:
 

“Kemudian rasul Allah mempersiapkan diri untuk berperang dalam melaksanakan perintah Allah, memerangi
musuh-musuhnya dan mereka yang menyembah banyak tuhan, yang berada di dekatnya dan yang Tuhan perintahkan untuk diperanginya. Ini adalah tahun ke tiga belas setelah panggilannya.
Selama tahun-tahun pertamanya di Medinah, Muhammad melakukan sendiri beberapa perampasan, tetapi ia juga mengirim kerabat atau pengikut setianya untuk melakukan perampasan. Ini termasuk juga mengirimkan pamannya, Hamzah, dengan tiga puluh tentara untuk melakukan serangan mendadak terhadap sebuah kereta dari Mekah dan mengirim sepupunya untuk menyerang beberapa orang suku Qurais, ketika mereka pergi
keluar dari Mekah. Orang-orang Mekah tidak mengorganisir satupun serangan berskala besar terhadap
Muhammad setelah ia meninggalkan Mekah. Namun, Muhammad memerintahkan sebuah serangan besar terhadap kereta dari Mekah yang akan pergi ke Siria atau kembali ke
Mekah. Ini adalah sebuah titik balik besar dalam sejarah Islam. Serangan ini lebih dari sekedar kepentingan ekonomi, ini adalah serangan terhadap pertahanan Mekah. Kereta-kereta ini hanya keluar dari Mekah dua kali dalam setahun. Mereka kembali dengan membawa makanan, gula, garam, dan pakaian yang dibutuhkan oleh orang-orang untuk bertahan hidup. Mekah adalah padang pasir yang tidak dapat menghasilkan cukup
banyak makanan, jadi mereka benar-benar bergantung pada hasil perdagangan. Jika
Muhammad berhasil melakukan penyerangan terhadap kereta- kereta dagang tersebut, maka Mekah akan mengalami penderitaan kelaparan. 


Sampai suatu hari, pemimpin dari sebuah kereta, Abu Sufyan, mendengar tentang kisah
Muhammad ini dan karenanya menghindari tempat di mana Muhammad sedang menunggu untuk merampok. (Ingatlah orang ini karena ia akan menjadi bagian dari kisah Muhammad lainnya nanti). Orang-orang dari Mekah kemudian memutuskan agar Muhammad diberikan hukuman atas maksudnya itu. Mereka ingin
berperang dengannya, dan dua kelompok bertemu di lembah Badar. Muhammad hanya
membawa sekitar tiga ratus orang bersamanya, tetapi mereka memenangkan peperangan dan membunuh
banyak penduduk Mekah (Perang Badar, tahun 624 M, 2 H). Hal ini menjadikan Muhammad sebagai pemimpin terbesar di Arab. (Walaupun ia telah mengalahkan musuh-musuh mereka, namun kota Mekah tetap berada di bawah kepemimpinan suku Qurais pada saat itu.) Perang Badar dianggap sebagai perang suci oleh semua orang. Muhammad mengatakan bahwa setan jibril datang kepadanya dengan memberikan wahyu bagaimana mencapai kemenangan mereka. Ini adalah surat ke 8 dalam Al-Quran, yang dinamakan, 


               “Rampasan Perang.” .
 

Empat hal penting dalam hal ini:
 

1. Wahyu tersebut mengatakan kepada umat Islam bagaimana membagi barang-barang yang mereka rampas dari pasukan yang kalah perang. “Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, rasul, kerabat rasul, anak- anak yatim, orang-orang miskin dan para pelancong.” -- Surat 8:41 – Terjemahan Ali Dengan kata lain, Muhammad
memperoleh 20% (bagian yang akan ia distribusikan kepada orang-orang miskin) dan sisanya 80% dibagi di antara orang- orang yang ikut berperang dengannya. Ini kedengarannya sangat baik ketika tentara Anda
hanya berjumlah tiga ratus orang, tetapi kemudian tentara Muhamad bertambah menjadi sepuluh ribu orang. Dengan jumlah tentara sebesar itu, maka setiap orang hanya mendapat 0,008% dibandingkan
Muhammad yang 20%. Ini menyebabkan timbul keluhan di antara para tentara.
2. Wahyu kemudian memerintahkan umat Islam untuk terus memerangi siapapun yang menolak Islam. “Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah (orang- orang yang tidak percaya dan menyembah banyak tuhan, atau menyembah yang lain selain Allah), dan supaya agama itu (menyembah) semata-mata untuk Allah (di seluruh dunia).” -- Surat 8:41 -- “Hai nabi (Muhammad), kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua
ratus orang musuh .... karena mereka (orang-orang kafir) itu adalah kaum yang tidak mengerti.”
-- Surat 8:65 -- 

Jadi, cara paling aman dari serangan tentara Muhammad adalah dengan menerima Islam. “Katakanlah kepada orang- orang yang kafir itu, jika mereka berhenti (dari kekafirannya) niscaya Allah akan mengampuni
mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu, dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku
kepada mereka sunnah (Allah terhadap) orang-orang dahulu.”
-- Surat 8:65 --
3. Wahyu ini memberitahukan umat Islam untuk bersiap-siap menghadapi misi berikutnya. “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang ... untuk menggentarkan musuh Allah dan musuhmu. ”
-- Surat 8:60 --
4. Wahyu ini memerintahkan mereka untuk berperang dengan keras. “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-
banyaknya (baik dengan lidah maupun dalam pikiran) agar kamu beruntung.”
-- Surat 8:45 --
Muhammad mengajarkan bahwa misinya untuk menyebarluaskan Islam adalah dengan menggunakan perang suci. Ia memberikan otoritas kepada para pengikutnya untuk menyerang orang-orang yang
tidak percaya dan merampasi barang-barang mereka. UPAYA PENDUDUK MEKAH MENGHENTIKAN MUHAMMAD Seluruh tanah Arab merasa terancam oleh Muhammad. Di tahun 5 H, beberapa penyembah berhala dari Mekah kemudian bergabung dengan orang-orang Yahudi di Medinah untuk menyerang Muhammad. Umat Islam lalu menggali parit di sekitar kota Medinah dan berhasil menakut-nakuti orang-orang Mekah, yang kemudian menarik diri untuk mundur. Tidak terjadi perang pada saat itu. Dikenal sebagai Perang Parit, peristiwa ini sangat penting bagi sejarah
Islam karena jika Muhammad menderita kekalahan, maka masa depan Islam akan terancam.
Demikianlah, Muhammad terus melanjutkan penyebaran Islam dengan cara militer. Ia sendiri ditemani olehpara pejuang dalam dua puluh tujuh perampokan, dan sembilan diantaranya ia lakukan sendiri.
Umat Islam melakukan tiga puluh delapan perampokan dan perjalanan sementara Muhammad sendiri tinggal di Medinah. Muhammad terus menyampaikan wahyu dari setan jibrill sepanjang waktu tersebut. Pesan-pesan ini dikumpulkan dan ditambahkan ke dalam Al Quran, seperti biasanya. Wahyu yg baru ini mengijinkan penyebaran Islam dengan cara kekerasan dan teror berkepanjangan.

Senin, 10 Desember 2012

Ayat-ayat Bodoh Alquran

AWLOH HARUS MEMPUNYAI ISTRI UNTUK BISA PUNYA ANAK

QS 6:101
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.
Penjelasan: Ayat itu mengisyaratkan kepada kita bahwa awloh seperti manusia, dia butuh istri untuk bisa mempunyai anak.
AWLOH YANG MAHA PERKASA BUTUH PERTOLONGAN MANUSIA

QS 47:7
Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

QS 57:25
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolongNya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

QS 22:40
Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa

Penjelasan: Awloh itu lemah tak berdaya sehingga butuh pertolongan manusia, tapi masih berani sesumbar menyatakan diri MAHA KUAT & MAHA PERKASA.

KATANYA AWLOH MAHA TAHU, KOQ DIA BELUM TAHU?

QS 9:16
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

QS 7: 52
Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

QS 60:7
Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS 17:51
atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu.” Maka mereka akan bertanya: “Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?” Katakanlah: “Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama.” Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: “Kapan itu (akan terjadi)?” Katakanlah: “Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat”,

QS 9: 102
Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.

QS 5: 52
Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.
Penjelasan: Lihat QS 6:101, dinyatakan bahwa awloh mengetahui segala sesuatu. Tapi ayat-ayat di atas mengisyaratkan pada kita bahwa pengetahuan awloh sesungguhnya terbatas, seperti manusia.
TATA BAHASA YANG KACAU, BUKTI AWLOH LEBIH BODOH DARI ANAK SEKOLAH DASAR

QS 7:57
Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.

QS 6:99
Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

QS 7:143
Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau.” Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku.” Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman.”

QS 2:253
Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

QS 5:64
Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila’nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.

QS 39:53
Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS 17:1
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

QS 42:13
Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

QS 74:31
Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orng-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): “Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.
Dan masih banyak lagi.
Penjelasan: Ayat-ayat itu berisi kata ganti yang amat kacau. Siapa sebenarnya yang berbicara? Awloh ataukah Muhammad? Dalam satu ayat, kata ganti Awloh bisa berubah-ubah dari Dia, Kami, Aku, dst.
AWLOH MENGAJARI PERBUATAN SYIRIK, SUATU PERBUATAN YANG JUSTRU PALING DIBENCINYA

QS 7:11
Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.

QS 2:34
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir
Penjelasan: Perintah syirik itu sungguh bertolak belakang dengan ayat-ayat berikut:

QS 17:23
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

QS 29:56
Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja.

QS 46:5
Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa) nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?

QS 16:49
Dan kepada Allâh sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.
AWLOH BUTA SEJARAH

QS 2:61
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.
Penjelasan: Awloh tidak tahu, pembunuhan nabi-nabi terjadi pada masa raja-raja Israel, jauh sesudah masa Musa

QS 6:84
Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Penjelasan: Urut-urutan nama keturunan Nuh tidak sesuai dengan garis waktu.

QS 19:27-28
Maka Maryam membawa anak itu (Isa) kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
Penjelasan: Muhammad mengira, Isa adalah anak Maryam saudara perempuan Harun, hidup tak jauh dari era Musa, pamannya. Padahal ada rentang waktu cukup jauh, yaitu sekitar 1500 tahun antara Musa dan Isa, dan ibu Isa bukanlah Maryam saudara Harun.
BINTANG ADALAH MISIL UNTUK MERUDAL SETAN

QS 67:5
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.

QS 37:6-8
Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang sangat durhaka, setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.
Versi Inggris:

QS 67:5
And certainly We have adorned this lower heaven with lamps and We have made these missiles for the Shaitans, and We have prepared for them the chastisement of burning.

QS 37:6-8
Surely We have adorned the nearest heaven with an adornment, the stars, And (there is) a safeguard against every rebellious Shaitan. They cannot listen to the exalted assembly and they are thrown at from every side,
KITAB TAURAT DAN KITAB INJIL ADALAH KITAB PEMBERIAN DEWA (KITAB DARI LANGIT)

QS 32:23
Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu menerima (Al-Quran itu) dan Kami jadikan Al-Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil

QS 17:2
Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,

QS 2:87
Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?

QS 2:53
Dan (ingatlah), ketika Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk.

QS 21:48
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

QS 5:46
Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.
Penjelasan: Kitab Taurat dan Kitab Injil adalah Kitab Sejarah (Biografi, serupa Hadist), bukan Kitab Mantera, Kitab Sakti, Buku Keramat ataupun Kitab Dewa yang turun dari langit.
AWLOH PUNYA 2 TANGAN SEPERTI MANUSIA

QS 38:75
Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?.”
Penjelasan: Menurut QS 112:4 dan QS 42:11, Awloh tidak serupa dengan apapun, tapi menurut QS 38:75, awloh punya 2 tangan sehingga dia seperti manusia.

http://mengkaji-islam.blogspot.com/

http://conversation-with-muslim.blogspot.com/

Sabtu, 01 Desember 2012

MAKAM NABI YEHEZKIEL DIRUBAH MENJADI MASJID

Irak : MAKAM NABI YEHEZKIEL DIRUBAH MENJADI MASJID

Irak : MAKAM NABI YEHEZKIEL DIRUBAH MENJADI MASJID


Pemerintah Irak berencana merubah makam nabi Yehezkiel menjadi Masjid dengan menghilangkan semua tulisan Ibrani dan ornament Ibrani dan yahudi lainnya.Pemerintah Iraq mengumumkan bahwa mereka akan merubah makam kuno tersebut yang terletak di Al-Kifl, kota kecil disebelah selatan Baghdad – Iraq. Pemewrintah AS mengatakan bahwa kebudayaan yahudi yang tersisa dari zaman kuno di Jazirah arab semakin ditekan dan mungkin saja hilang satu persatu.Pemerintah Irak berencana membangun masjid dan menghilangkan semua tulisan Ibrani kuno di makam Yehezkiel. Beberapa laporan juga mengatakan, beberapa tulisan dalam bahasa Ibrani yang ditulis dimakam tersebut juga telah hilang.




Nabi Yehezkiel Hidup di abad ke 6 SM, Dia termasuk didalam Orang buangan yang diangkut raja babel Nebukadnezar dari Yudea ke babel (sekarang Irak). Nubuatan nabi Yehezkiel antara lain bangkitnya Israel Modern (tulang-tulang orang Yahudi) dan juga kembalinya orang Yahudi ke tanah Israel dalam Yehezkiel 36: 22-25.

Yehezkiel 36:22-25
36:22 Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Bukan karena kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus yang kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang
.36:23 Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar yang sudah dinajiskan di tengah bangsa-bangsa, dan yang kamu najiskan di tengah-tengah mereka. Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, demikianlah firman Tuhan ALLAH, manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.
36:24 Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri dan akan membawa kamu kembali ke tanahmu.
36:25 Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu.


Ratusan orang yahudi sering mengunjungi kuburan yahudi, sebelum umat Islam dan Kristen juga sering mengunjungi situs ini.

Shelomo Alfassa, Director of Justice for Jews from Arab Countries, melaporkan bahwa “politisi Islam yang menekan pemerintahnya untuk menghapus tulisan Ibrani atau yang berbau yahudi. Dia mengutip dari berita di Irak – Ur News yang menulis bahwa beberapa ornament dari situs nabi yehezkiel ini telah di buang atau dihilangkan.”

Alfassa juga mengutip sumber dari badan antiq atau benda2 purbakala Irak (Iraq’s Antiquities and Heritage Authority) “Bahwa dengan tekanan dari plotisi dan tokoh Islam Irak untuk menghilangkan semua bukti yang menghubungkan Irak – dengan orang Yahudi. Tanah dimana yahudi pernah hidup ratusan tahun lalu sebelum kedatangan Islam ke Irak.”

Alfassa membuktikan dengan tulisan dan report dari Ur News (dalam bahasa inggris): “The officials of the Department of Antiquities and Heritage say that their restoration programme will continue until 2011 and is designed to carry out essential maintenance and prevent the dome and roof from collapsing. But their hidden purpose, sources say, is the removal of features that emphasize a historical connection with the Jews who built the shrine and lived in the city for hundreds of years after the Babylonian exile.”

Sekitar 100.000 yahudi hidup di Irak dalam beberapa decade lalu, sekarang jumlah itu menuru dan mungkin hanya 8-10 orang yahudi di Irak. Prof. Moreh mengatakan “ ada beebrapa” dia menambahkan, “tetapi mereka tidak tahu bahwa mereka adalah yahudi, dalam beberapa kasus, orang tua mereka tidak mengatakan kepada mereka bahwa mereka adalah yahudi.”

Alfassa Menyimpulkan: “Irak – dalam Injil dikenal dengan Mesopotamia – adalah satu daerah penting dalam sejarah Yahudi dimana ini adalah daerah asal mereka—sebab nabi yang dikenal sebagai bapa Orang yahudi (ABRAHAM) berasal dari daerah ini yang dalam Injil dikenal dengan nama Ur Kasdim.

Kejadian 15:7:
Lagi firman TUHAN kepadanya: "Akulah TUHAN, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini kepadamu menjadi milikmu."

Makam Yehezkiel menunjukan kepada kita bahwa kuburan ini dibuat pada abad ke 6 SM. Berita ini sangat memprihatinkan disaat isu agama lagi panasnya, khusus untuk Irak masih ada makam beberapa nabi lagi Yaitu: Ezra, Nehemia, Nahum, Jonah dan Nabi Besar macam Daniel juga dimakamkan disana.
Sumber lain:
israelnationalnews
dailynews
creepingsharia

sebuah kota kecil yang dinaungi oleh pohon korma dan berada di tepi Sungai Efrat, telah dihormati sebagai tempat suci oleh orang Yahudi dan Islam selama berabad-abad. Kota ini dulunya merupakan bagian dari kerajaan Babilonia, yang bertahan selama ribuan tahun dari peperangan dan bencana alam.
Di pusat kota ini terletak makam Nabi Yehezkiel, yang sering diidentifikasi sebagai Nabi Zulkifli dalam tradisi Islam. Makam ini sedang dalam proses pemugaran. Namun, proses itu sendiri terancam macet.
Proses pemugaran makam Nabi Yehezkiel dimulai tahun lalu oleh Badan Kepurbakalaan Irak, dipimpin oleh Qais Hussein Rashid.
Rashid memimpin pemugaran pusat sejarah di kota itu, termasuk makam Nabi Yehezkiel, sinagoge-sinagoge yang ada di sekitar makam itu, sebuah menara masjid dari abad ke-14, serta sebuah pusat perbelanjaan di zaman Ottoman yang diperkirakan berasal dari tahun 1800-an.
Pelaksana proyek pemugaran berharap agar proses pemugaran dapat memasukkan Kifl ke dalam daftar Warisan Dunia UNESCO, bersama-sama dengan tiga kota lainnya di Irak, yaitu Hatra, Samarra dan Ashur.
"Kami bisa buktikan pada dunia bahwa tempat ini adalah salah satu tempat budaya yang mempromosikan koeksistensi yang beradab dan damai di antara manusia," kata Rashid.
Sejak proses pemugaran dimulai, banyak keberatan yang diajukan antara lain dari dewan Shi'a dan Salman ar-Zargany (gubernur setempat). Keberatan-keberatan tersebut membuat proses pemugaran sering tertunda.
Dua minggu lalu, Rashid telah membatalkan pengajuan anggaran sisa sebesar US$ 500.000. Dana itu telah dialihkan untuk proyek-proyek lain. []
© New York Times

Makam Nabi Yehezkiel yang terletak di Al-Kifl, sebuah kota kecil di selatan Baghdad, Irak, sedang direnovasi oleh Otoritas Kepurbakalaan dan Peninggalan-peninggalan Sejarah Irak. Namun, yang agak meresahkan dari renovasi itu adalah dihapusnya prasasti dan ornamen-ornamen berbahasa Ibrani. Hal ini dilakukan karena di atas makam tersebut akan dibangun sebuah masjid besar.

Profesor Shmuel Moreh dari Hebrew University, Yerusalem, membenarkan laporan itu. Kepada The Jerusalem Post, Prof. Moreh mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi itu dari seorang rekannya, yang adalah seorang ilmuwan Jerman.


Menurut Prof. Moreh, yang pernah menjadi pemenang Israel Prize dalam studi-studi Timur Tengah pada tahun 1999, rekannya mengunjungi makam Nabi Yehezkiel dan menemukan bahwa beberapa tulisan Ibrani di makam itu telah ditutupi dengan plester. Ia juga menemukan beberapa perubahan yang sangat mengganggu, sehingga ia mengingatkan agar segera diambil tindakan cepat untuk menyelamatkan situs bersejarah itu.

Irak adalah negara yang cukup kaya dengan situs-situs keagamaan Yahudi. Tidak hanya Yehezkiel yang dimakamkan di sana, tapi juga Ezra, Daniel, Nehemia, Nahum dan Yunus. Makam lain yang juga didedikasikan untuk Nabi Yehezkiel terdapat di Dezful, di wilayah barat daya Iran.

Pasca rezim Saddam Husein, banyak orang Yahudi dan Kristen di Irak yang menjadi korban intoleransi pemerintahan Irak.